Sabtu, 05 Sep 2026 17:22 WIB

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

  • Penulis : Ariyanto
  • | Sabtu, 05 Sep 2026 16:44 WIB
Kondisi Pabrik Rokok CC/Karunia 68 Pasca kebakaran. 
Kondisi Pabrik Rokok CC/Karunia 68 Pasca kebakaran. 

selalu.id - Kebakaran melanda gudang penyimpanan milik pabrik rokok CC/Karunia 68 di Dusun Kajar, Desa Kedungcangkring, Kecamatan Jabon, Sidoarjo, Jumat (4/9/2026) malam. Kobaran api yang muncul sejak sekitar pukul 20.00 WIB itu membuat petugas pemadam kebakaran harus bekerja berjam-jam untuk memastikan seluruh titik api dan bara berhasil ditangani.

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi. Meski kebakaran cukup besar, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.

Baca Juga: Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Kapolsek Jabon AKP Nanang Mulyono mengatakan, laporan kebakaran diterima sekitar pukul 20.00 WIB. Sebanyak enam unit mobil pemadam kebakaran (damkar) dikerahkan untuk menangani kobaran api di lokasi.

"Api sekitar pukul 23.15 WIB berhasil dilokalisir. Namun proses pemadaman masih terus dilakukan," ujar Nanang, Sabtu (5/9/2026).

Penanganan berlangsung cukup lama karena material yang berada di dalam bangunan diduga berupa kertas. Kondisi tersebut membuat api sulit dipadamkan secara cepat, terutama karena material yang terbakar berada di bagian dalam bangunan.

"Karena yang terbakar diduga kertas. Petugas Damkar ada sedikit kendala, tetapi pasokan air sudah bisa diakses," jelasnya.

Untuk menjangkau titik api, petugas bahkan harus menjebol bagian tembok bangunan. Nanang menjelaskan, objek yang terbakar berada di ruang bagian dalam sehingga akses menuju sumber api menjadi salah satu kendala dalam proses pemadaman.

Baca Juga: Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Setelah api berhasil dilokalisir sekitar pukul 23.15 WIB, petugas tidak langsung meninggalkan lokasi. Proses pembasahan tetap dilakukan untuk mengantisipasi munculnya kembali bara api dari material yang terbakar.

Sebelumnya, petugas keamanan pabrik, Yudi, mengaku mengetahui kebakaran setelah melihat titik api melalui monitor CCTV yang mengarah ke area reject. Saat dicek langsung, api sudah membesar dan kondisi angin turut mempercepat penyebaran kobaran.

"Saat saya cek langsung ke lokasi, api sudah menyala di bagian reject. Angin di lokasi lumayan kencang, jadi kobaran api sangat cepat membesar," ujar Yudi, Jumat malam (4/9).

Baca Juga: Bupati Subandi Wanti-wanti Petugas Puskesmas Sidoarjo: Birokrat Sifatnya Melayani, Gak Boleh Emosi!

Yudi kemudian meminta bantuan warga untuk melaporkan kejadian tersebut kepada perangkat desa, kepolisian, dan petugas pemadam kebakaran.

Hingga Sabtu pagi, petugas masih melakukan penanganan di lokasi untuk memastikan tidak ada bara yang kembali memicu kebakaran. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan.

Kerugian akibat peristiwa tersebut sementara diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Pendataan kerusakan dan kerugian masih dilakukan oleh pihak terkait.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.

Libatkan 25.613 Peserta, Tajemtra 2026 Pecah Rekor 

Para peserta menempuh perjalanan kurang lebih 30 KM hingga finish di kawasan Alun-alun Jember.

Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Tokoh masyarakat Surabaya, Saleh Mukadar, menilai penerapan aturan jam operasional secara seragam tanpa melihat jenis komoditas adalah langkah yang keliru.