Kamis, 04 Jun 2026 15:36 WIB

Aksi Tolak RUU TNI di Surabaya Ricuh! Gapura Grahadi Roboh

Massa aksi di Grahadi
Massa aksi di Grahadi

selalu.id – Aksi demonstrasi penolakan Undang-Undang TNI di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (24/3/2025) sore, berlangsung ricuh.  Massa aksi yang sebagian besar mengenakan pakaian berwarna hijau, melemparkan petasan ke arah petugas keamanan.  Aparat keamanan merespon dengan menyemprotkan water cannon untuk meredam situasi.

Kericuhan mengakibatkan kerusakan pada gapurahiasan berornamen hari raya Idulfitri di bagian timur Gedung Negara Grahadi.  Gapura tersebut roboh akibat terkena lemparan batu dan petasan, serta terkena semprotan water cannon.  Massa aksi berupaya menerobos barikade kepolisian untuk memasuki Gedung Negara Grahadi, namun dihalau oleh ratusan aparat keamanan yang berjaga. 

Baca Juga: Jaga Seleksi Calon Direktur Perumahan Tirta Argopuro, Ribuan Warga Probolibggo Akan Turun Jalan


Dari pantauan selalu.id, beberapa bendera dan umbul-umbul di sekitar lokasi juga dirusak oleh massa. Hingga berita ini diturunkan, situasi di sekitar Gedung Negara Grahadi masih belum kondusif.  Kepolisian masih berupaya untuk mengendalikan massa dan mencegah terjadinya eskalasi kekerasan lebih lanjut. 

Belum ada laporan resmi mengenai jumlah korban luka-luka atau kerusakan lainnya akibat kericuhan tersebut.  Pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait insiden ini.  Investigasi lebih lanjut akan dilakukan untuk mengidentifikasi pelaku perusakan dan menindak tegas sesuai hukum yang berlaku. 

Baca Juga: DPRD Surabaya Geram, Nilai Ricuh Aksi Jagal Dipicu RPH Minim Dialog

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.