Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel
- Penulis : Achmad Supriyadi
- | Sabtu, 05 Sep 2026 15:49 WIB
selalu.id – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, yang akrab disapa Ning Ita, meminta pemerintah pusat memberikan keleluasaan lebih dalam penyaluran Transfer ke Daerah (TKD). Menurutnya, skema TKD perlu disesuaikan dengan realitas dan kebutuhan masing-masing wilayah.
Permintaan itu ia sampaikan saat menghadiri Rapat Kerja Gabungan DPP, Dewan Pengawas, dan Ketua Komwil Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) di House of Danarhadi, Surakarta. Dalam forum itu Ning Ita hadir bersama para wali kota se-Indonesia. Ia juga menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Pembangunan dan Kesejahteraan Sosial Apeksi.
Baca Juga: Green Action, Pemuda Kota Mojokerto Tanam Pohon di Taman Bahari Mojopahit
Ning Ita menekankan setiap kota punya tantangan dan potensi yang tidak sama.
“Setiap kota punya persoalan, karakter, potensi dan kebutuhan yang berbeda. Kebijakan yang baik di tingkat nasional harus bisa diterjemahkan secara fleksibel sesuai kebutuhan masyarakat di daerah,” ujarnya.
Ia menambahkan, fleksibilitas dalam TKD harus dibarengi dengan upaya memperkuat ruang fiskal kota. Alasannya sederhana, kapasitas fiskal daerah menentukan seberapa cepat pemerintah bisa menjawab kebutuhan dasar warga.
Baca Juga: HUT ke-81 Jatim: Wali Kota Mojokerto Tekankan Semangat Unggul, Maju Berkelanjutan
“Bagi pemerintah kota, APBD bukan sekadar deretan angka. Di dalamnya ada jalan yang harus dibangun, layanan kesehatan yang harus diperkuat, pendidikan yang harus diperluas, UMKM yang harus tumbuh serta kebutuhan masyarakat yang harus segera dijawab,” kata Ning Ita.
Menutup penyampaiannya, ia menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif. Tujuannya agar kebijakan nasional tetap bisa dijalankan tanpa mengabaikan kondisi spesifik tiap kota.
Baca Juga: Dishub Kota Mojokerto Sabet 2 Penghargaan dalam Pelayanan Publik
“Kami di Apeksi terus menyuarakan pentingnya hubungan pusat dan daerah yang semakin kuat, adil dan adaptif,” pungkasnya.
Editor : Redaksi