selalu.id – Proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Surabaya resmi dimulai pada Senin (23/6/2025). Jalur afirmasi dan mutasi menjadi dua jalur pertama yang dibuka oleh Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya.
Baca juga: 123 Siswa Banyuwangi Gagal Daftar Ulang Meski Lolos PPDB, Wagub Jatim Minta Evaluasi Sistem
Sekretaris Dispendik Surabaya, Putri Aisyah Mahanani, menjelaskan bahwa jalur afirmasi ditujukan bagi calon siswa dari keluarga miskin dan inklusi, sedangkan jalur mutasi diperuntukkan bagi anak dari orang tua yang berpindah tugas.
Tahun ini, kuota jalur afirmasi mengalami kenaikan dibanding tahun sebelumnya.
“Untuk afirmasi ini kita 20 persen ya, mengikuti regulasi dari pusat. Ada kenaikan dari tahun sebelumnya yang hanya 15 persen,” ujar Putri Aisyah, Selasa (24/6/2025).
Putri memastikan sistem digital pendaftaran telah diuji dan berjalan dengan baik. Kendala yang muncul sejauh ini lebih banyak berasal dari kelengkapan dan kesesuaian dokumen peserta.
“Contohnya, ada wali murid bertanya kenapa tidak bisa daftar di jalur ini. Setelah dicek, ternyata Kartu Keluarganya dari luar kota. Jadi bukan masalah sistem, lebih ke data pribadi calon siswa,” jelasnya.
Baca juga: Soroti PPDB dan Akses Pendidikan, Warga Desak PKS Lebih Tegas Bela Anak Surabaya
Untuk mendukung kelancaran proses, Dispendik mendirikan posko layanan di berbagai titik. Selain posko utama di kantor dinas, layanan konsultasi juga tersedia di sekolah-sekolah setiap hari, kecuali Minggu.
“Posko ini tersebar, tidak hanya di dinas. Kami buka setiap hari dan sekolah juga diminta aktif memberikan layanan konsultasi,” tambahnya.
Dispendik juga menyediakan layanan hotline aktif untuk menampung aduan dan pertanyaan dari masyarakat di luar jam operasional posko.
Baca juga: PPDB Surabaya 2025: Simulasi Daring Digelar, Posko Dibuka di Seluruh Sekolah
Atas kesiapan layanan tersebut, pemerintah pusat memberikan apresiasi kepada Dispendik Surabaya. Bahkan, Dirjen Pendidikan sempat meninjau langsung posko layanan dan memberikan penilaian positif.
Menghadapi hari pertama pendaftaran, Putri mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas yang tersedia.
“Bagi masyarakat Surabaya yang masih bingung atau menemui kendala, kami sudah meminta sekolah-sekolah untuk memaksimalkan layanan konsultasinya. Harapannya semuanya bisa berjalan lancar,” pungkasnya.
Editor : Ading