Kamis, 22 Okt 2026 23:52 WIB

1.128 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Demo di Grahadi

Massa aksi di Grahadi
Massa aksi di Grahadi

selalu.id – Sebanyak 1.128 personel gabungan dari Polda Jawa Timur, Brimob, Satlantas Polrestabes Surabaya, dan Sabhara Polda Jatim dikerahkan untuk mengamankan aksi demonstrasi di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (24/3/2025). Aksi ini menolak pengesahan Undang-Undang TNI oleh DPR RI.

 

Baca Juga: Besok Ratusan Massa Dikabarkan Akan Turun ke Grahadi Lagi, Ini Tuntutannya

Pantauan selalu.id di lokasi menunjukkan aparat keamanan telah menyiapkan barikade kawat berduri dan menempatkan dua unit mobil water cannon di sekitar Gedung Grahadi. Meski hingga kini massa belum terlihat, personel tetap berjaga dengan formasi terorganisir.

 

Aparat fokus mengamankan akses menuju Grahadi, mengatur lalu lintas, dan mengantisipasi potensi kericuhan. Hingga saat ini, situasi tetap kondusif meski kewaspadaan tetap tinggi mengingat kemungkinan bertambahnya demonstran.

 

Baca Juga: Besok Bakal Ada Aksi Massa Lagi di Pusat Kota Surabaya, Poster Terpasang di Medsos

"Kami telah mengimbau para demonstran untuk menyampaikan aspirasinya secara tertib dan sesuai aturan," ujar Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Rina Shanty.

 

Kepolisian juga menyiapkan bantuan medis serta pengamanan tambahan untuk memastikan demonstrasi berjalan damai dan tertib.

Baca Juga: Demo Jagal RPH Pegirian Memanas, Emak-Emak Geruduk Ruang Ketua DPRD Surabaya

 

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pabrik Daur Ulang Ban Bekas Dekat SPBU di Mojokerto Terbakar

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih diselidiki pihak kepolisian. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir cukup besar.

Polda Jatim Amankan 11 Orang Diduga Pembuat Onar saat Demo di Grahadi Surabaya

Dalam penangkapan itu, polisi turut menyita barang bukti cairan tiner, minuman keras jenis arak, senjata keling (knuckle), hingga beberapa telepon seluler.

7.000 Hektare Hutan dan Lahan di Indonesia Masih Terbakar, Ini Daftar Wilayahnya

Selain karhutla, BNPB mencatat 2.188 bencana alam melanda Indonesia hingga Oktober 2026. Dari kekeringan, gempa, erupsi gunung, hingga cuaca ekstrem.

Banyak Santri Terganjal Aturan Usia 16 Tahun, DPRD Surabaya Desak Revisi Juknis Beasiswa

Muhammad Saifuddin mengungkapkan, dari target awal 3.000 santri penerima beasiswa pada 2026, baru sekitar 700 santri yang terealisasi.

Kanwil Kemenag Jatim Luncurkan Aplikasi El-Santri pada Hari Santri 2026, Ini Kegunaannya

Syaikhul Hadi menekankan pentingnya sikap adaptif dan inovatif agar ilmu yang dimiliki mampu menjawab tantangan zaman. 

Soal Isu Kredit Fiktif Rp690 Juta, BRI Nganjuk Tegaskan Sesuai Prosedur

BRI Nganjuk juga telah memanggil pihak keluarga terkait untuk duduk bersama. Ruang mediasi dibuka guna mencari jalan keluar terbaik sesuai regulasi.