Admin IG Wali Kota Eri Viral Gara-Gara Candaan Saat Live, Ini Deretan Blunder Admin Pejabat

Reporter : Ade Resty

selalu.id – Admin akun Instagram Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, viral di media sosial setelah candaan internalnya terekam saat siaran langsung. Candaan itu menimbulkan kritik publik karena dianggap tidak pantas.

 

Baca juga: Wali Kota Eri Datangi Rumah Ibu Ojol Viral, Ajak Ubah Nasib Lewat Padat Karya

Insiden terjadi ketika admin melakukan siaran langsung kegiatan lapangan Eri Cahyadi. Saat live dijeda, mikrofon ternyata masih aktif dan merekam percakapan admin dengan rekannya.

 

“Kalau ada hujan lagi, rekaman video bapak wali turun ke lapangan kita simpan aja. Nanti bisa diunggah lagi kalau ada hujan,” ucap admin tersebut dalam video yang beredar luas di media sosial.

 

Ucapan itu menuai kritik dari warganet yang menilai candaan tersebut bisa menimbulkan kesan kegiatan lapangan wali kota hanyalah rekayasa konten. Padahal, Eri Cahyadi disebut tidak mengetahui percakapan itu karena sedang meninjau lapangan.

 

Tak lama setelah video viral, admin tersebut menyampaikan permintaan maaf secara terbuka dan memutuskan mundur dari tim media sosial Wali Kota Surabaya.

 

Kasus serupa sebelumnya juga pernah menimpa akun media sosial Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji. Admin Instagram miliknya sempat mengunggah komentar candaan di kolom berita tentang hujan es di Sidoarjo, yang berbunyi, “Lek hujan es enak tinggal cari sirupe tok (kalau hujan es tinggal cari sirupnya saja).”

 

Baca juga: Kasus Pungli Rp8 Juta di Wira-Wiri Bongkar Celah Pengawasan Lemah Dishub Surabaya

Candaan itu memicu reaksi keras dari publik. Armuji kemudian menegur adminnya dan menegaskan bahwa kejadian serupa tidak boleh terulang.

 

Kasus blunder admin media sosial pejabat bukan hal baru. Tahun ini, admin akun Instagram Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, juga menjadi sorotan setelah membalas komentar warganet dengan nada kasar.

 

“Kalau ngomong jangan kurang ajar. Kalau diperiksa penegak hukum, mampus kamu nanti,” tulis admin tersebut.

 

Baca juga: Wali Kota Eri Cahyadi Tegaskan Siap Rekomendasikan Pembubaran Ormas Pelaku Premanisme

Komentar itu menuai kritik hingga akhirnya dihapus, dan admin bersangkutan menyampaikan permintaan maaf.

 

Pada 2013, akun Twitter resmi Presiden Joko Widodo juga pernah mengalami insiden serupa. Akun @jokowi sempat mencuit, “Wuooohh mantab! Jadi teringat deg2annya di momen Senbatsu Uza pekan lalu,” yang merujuk pada grup musik JKT48.

 

Cuitan itu membuat publik heran, hingga akhirnya admin media sosial presiden saat itu diberhentikan dari jabatannya.

 

Editor : Ading

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru