Senin, 19 Okt 2026 02:38 WIB

Waspada! Ada Penyakit Tersembunyi Pada Hewan Kurban, Begini Penjelasannya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 18 Mei 2025 16:10 WIB
Kepala DKPP Surabaya, Antiek Sugiarti
Kepala DKPP Surabaya, Antiek Sugiarti

selalu.id - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah.

Salah satu fokus utama pengawasan adalah mendeteksi penyakit ternak yang tidak langsung terlihat secara fisik atau baru muncul setelah hewan berada di lokasi penjualan.

Baca Juga: Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

Kepala DKPP Surabaya, Antiek Sugiarti, mengungkapkan bahwa pihaknya akan mengintensifkan pengawasan di seluruh titik penjualan hewan kurban, terutama terhadap ternak yang baru datang dari luar daerah.

“Kami mewaspadai penyakit-penyakit yang belum tampak saat hewan diberangkatkan dari daerah asal, tapi bisa muncul setelah beberapa hari di lapak. Ini yang kami sebut penyakit ‘tersembunyi’, seperti infeksi pernapasan atau penyakit mulut dan kuku (PMK) dengan gejala ringan,” ujar Antiek, Minggu (19/5/2025).

Sebagai langkah antisipasi, DKPP mewajibkan setiap hewan kurban yang masuk ke Kota Surabaya untuk disertai Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKHH) dari otoritas peternakan daerah asal serta telah mendapatkan vaksinasi minimal satu kali. Hewan yang tidak memenuhi syarat ini akan ditolak masuk.

Selain itu, DKPP juga menerapkan pengawasan berbasis digital melalui aplikasi nasional iSIKHNAS (Sistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional Terintegrasi). Semua pergerakan ternak antardaerah kini harus terdata melalui aplikasi tersebut, menggantikan sistem sebelumnya yang bersifat lokal.

Baca Juga: Perkuat Sinergi, Kapolri Temui Rais Aam PBNU di Surabaya

“Semua rekomendasi dan izin lalu lintas ternak sekarang dilakukan lewat iSIKHNAS. Ini bukan hanya bagian dari transformasi digital, tapi juga upaya untuk memastikan bahwa data kesehatan dan asal-usul hewan benar-benar bisa dilacak,” jelas Antiek.

Menurut data tahun 2024, jumlah hewan kurban yang masuk ke Surabaya mencapai hampir 16.000 ekor, terdiri dari 3.924 sapi dan 11.950 kambing atau domba. DKPP memperkirakan jumlah tersebut akan tetap stabil pada tahun ini, dengan puncak kedatangan hewan diprediksi terjadi pada H-7 Iduladha.

Antiek juga menyoroti pentingnya lokasi penjualan yang memenuhi standar. Lapak harus berada di tanah tidak bersengketa, berpagar, dan tidak berdekatan dengan peternakan lain agar tidak memicu penyebaran penyakit.

Baca Juga: Sentuhan Sirpu Betina, Senjata Rahasia Performa Gacoan di Gantangan

DKPP telah menerima sejumlah permohonan izin lokasi, namun sebagian masih dalam proses verifikasi karena belum memenuhi kelengkapan dokumen.

“Masyarakat juga kami imbau agar lebih berhati-hati dalam memilih hewan kurban. Belilah dari tempat yang memiliki izin resmi dan telah diawasi oleh petugas kami. Jangan hanya tergiur harga murah, tapi pastikan hewannya sehat, cukup umur, dan tidak cacat,” tegasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Hasil MU vs Leeds 1-1, Suporter The Red Devils Desak Carrick Out

Kondisi ini kian memojokkan posisi Michael Carrick di kursi kepelatihan. Suporter mulai kehilangan kesabaran dan meminta dia out atau dipecat.

Pendakian Horor Gunung Anjasmoro, Terjebak di Hutan Keramat dan Desa Terkutuk

Warga setempat meyakini barang siapa yang memasuki Desa Mahkota Prabu dan belum keluar sampai pagi menjelang, besar kemungkinan akan tinggal selamanya di sana.

Dramatis! Bermain 10 Pemain, Deltras FC Ditahan Imbang Persis Solo 3-3

Tambahan satu poin ini tetap mengamankan posisi Deltras FC di puncak klasemen sementara dengan koleksi 14 poin. SedangkanPersis di peringkat 7 dengan enam poin.

Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Penguatan ekosistem serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi kunci utama untuk membuka peluang usaha dan menyerap tenaga kerja.

PDIP Tergetkan Sapu Bersih Kemenangan di Dapil 5 Surabaya pada Pemilu 2029

Armuji menantang seluruh kader PDIP di Dapilb5 Surabaya untuk menyapu bersih kemenangan di wilayah sasaran konsolidasi partai pada Pemilu 2029.

Polres Pasuruan Gerebek Narkoba di Prigen, Bekuk 4 Orang dan Sita Sabu-Ekstasi

Tim saat ini masih terus mendalami peran masing-masing individu serta mengejar potensi keterlibatan jaringan atau pelaku lain di balik kasus ini.