selalu.id – Ketua DPD Partai Golkar Surabaya Arif Fathoni memprediksi jumlah kursi DPRD Kota Surabaya akan bertambah dari 50 menjadi 55 pada Pemilu 2031. Hal ini didasarkan pada data kependudukan yang menunjukkan jumlah penduduk Surabaya telah melampaui tiga juta jiwa.
Baca juga: DPRD Surabaya Turut Sesalkan Hilangnya Rumah Radio Bung Tomo
“Karena memang begini, dalam 2031 mendatang jumlah kursi DPRD Surabaya akan naik dari 50 menjadi 55, karena apa? Jumlah penduduk kita sudah di atas 3 juta,” ujar Fathoni, Senin (30/6/2026).
Wakil Ketua DPRD Surabaya itu menilai penambahan kursi seharusnya diikuti dengan penambahan daerah pemilihan (dapil), agar representasi politik bisa lebih merata dan efektif.
Baca juga: Polisi Juga Bakal Panggil Anggota DPRD Surabaya dalam Kasus Bimtek, Siapa Jadi Tersangka?
“Nah, kalau kemudian kursinya naik, maka seyogianya daerah pemilihannya juga harus ditambah. Agar apa? Agar keterwakilan dari anggota DPRD itu benar-benar bisa melayani warganya dengan baik,” tegasnya.
Fathoni menyebut dalam Pemilu 2024, satu dapil di Surabaya mencakup tujuh hingga sembilan kecamatan. Menurutnya, cakupan ini terlalu luas dan berdampak pada efektivitas pelayanan legislator terhadap konstituen.
Baca juga: Dalami Kasus Bimtek 2011, Anggota DPRD Surabaya Aktif juga Bakal Diperiksa
“Dengan adanya penambahan dapil paling tidak mempersempit jumlah kecamatan yang diwakili, sehingga peningkatan kualitas pelayanan terhadap warga yang diwakili juga bisa semakin membaik,” pungkasnya.
Editor : Ading