Perempuan Loncat dari Jembatan Jagir Surabaya Tinggalkan Jaket dan Celana Dalam

Reporter : Ade Resty
Barang-barang yang ditinggalkan perempuan di Surabaya sebelum loncat ke Sungai Jagir

selalu.id - Perempuan yang nekat menceburkan diri ke sungai dari Jembatan Jagir Wonokromo, Minggu (26/6/2022) meninggalkan barang-barang di atas jembatan.

Berdasar keterangan Naning Agustina, warga sekitar sungai dan juga saksi mata mengatakan, bahwa dirinya melihat perempuan tersebut sebelum loncat ke sungai. Menurut naning, perempuan tersebut hanya diam dengan wajah sedikit pucat.

Baca juga: Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

"Saya sempat berpapasan dengan perempuan itu. Banyak warga teriak sekira 10 atau 15 menitan ada orang bunuh diri menceburkan diri ke kali Jagir," ujar Naning saat ditemui selalu.id.

Sementara itu, terlihat barang-barang perempuan tersebut yang ditinggalkan di jembatan, yakni jaket berwarna biru, sandal, masker serta celana dalam.

Belum diketahui motif perempuan tersebut hingga nekat menceburkan diri dan menghilang di sungai namun sempat meninggalkan barang-barangnya.

Ayu, saksi mata lainnya mengaku melihat perempuan tersebut telah masuk ke dalam sungai dengan gerakan seolah melambaikan tangan sebelum terseret arus.

Baca juga: Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

"Ia terseret arus ke tengah sungai, lalu tenggelam," kata Ayu.

Diberitakan sebelumnya, Sub Koordinasi Kedaruratan BPBD Kota Surabaya, Arif Sunandar mengatakan bahwa pihaknya mendapatkan laporan dari warga yang menelepon command center 112 sekitar pukul 10.30 WIB.

"Warga melihat perempuan minta tolong dengan melambaikan tangan, pada saat di sungai di bawah Jembatan Jagir wonokromo sisi timur," kata Arif saat ditemui selalu.id di lokasi peristiwa, Minggu (26/6/2022).

Baca juga: Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Sampai berita ini diturunkan, petugas gabungan BPD, Polsek Wonokromo, Satpol PP dan pemadam kebakaran masih melakukan pencarian korban. (Ade/SL1)

 

Editor : Redaksi

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru