Kamis, 04 Jun 2026 04:46 WIB

1.128 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Demo di Grahadi

Massa aksi di Grahadi
Massa aksi di Grahadi

selalu.id – Sebanyak 1.128 personel gabungan dari Polda Jawa Timur, Brimob, Satlantas Polrestabes Surabaya, dan Sabhara Polda Jatim dikerahkan untuk mengamankan aksi demonstrasi di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (24/3/2025). Aksi ini menolak pengesahan Undang-Undang TNI oleh DPR RI.

 

Baca Juga: Demo Jagal RPH Pegirian Memanas, Emak-Emak Geruduk Ruang Ketua DPRD Surabaya

Pantauan selalu.id di lokasi menunjukkan aparat keamanan telah menyiapkan barikade kawat berduri dan menempatkan dua unit mobil water cannon di sekitar Gedung Grahadi. Meski hingga kini massa belum terlihat, personel tetap berjaga dengan formasi terorganisir.

 

Aparat fokus mengamankan akses menuju Grahadi, mengatur lalu lintas, dan mengantisipasi potensi kericuhan. Hingga saat ini, situasi tetap kondusif meski kewaspadaan tetap tinggi mengingat kemungkinan bertambahnya demonstran.

 

Baca Juga: Mogok Jagal Pegirian Sempat Ganggu Pasokan, RPH Pastikan Stok Daging Surabaya Aman

"Kami telah mengimbau para demonstran untuk menyampaikan aspirasinya secara tertib dan sesuai aturan," ujar Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Rina Shanty.

 

Kepolisian juga menyiapkan bantuan medis serta pengamanan tambahan untuk memastikan demonstrasi berjalan damai dan tertib.

Baca Juga: DPRD Surabaya Geram, Nilai Ricuh Aksi Jagal Dipicu RPH Minim Dialog

 

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.