Fasum Surabaya Rusak Pasca Demo, DPRD Dorong Perbaikan Hemat Anggaran

Reporter : Ade Resty
Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Aning Rachmawati

selalu.id – Sejumlah fasilitas umum (fasum) di Surabaya mengalami kerusakan usai kericuhan demonstrasi beberapa waktu lalu. Kerusakan terjadi pada taman, pot bunga, kursi besi, hingga penutup saluran air yang menjadi sasaran vandalisme dan penjarahan.

 

Baca juga: Banyak Santri Terganjal Aturan Usia 16 Tahun, DPRD Surabaya Desak Revisi Juknis Beasiswa

Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Aning Rachmawati, mengatakan pihaknya masih menunggu laporan resmi mengenai total kerugian. Saat ini dinas terkait disebut tengah melakukan inventarisasi detail kerusakan.

 

“Kami belum menerima konfirmasi final. Beberapa dinas masih melakukan inventarisasi dan koordinasi lintas bidang terkait anggaran serta penjadwalan perbaikannya,” ujar Aning, Minggu (7/9/2025).

 

Menurutnya, DPRD akan mendorong perbaikan dengan prinsip efisiensi. Perbaikan taman, misalnya, bisa dilakukan dengan memanfaatkan pembibitan mandiri milik pemkot tanpa harus menambah anggaran baru.

 

“Kami akan cenderung hemat anggaran. Untuk taman atau tanaman yang rusak bisa menggunakan pembibitan yang sudah ada,” jelasnya.

 

Aning menambahkan, kerusakan ringan dapat ditangani melalui pos pemeliharaan rutin. Namun, jika kerusakan berat dan mendesak, DPRD mendorong pemkot menggunakan anggaran belanja tidak terduga (BTT).

Baca juga: DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

 

“Kalau menyangkut keselamatan publik, bisa dari BTT, kecuali ada alokasi khusus dari APBN,” tegasnya.

 

Selain perbaikan fisik, Aning menekankan pentingnya edukasi dan partisipasi publik agar warga turut menjaga fasum.

 

Baca juga: Banyak Kabel Semrawut di Surabaya, DPRD Minta Pemkot Tertibkan dan Tegas Pada Provider

“Seluruh aset pemkot adalah hasil jerih payah warga lewat pajak. Surabaya ini rumah kita semua, untuk generasi emas masa depan. Mari kita jaga bersama,” ucapnya.

 

Ia menyatakan seluruh anggota dewan akan turun melalui masa reses dan jalur partai politik untuk mengedukasi masyarakat.

 

“50 anggota DPRD akan turun langsung memeluk warga untuk menjaga Surabaya tercinta,” pungkasnya.

Editor : Ading

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru