Meninggal 3 Hari, Balita di Surabaya Tidak Dikubur dan Dibiarkan dalam Kamar

Reporter : Ade Resty
Evakuasi jenazah balita

selalu.id - Seorang balita dilaporkan meninggal 3 hari di sebuah rumah di Jalan Siwalankerto Tengah, Surabaya, Sabtu (25/6/2022). Pelapor adalah nenek dari balita itu sendiri.

Laporan ini diterima oleh Commad Center Pemkot Surabaya pada pukul 16.00 WIB dan langsung ditindaklanjuti dengan mengirimkan petugas gabungan dari Satpol PP, Polisi, BPBD Surabaya serta perangkat daerah setempat.

Baca juga: TPK Banjarmasin Gencarkan Safety Awareness di Bulan K3 2026, Pertegas Komitmen High Performance Zero Accident

Berdasar informasi yang berhasil dihimpun selalu.id, Nenek balita yang bernama Eti (47) tahun mengatakan bahwa cucunya sudah meninggal pada hari Rabu, (22/6/2022), namun oleh orang tua balita tersebut Eti dilarang menceritakan kejadian ini kepada siapapun. Kemudian orangtua balita tersebut melakukan perjalanan ke Yogyakarta. Sebelum berangkat disebutkan orangtua balita tersebut mengancam Eti untuk tidak bercerita kepada siapapun.

Baca juga: Expo Campus 2026 Surabaya: Ajak Siswa Jelajahi Minat dan Masa Depan Pendidikan

Sepeninggal orangtua balita ke Yogyakarta, Eti yang merasa iba, kemudian memberanikan diri melaporkan meninggalnya cucunya kepada warga sekitar. Oleh warga laporan Eti diteruskan kepada perangkat setempat dan kemudian melaporkan ke Command Center.

Baca juga: Perda Baru Buka Jalan Investasi Lewat Pemanfaatan Aset Pemkot Surabaya

Petugas gabungan kemudian mendatangi rumah balita tersebut dan mendapati balita yang sudah meninggal dan mulai membiru di atas kasur. Kemudian jenazah balita tersebut dievakuasi ke kamar jenazah RSU dr Soetomo untuk dilakukan otopsi.

Sementara petugas kepolisian membawa nenek balita tersebut untuk dimintai keterangan terkait penyebab meninggalnya balita tersebut serta keberadaan orangtua balita tersebut. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru