selalu.id - Sebanyak 120 Pasangan suami istri yang berstatus menikah siri mengikuti isbat nikah massal yang digelar Pemkot Surabaya di Empire Place, Selasa (30/8/2022).
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapik) Surabaya, Agus Imam Sonhaji mengatakan, nikah massal ini meningkat dari tahun sebelumnya 2021 yang sekitar 105 pasutri.
Baca juga: Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin
"120 pasutri gak ada yang beda agama. Semuanya beragama islam. Kalau non muslim kan hanya daftar Dukcapil. Kalau mereka islam di KUA,"kata Agus dalam konfrensi persnya.
Agus mengatakan, pasutri ini sudah melakukan pendaftaran di kelurahan atau melalui aplikasi yakni Lontong Kupang.
Kemudian, berkas dinyatakan lengkap mereka hadirkan hari ini untuk melakukan isbat nikah. Syaratnya, warga Surabaya, bukti nikah siri, dan ada saksi
"Setelah pengesahan nikah mereka akan mendapatkan buku nikah, KK baru, KTP baru dengan status kawin dan akta anak," ujarnya.
Pelayanan isbat nikah massal ini, kata Agus,
dihadirkan tiga Instansi yakni, Dispendukcapil, KUA dan Pengadilan Agama Kota Surabaya dalam satu lokasi.
Baca juga: Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya
"Pertama mereka melakukan sidang isbat nikah dengan pihak PA, lalu mendapatkan buku nikah dari pihak KUA dan dispendukcapil," terangnya.
Sementara itu, Koordinator gabungan penyelenggara pernikahan Surabaya, Malik Atmadja menyampaikan, konsep pernikahan dengan adat Jawa dan disediakan 10 meja akan nikah.
"Mereka sebenarnya ndak akad nikah, kan mereka sudah nikah. Tapi kami buat seolah-olah nikah. Mejanya ada tim Dispundakcapil, KUA, dan PA, Wali, dan mantennya. Mereka di meja cuma pemberian dokumen mereka akad nikah,"kata Malik.
Baca juga: Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga
Malik menjelaskan, penyelenggaraan isbat nikah ini menelan biaya 3 sampai 4 miliyar rupiah, dan sebanyak 235 vendor yang mendukung acara ini.
"Ini vendor pelaminan, baju pengantin, perias hingga hijab. Vendor terbaik di Surabaya kami boyong kesini semua untuk memberikan yang terbaik," ujar Malik ditemui di tempat yang sama.
Ia menerangkan, hal ini dilakukan agar para pasangan ini bisa merasakan suasana pernikahan layaknya pengantin baru.
"Agar mereka senang, bisa merasakan menjadi pengantin baru lagi lah,"pungkasnya. (Ade/SL1)
Editor : Redaksi