Rabu, 21 Okt 2026 04:47 WIB

Libatkan 25.613 Peserta, Tajemtra 2026 Pecah Rekor 

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olah raga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jember Regar Jeane Dealen Nangka (kemeja putih) (Foto: Nurul/ Selalu id)
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olah raga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jember Regar Jeane Dealen Nangka (kemeja putih) (Foto: Nurul/ Selalu id)

selalu.id - Gerak Jalan Tanggul–Jember Tradisional (Tajemtra) 2026 kembali menjadi magnet bagi masyarakat Kabupaten Jember. Gelaran yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (5/9/2026) tersebut mencatat jumlah peserta tertinggi sepanjang pelaksanaan Tajemtra dalam periode 2015 hingga 2026.

Tahun ini, sebanyak 25.613 peserta tercatat mengikuti kegiatan yang menjadi salah satu tradisi olahraga sekaligus hiburan rakyat di Kabupaten Jember tersebut. Angka tersebut meningkat cukup signifikan dibandingkan dua tahun sebelumnya.

Baca Juga: Top 5 Berita: Prabowo Ratas hingga Perda Air Limbah

Pada Tajemtra 2024 jumlah peserta mencapai 15.155 orang, sedangkan pada 2025 tercatat sebanyak 15.171 peserta. Tajemtra 2026 akan diberangkatkan dari Alun-Alun Tanggul sekitar pukul 13.00 WIB.

Libatkan 25.613 Peserta, Tajemtra 2026 Pecah Rekor Para peserta menempuh perjalanan kurang lebih 30 KM hingga finish di kawasan Alun-alun Jember.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jember, Regar Jeane, mengatakan tingginya jumlah peserta menunjukkan bahwa Tajemtra telah berkembang menjadi lebih dari sekadar kegiatan olahraga.

Menurutnya, Tajemtra telah melekat sebagai bagian dari tradisi dan identitas masyarakat Jember. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Jember ingin agar pelaksanaan kegiatan tersebut terus berkembang sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Pesan Gus Bupati, tradisi Jember harus semakin besar dan semakin berdampak. Bukan hanya besar dari jumlah peserta, tetapi juga mampu menggerakkan masyarakat, meningkatkan kreativitas dan memberikan manfaat ekonomi,” ujar Regar.

Ia menjelaskan, sepanjang rute Tanggul hingga Jember terdapat aktivitas masyarakat yang ikut tumbuh seiring berlangsungnya Tajemtra. Mulai dari UMKM, pedagang makanan dan minuman, jasa, hingga berbagai usaha kecil masyarakat.

Baca Juga: Cerita Warga Jember Rasakan Manfaat Mobil Cinta, Pulang Berobat Tak Lagi Pikir Biaya

Dengan jumlah peserta yang mencapai lebih dari 25 ribu orang, ditambah keluarga, pendukung dan masyarakat yang menyaksikan di sepanjang jalur, Tajemtra dinilai memiliki potensi besar menciptakan perputaran ekonomi.

Pemkab Jember pun berharap momentum tersebut dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha lokal untuk meningkatkan pendapatan.

"Tajemtra harus menjadi pesta rakyat. Diramaikan rakyat, dinikmati rakyat, dan manfaat ekonominya juga kembali kepada rakyat,” tegasnya.

Untuk menambah semarak kegiatan, panitia juga menyiapkan berbagai kategori perlombaan. Di antaranya kategori perorangan putra dan putri, beregu umum, beregu pelajar, yel-yel terbaik, serta best costum atau konten kreatif terbaik.

Baca Juga: RSD Soebandi Jember Gelar Skrining Gratis, Target 10 Ribu Peserta Jember Cinta Kesehatan

Tak hanya itu, peserta juga berkesempatan mendapatkan berbagai hadiah melalui doorprize dengan total nilai mencapai Rp100 juta. Hadiah yang disiapkan antara lain dua sepeda motor, dua sepeda listrik, tiga sepeda MTB, televisi, mesin cuci, lemari es dan sejumlah perangkat elektronik lainnya.

Dari aspek pelayanan, Pemkab Jember juga menyiagakan fasilitas kesehatan di sejumlah titik sepanjang jalur. Ambulans disiapkan untuk mengantisipasi kondisi darurat, sementara kendaraan Homecare juga turut dikerahkan untuk memberikan pelayanan apabila terdapat peserta atau masyarakat yang membutuhkan pertolongan kesehatan.

Regar mengajak seluruh masyarakat untuk turut menyukseskan Tajemtra 2026 dengan tetap menjaga ketertiban, keamanan dan kebersihan selama kegiatan berlangsung.

Ia berharap kemeriahan Tajemtra tahun ini tidak hanya menghasilkan rekor jumlah peserta, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan memberikan dampak luas bagi perekonomian masyarakat,” pungkasnya.(ADV)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kisah Dua Saudara di Nganjuk Merawat Takdir Gamelan Legendaris di Panggung Dunia

Satu paket gamelan lengkap dibanderol mulai Rp90 juta untuk material besi puncu kuningan, sedangkan untuk material full kuningan mencapai Rp300 juta per paket.

Gegara Sampah, Garasi Rumah dan Mobil di Nganjuk Ludes Terbakar

Atas kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca berangin, apalagi musim kemarau.

Polda Jatim Minta Mahasiswa Kritis dan Objektif Sikapi Isu Daerah

Polda Jatim komitmen untuk terus memelihara komunikasi yang berkesinambungan dengan elemen mahasiswa demi terciptanya stabilitas kamtibmas yang aman dan damai.

Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan

Integrasi ini memudahkan masyarakat mengakses layanan administrasi kependudukan tanpa harus mendatangi sejumlah kantor pelayanan secara terpisah.

Guru SMK Hamil 8 Bulan Tewas Usai Tabrak Minibus di Mojokerto, Ini Namanya

Peristiwa tragis itu terjadi ketika korban sedang perjalanan hendak menuju tempatnya mengabdi sebagai pendidik di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Gelar Razia Simpatik, Petugas Bagi-bagi Helm SNI Buat Pengendara Taat Pajak di Sidoarjo

Ke depan, operasi simpatik dan penagihan dari rumah ke rumah akan terus digencarkan secara bergiliran di sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Sidoarjo.