Rabu, 22 Jul 2026 15:34 WIB

DPC PDIP Surabaya Dievaluasi, Siapa Kandidat Kuat Pengganti Ketua?

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 02 Mei 2025 14:55 WIB
Fuad Benardi, Eri Cahyadi, Armuji dan Baktiono
Fuad Benardi, Eri Cahyadi, Armuji dan Baktiono

selalu.id – Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya, Adi Sutarwijono (Awi), resmi dicopot dari jabatannya oleh DPD PDI-P Jawa Timur. Pencopotan ini dilakukan berdasarkan hasil evaluasi kinerja partai, merujuk surat dari DPP PDI-P tertanggal 30 April 2025.

 

Baca Juga: Armuji Resmi Pimpin DPC PDIP Surabaya, Adi Sutarwijono Datang Beri Selamat

Sebagai gantinya, DPD PDI-P Jatim menunjuk Yordan M Batara-Goa sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPC selama tiga bulan ke depan. Namun, posisi ketua definitif masih dalam tahap perebutan sejumlah nama yang mewakili faksi-faksi kuat di internal partai.

 

Pengamat politik Universitas Trunojoyo Madura, Surokim Abdussalam, menyebut jabatan Ketua DPC Surabaya sangat strategis, mengingat kota ini merupakan basis utama kekuatan PDI-P di Jawa Timur dan nasional.

 

“Stok kader PDI-P di Surabaya melimpah. Mulai dari kader senior seperti Baktiono, tokoh birokrat seperti Fuad, hingga tokoh muda seperti Yordan,” ujar Surokim saat dihubungi selalu.id, Jumat (2/5/2025).

 

Ia menyebut sejumlah nama yang santer disebut dalam bursa ketua definitif, antara lain Fuad Benardi, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Wakil Wali Kota Armuji, serta Sekretaris DPC PDI-P Surabaya, Baktiono.

 

“Kalau bicara siapa yang kuat, tentu tergantung kebutuhan partai. Tapi juga sangat ditentukan oleh siapa yang punya akses ke DPP,” tambahnya.

 

Surokim menyoroti peran strategis Tri Rismaharini dalam dinamika partai saat ini. Sebagai Ketua DPP PDI-P dan sosok yang dekat dengan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri, restu Risma disebut masih sangat berpengaruh di tubuh partai.

Baca Juga: Voting PAC PDIP Eri Irawan Ungguli Armuji, Pengamat: Potensi Kontestasi Semakin Terbuka

 

Kedekatan Risma dengan Fuad Benardi serta Wali Kota Eri Cahyadi disebut membuka peluang besar bagi Fuad untuk mendapat dukungan DPP. “Mas Eri sepertinya tidak akan berseberangan dengan Fuad. Dan jika melihat hubungan keduanya dengan Bu Risma, peluang Fuad sangat terbuka,” katanya.

 

Di luar nama-nama itu, Baktiono dan Armuji juga disebut-sebut sebagai kandidat potensial. Namun, keputusan akhir soal ketua definitif tetap harus melalui konsultasi DPP PDI-P.

 

Pencopotan Awi bukan hanya akibat turunnya perolehan kursi PDI-P di DPRD Surabaya dari 15 menjadi 11, tetapi juga dipicu oleh friksi internal dan lemahnya komunikasi organisasi. Faktor-faktor ini memperumit proses suksesi kepemimpinan.

Baca Juga: Kritik dari Dalam: Achmad Hidayat Tegur Plt Ketua DPC PDIP Menyimpang Prinsip Partai

 

“Ketua baru harus mampu merekatkan kembali faksi-faksi yang sempat retak. Ini bukan sekadar soal elektoral, tapi soal menjaga kohesi internal,” tegas Surokim.

 

Ia menambahkan, pergantian ini menunjukkan adanya persoalan serius di tubuh DPC. Jika friksi tidak dikelola dengan baik, potensi konflik bisa terus membesar.

 

“Pemulihan soliditas PDI-P Surabaya bukan tugas ringan. Plt Ketua hanya punya waktu tiga bulan untuk merapikan struktur dan stabilitas menjelang keputusan ketua definitif,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Dr WP Djatmiko soal OTT Bupati Lombok Barat: Biaya Politik Tinggi hingga Lemahnya Pengawas Internal

Sebaliknya, publik harus mendorong reformasi sistemik pada legal substance dan legal culture agar kasus-kasus korupsi serupa tidak terus berulang.

Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya Ditetapkan Tersangka Korupsi Rp10,2 Miliar

Berdasarkan hasil penyidikan, sekitar Rp7 miliar dari total kerugian negara diduga digunakan untuk kepentingan pribadi tersangka.

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.