Sabtu, 05 Sep 2026 22:02 WIB

Suporter dan Kartu Kuning, Persebaya Surabaya Kena Denda Rp75 Juta

Persebaya Surabaya
Persebaya Surabaya

selalu.id - Persebaya Surabaya, kebanggaan Arek Suroboyo, harus merogoh kocek dalam setelah dijatuhi sanksi denda Rp75 juta oleh Komite Disiplin (Komdis) PSSI. Keputusan tersebut diumumkan dalam sidang Komdis PSSI pada 16 April 2025 dan dipublikasikan melalui situs resmi pssi.org.

 

Baca Juga: Ketika Persebaya Mengunci Drama, Menemukan Mahkota di Gianyar Bali

Denda terdiri atas dua pelanggaran. Pertama, sebesar Rp25 juta dijatuhkan karena kehadiran suporter Persebaya di Stadion Gelora Bung Karno pada laga Persija Jakarta vs Persebaya, 12 April 2025 lalu. Kehadiran suporter tamu tersebut melanggar regulasi Liga 1 2024/2025 yang melarang suporter away guna mencegah insiden serupa tragedi Kanjuruhan.

 

Baca Juga: Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Pelanggaran kedua, senilai Rp50 juta, diberikan karena akumulasi kartu kuning yang diterima enam pemain Persebaya dalam pertandingan melawan Persija.

 

Baca Juga: Soekarno Cup 2026 Bergulir di Jatim: Diikuti 16 Tim se-Indonesia, Final Digelar di GBT

Meski dibebani denda, Persebaya tetap bertahan di peringkat ketiga klasemen sementara Liga 1 dengan 52 poin. Tim berjuluk Bajul Ijo itu tengah bersiap menghadapi laga krusial kontra Arema FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada Senin, 28 April 2025 mendatang.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.