Minggu, 20 Sep 2026 18:08 WIB

Insiden RTG Bitung Roboh, Pelindo: Itu Alat Baru dan Rutin Dirawat

Pelindo
Pelindo

selalu.id – Pengelola Terminal Peti Kemas (TPK) Bitung menegaskan bahwa alat berat jenis rubber tyred gantry crane (RTG) yang roboh pada Rabu, 21 Mei 2025 sekitar pukul 10.00 WITA, bukanlah alat bekas. RTG bernomor 13 itu dibeli dalam kondisi baru dan mulai beroperasi di TPK Bitung sejak tahun 2020. Alat juga dipastikan menjalani perawatan rutin setiap 250 jam kerja.

Corporate Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas, Widyaswendra, menyatakan bahwa perusahaan memiliki prosedur standar perawatan alat yang dilakukan secara berkala. Selain itu, operator diwajibkan memeriksa kelayakan fungsi alat sebelum pengoperasian.

Baca Juga: KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Pelindo Buka Posko 24 Jam di Tanjung Perak

“Alat ini bukan bekas, dibeli dalam kondisi baru dan dirawat rutin,” tegas Widyaswendra, Kamis (22/5).

TPK Bitung, lanjutnya, telah mengantongi sertifikasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3), sehingga seluruh alat operasional, termasuk RTG, memiliki sertifikat laik operasi sesuai regulasi yang berlaku.

Baca Juga: Wujudkan Target Zero Fatality, PDS Gembleng 145 Personel Pengamanan Surabaya

Ia juga menekankan bahwa operator yang bertugas saat insiden telah memenuhi seluruh persyaratan kerja. Pemeriksaan kesehatan dilakukan oleh tim medis sebelum setiap shift dimulai, dan hanya pekerja yang dinyatakan layak yang diizinkan bertugas.

“Operator juga memiliki lisensi sesuai ketentuan perundang-undangan, serta mendapat pelatihan dan pembinaan sesuai bidangnya,” ujarnya.

Baca Juga: Aksi GM Pelindo Maumere Terjun ke Laut untuk Selamatkan Penumpang

Seperti diberitakan sebelumnya, RTG roboh saat tengah beroperasi di lapangan penumpukan peti kemas TPK Bitung. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Saat ini, Pelindo Terminal Petikemas masih melakukan proses evakuasi alat dan investigasi menyeluruh untuk mengetahui penyebab insiden.

Editor : Ading
Berita Terbaru

5 Kios di Jemur Andayani Surabaya Ludes Terbakar, Ini Dugaan Penyebabya

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini. Kasus kebakaran tersebut kini telah ditangani oleh pihak berwenang setempat.

Potret CFD di Desa Durung Bedug Sidoarjo yang Kini jadi Wadah Roda Ekonomi Warga

Membentang sepanjang 900 meter hingga satu kilometer, kawasan ini dirancang menjadi ruang publik terpadu untuk olahraga dan perputaran ekonomi warga.

Cara Dishub Cegah Jukir Liar di Surabaya, Hasilnya juga Merata

Transparansi jadi salah satu tujuan digitalisasi parkir di Surabaya. Sistem itu tidak hanya berkaitan dengan cara pembayaran, tetapi juga pengawasan transaksi.

Kecelakaan di Tol Surabaya-Mojokerto: Sopir Truk Alpukat Tewas Penumpang Luka Berat

Korban meninggal dan luka dievakuasi ke RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo.

Pengukuhan dan Muskercab I, PC GP Ansor Kraksaan Minta Pengurus Eksis dan Ayomi Masyarakat

Rahman juga berpesan agar seluruh anggota tidak menyalahi aturan dan koridor yang telah di tentukan sebagai anggota PC GP Ansor Kraksaan.

Proyek Drainase Kelurahan Ancam Pasokan Air Bersih di Surabaya

DPRD Surabaya meminta Pemkot Surabaya memperkuat koordinasi antara kontraktor, kecamatan, kelurahan, dan PDAM Surya Sembada.