selalu.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai disosialisasikan kepada warga Kota Surabaya. Pemerintah pusat bersama DPR RI dan Badan Gizi Nasional (BGN) mendorong peran aktif masyarakat dan pemerintah daerah dalam menyukseskan program nasional
Baca juga: Sengketa Lahan Kakek Wawan vs Pelindo Ramai, DPRD Surabaya Minta Publik Tak Seret MBG
Kegiatan sosialisasi berlangsung di Semolowaru Selatan III, Kecamatan Sukolilo, Surabaya, Minggu (22/6/2025), dan diikuti sekitar 300 peserta. Hadir dalam acara tersebut Anggota Komisi IX DPR RI Arzeti Bilbina, Staf Pendamping BGN Ahmad Faisal, serta Kepala Instalasi Gizi RSUD Haji, Unjiati.
Arzeti menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam memperhatikan pola makan anak-anak. Menurutnya, program MBG tidak hanya memberi makanan gratis, tetapi juga mengedukasi masyarakat soal pola konsumsi sehat.
“Kepada masyarakat yang hadir dalam kegiatan sosialisasi Makan Bergizi Gratis untuk bersama-sama peduli akan pola makan anak-anak dengan memperhatikan makanan yang dimakan,” ujar Arzeti.
Ia menjelaskan bahwa setiap sajian dalam program MBG akan disesuaikan dengan Angka Kecukupan Gizi (AKG) sesuai standar nasional.
“Pentingnya kandungan gizi lengkap yang ada di piring-piring anak-anak kita semua dengan memperhatikan beberapa unsur yaitu karbohidrat, protein, dan tentunya gizi,” tambahnya.
Baca juga: Ini Dugaan Penyebab Ratusan Orang di Mojokerto Keracunan MBG
Arzeti berharap program ini bisa menjadi pondasi kuat menuju generasi emas Indonesia pada 2045.
Sementara itu, Ahmad Faisal dari BGN menyampaikan bahwa MBG merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang perlu didukung lintas sektor.
“Program ini harus bisa berjalan dengan baik, dengan bantuan mitra kerja BGN yakni Anggota DPR RI Komisi IX Ibu Arzeti Bilbina dan seluruh stakeholder yang ada termasuk pemerintah daerah setempat,” jelasnya.
Baca juga: Cerita Ibu dua Anak yang Keracunan MBG di Mojokerto
Kepala Instalasi Gizi RSUD Haji, Unjiati, juga menegaskan pentingnya pola makan seimbang sejak dini untuk menunjang tumbuh kembang dan daya tahan tubuh anak.
“Pola makan seimbang sejak dini menjadi penting karena apa yang dikonsumsi hari ini sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang dan daya tahan tubuh di masa depan,” ujarnya.
Unjiati berharap program MBG dapat berjalan baik dengan dukungan semua pihak, termasuk masyarakat Surabaya.
Editor : Ading