Harga Emas Naik, Masyarakat Berbondong Jual Perhiasan

Reporter : Ade Resty
Toko emas di Surabaya

selalu.id - Kenaikan harga emas menjelang momen Ramadan dimanfaatkan masyarakat untuk menjual perhiasan mereka untuk persiapan momen besar umat Islam Ramadan dan Lebaran.

Team Leader toko emas Bokor Mas di Jalan Tambak Rejo Surabaya, Endang Nur mengatakan bahwa harga emas memang selalu mengalami kenaikan saat menjelang bulan Ramadhan. Begitu sebaliknya setelah lebaran harga emas malah mengalami penurunan.

Baca juga: TPK Banjarmasin Gencarkan Safety Awareness di Bulan K3 2026, Pertegas Komitmen High Performance Zero Accident

"Ini mungkin karena menjelang Lebaran orang banyak pakai perhiasan. Dan biasanya setelah lebaran itu harganya turun karena biasanya juga seperti ini. Jadi kemungkinan setelah lebaran banyak orang jual," kata Endang, saat ditemui Selalu.id, Rabu (10/3/2022).

Endang mengaku, kini harga emas di tokonya mulai naik sejak dua minggu lalu. Ia menyebut tokonya menjual emas dengan kadar emas 8 karat, 16 karat 24 karat.

"Untuk emas dengan kadar 16 karat 1 gram menyentuh harga Rp 695 ribu yang sebelumnya hanya Rp 675 Ribu,"ujarnya.

Endang menyampaikan, untuk 8 karat satu gram Rp 480 ribu yang sebelumnya Rp 400 ribu. Lalu 24 karat ditokonya hanya ada antam yang 1 gram dijual Rp 1 juta dari sebelumnya seharga Rp 800 ribu.

Baca juga: Expo Campus 2026 Surabaya: Ajak Siswa Jelajahi Minat dan Masa Depan Pendidikan

"Harga ini tergantung masing-masing toko," ucapnya.

Lebih lanjut Endang menyampaikan, semenjak harga emas mulai naik, banyak masyarakat yang berbondong-bondong mendatangi tokonya.

Setidaknya, kata dia, setiap hari ia menerima 30 penjual dari yang sebelumnya hanya 20 penjual.

Baca juga: Perda Baru Buka Jalan Investasi Lewat Pemanfaatan Aset Pemkot Surabaya

"Dengan kenaikan Emas ini banyak orang yang jual dengan nota yang lama. Nota lama itu kan harganya masih murah. Sekarang kan harganya naik, kalau orang tau harganya, kemungkinan akan jual," jelas Endang.

Endang menambahkan, mayoritas masyarakat yang menjual emas tersebut adalah untuk kebutuhan sehari-hari. Apalagi saat ini bahan pokok naik.

"Apalagi sekarang harga minyak goreng juga naik, bukan hanya emas saja," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru