Kamis, 03 Sep 2026 15:16 WIB

Curi Beras untuk Judi Online, Pegawai Restoran di Surabaya Ditangkap Polisi

Pelaku judi online
Pelaku judi online

selalu.id – Seorang pemuda, CW (20), warga Kemayoran, Krembangan, Surabaya, ditangkap polisi karena mencuri beras dari tempat kerjanya untuk modal judi online.

 

Baca Juga: Potret Kebijakan Absurd Penanganan Judi Online di Indonesia

Kejadian bermula dari laporan pemilik restoran nasi bakar di Jalan Pasar Kembang, Surabaya, yang mencurigai stok berasnya cepat habis.

 

Penyelidikan mengarah pada CW, karyawan yang baru bekerja satu bulan di restoran tersebut. Polisi mengamankan CW dan menemukan bukti transaksi judi online di ponselnya. Terungkap bahwa CW telah mencuri beras sebanyak tiga kali, masing-masing dua kemasan 5 kilogram, yang kemudian dijual seharga Rp 60.000 per kemasan.

 

Kapolsek Tegalsari, Kompol Rizki Santoso, mengungkapkan bahwa uang hasil penjualan digunakan sebagai modal untuk bermain judi slot online melalui Google Chrome.

 

"Sejak Maret 2025, CW telah melakukan empat kali deposit dengan total Rp 154.000. Jadi, ia mengaku telah kecanduan judi online selama setahun terakhir," ungkapnya.

Baca Juga: Ketagihan Judi Online, Pria di Pacitan Nekat Curi Uang dan Emas Rp350 Juta

 

Akibat perbuatannya, CW dipecat dari pekerjaannya dan kini berurusan dengan hukum. Selain CW, polisi juga menangkap MI (18), warga Jalan Jepara, Bubutan, yang tertangkap basah bermain judi online di sebuah warung kopi di Jalan Asemrowo.

 

"MI telah bertaruh total Rp 500.000 selama dua bulan terakhir," sebutnya.

Baca Juga: Bobroknya Penanganan Judi Online di Indonesia

 

Kedua tersangka dijerat dengan pasal perjudian dan pencurian. Kasus ini menjadi peringatan bahaya kecanduan judi online dan dampak negatifnya bagi kehidupan pribadi.

 

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk waspada dan menghindari aktivitas perjudian online. Kedua tersangka kini mendekam di sel tahanan Polsek Tegalsari, menunggu proses hukum selanjutnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Bupati Subandi Wanti-wanti Petugas Puskesmas Sidoarjo: Birokrat Sifatnya Melayani, Gak Boleh Emosi!

Bukan sekadar urusan medis, sikap para petugas hingga kelayakan fasilitas di Puskesmas dinilai sangat menentukan kualitas pengalaman berobat warga.

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.