Selasa, 21 Jul 2026 19:46 WIB

Wali Kota Eri Tuntaskan Kasus Ijazah, Wawali Armuji Kembali Bikin Heboh

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 24 Apr 2025 18:07 WIB
Sidak Wawali Armuji ke sebuah toko fashion milik pengusaha India di Surabaya.
Sidak Wawali Armuji ke sebuah toko fashion milik pengusaha India di Surabaya.

selalu.id – Pemerintah Kota Surabaya menuntaskan belasan laporan penahanan ijazah oleh perusahaan.

 

Baca Juga: Wali Kota Eri Geram dengan Kinerja Camat di Tiga Kecamatan, Ini Alasannya

Dalam sepekan terakhir, 13 dari total 36 kasus telah diselesaikan melalui Posko Pengaduan Penahanan Ijazah yang digagas langsung oleh Wali Kota Eri Cahyadi. Langkah ini mendapat apresiasi dari para pekerja yang sebelumnya kesulitan memperoleh kembali dokumen penting mereka.

 

Namun, di tengah proses penyelesaian yang berlangsung tenang, Wakil Wali Kota Armuji kembali mencuri perhatian publik. Sebelumnya, ia sempat ramai diberitakan karena melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke gudang milik pengusaha CV Sentoso Seal. Kini, ia kembali membuat heboh lewat sidak ke sebuah toko fashion milik pengusaha India di Surabaya.

 

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Surabaya, Achmad Zaini, menjelaskan bahwa laporan yang diterima berasal dari 24 perusahaan, baik yang berlokasi di dalam maupun luar kota.

 

“Hingga hari ini, dari total 36 pengaduan, 13 sudah kami selesaikan. Sisanya masih dalam proses verifikasi,” kata Zaini, Kamis (24/4/2025).

 

Verifikasi dilakukan karena sebagian laporan belum dilengkapi dokumen pendukung, seperti bukti penyerahan ijazah atau kontrak kerja. Menariknya, selain ijazah, Pemkot juga menangani kasus penahanan akta kelahiran yang berhasil diselesaikan tanpa jalur hukum.

Baca Juga: Di Bulan Bung Karno, Armuji Tantang Kader Gen Z PDIP Surabaya jadi Anggota Dewan

 

Seluruh penyelesaian dilakukan melalui pendekatan dialog langsung antara Pemkot dan pihak perusahaan. Wali Kota Eri secara khusus mengimbau agar proses ini berjalan tanpa kegaduhan.

 

“Saya diperintah Pak Wali Kota Eri untuk tidak membuat kegaduhan, agar iklim usaha di Surabaya tetap kondusif. Perusahaan bisa beroperasi, dan pekerja tetap bekerja,” ujar Zaini.

 

Baca Juga: Stunting Surabaya Diklaim Tinggal 0,59 Persen, Armuji Tetap Minta Maaf ke Warga

Berbanding terbalik dengan pendekatan tenang Wali Kota, Armuji—lewat akun TikTok pribadinya—mengunggah video sidaknya ke toko fashion milik pengusaha India tersebut. Dalam video itu, seorang pegawai mengaku KTP-nya digunakan untuk membuka rekening bank, bukan untuk menerima gaji, melainkan untuk keperluan operasional toko. Ia juga menyebutkan jam kerja mencapai 12 jam per hari, dan salat Jumat harus dilakukan secara bergiliran antarkaryawan.

 

Pemilik toko membantah tudingan tersebut, berdalih bahwa sistem kerja yang diterapkan bersifat fleksibel dan tanpa kontrak formal.

 

Namun Armuji tetap bersikeras. “Ibadah salat Jumat tidak boleh digilir, harus tetap dilakukan di masjid. Itu hak setiap karyawan,” tegasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Menurut Yuga, efektivitas kebijakan tidak cukup diukur dari besarnya potongan yang diberikan, tetapi dari peningkatan transaksi jual beli properti.

Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Gus Fawait juga umumkan pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren sebagai wadah resmi mempererat koordinasi antara Pemkab Jember dengan seluruh ponpes.

Gebrakan Menko AHY di Benoa: Relokasi Kapal Perikanan demi Terwujudnya Marina District

Nantinya, Marina District akan mampu menampung hingga 180 unit yacht dengan ukuran maksimal panjang 90 meter. 

Nenek di Mojokerto jadi Korban Perampasan, Kalung Emas 7 Gram Raib

Saat beraksi, pelaku berpura-pura memberi makanan kepada korban, kemudian langsung merampas kalung emas yang dipakai korban. 

Puluhan Motor dan Truk Terjaring Razia di Mojokerto, Banyak yang Belum Bayar Pajak

Razia ini digelar karena jumlah warga yang membayar pajak kendaraan bermotor dan memperpanjang uji berkala kendaraan atau KIR mengalami penurunan.

Pemkab Sidoarjo Dorong Perbaikan Sekolah Terpencil dan Usulan Tunjangan Khusus Guru Pesisir

Pemkab Sidoarjo menilai seluruh anak berhak memperoleh fasilitas pendidikan yang aman dan nyaman tanpa membedakan lokasi tempat tinggal mereka.