Senin, 07 Sep 2026 06:30 WIB

1.128 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Demo di Grahadi

Massa aksi di Grahadi
Massa aksi di Grahadi

selalu.id – Sebanyak 1.128 personel gabungan dari Polda Jawa Timur, Brimob, Satlantas Polrestabes Surabaya, dan Sabhara Polda Jatim dikerahkan untuk mengamankan aksi demonstrasi di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (24/3/2025). Aksi ini menolak pengesahan Undang-Undang TNI oleh DPR RI.

 

Baca Juga: Besok Ratusan Massa Dikabarkan Akan Turun ke Grahadi Lagi, Ini Tuntutannya

Pantauan selalu.id di lokasi menunjukkan aparat keamanan telah menyiapkan barikade kawat berduri dan menempatkan dua unit mobil water cannon di sekitar Gedung Grahadi. Meski hingga kini massa belum terlihat, personel tetap berjaga dengan formasi terorganisir.

 

Aparat fokus mengamankan akses menuju Grahadi, mengatur lalu lintas, dan mengantisipasi potensi kericuhan. Hingga saat ini, situasi tetap kondusif meski kewaspadaan tetap tinggi mengingat kemungkinan bertambahnya demonstran.

 

Baca Juga: Besok Bakal Ada Aksi Massa Lagi di Pusat Kota Surabaya, Poster Terpasang di Medsos

"Kami telah mengimbau para demonstran untuk menyampaikan aspirasinya secara tertib dan sesuai aturan," ujar Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Rina Shanty.

 

Kepolisian juga menyiapkan bantuan medis serta pengamanan tambahan untuk memastikan demonstrasi berjalan damai dan tertib.

Baca Juga: Demo Jagal RPH Pegirian Memanas, Emak-Emak Geruduk Ruang Ketua DPRD Surabaya

 

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Gangguan dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan, mulai dari Banyu Urip, Lakarsantri, Gunung Sari, Babatan, Wiyung, Manukan, Kedurus, Petemon, dan lainnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.

DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Cahyo menilai Dispendukcapil Surabaya perlu memetakan data yang belum mutakhir maupun tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Melon Hidroponik jadi Magnet Baru Wisata Edukasi di Candi Negoro, Sidoarjo

Greenhouse seluas 400 meter persegi menjadi pusat pengembangan wisata ini.