Kamis, 03 Sep 2026 15:32 WIB

Bupati Subandi Wanti-wanti Petugas Puskesmas Sidoarjo: Birokrat Sifatnya Melayani, Gak Boleh Emosi!

  • Penulis : Ariyanto
  • | Kamis, 03 Sep 2026 15:06 WIB
Bupati Sidoarjo Subandi saat meninjau pukesmas untuk pastikan pelayanan pada masyarakat. (Dok. Pemkab Sidoarjo).
Bupati Sidoarjo Subandi saat meninjau pukesmas untuk pastikan pelayanan pada masyarakat. (Dok. Pemkab Sidoarjo).

selalu.id - Kenyamanan masyarakat saat mengakses layanan kesehatan menjadi perhatian serius Bupati Sidoarjo Subandi.

Bukan sekadar urusan medis, sikap para petugas hingga kelayakan fasilitas di Puskesmas dinilai sangat menentukan kualitas pengalaman berobat warga.

Baca Juga: Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Hal tersebut ditegaskan Subandi saat melakukan kunjungan kerja ke kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sidoarjo pada Rabu (2/9/2026).

Ia menginstruksikan evaluasi menyeluruh serta pembenahan pelayanan di seluruh Puskesmas agar masyarakat mendapatkan layanan yang nyaman dan setara.

Menurut Subandi, Puskesmas merupakan garda terdepan pelayanan publik Pemkab Sidoarjo yang bersentuhan langsung dengan warga. Oleh karena itu, cara petugas berinteraksi dan mengayomi pasien menjadi cermin dari wajah pemerintah daerah.

Ia mengingatkan, setiap aduan atau keluhan yang datang dari masyarakat harus dijadikan bahan introspeksi diri, bukan justru ditanggapi secara emosional.

"Kalau ada komplain, sikap kita melayani, bukan diajak bertengkar. Berikan jawaban yang santun karena kita sebagai birokrat. Birokrat itu tidak boleh emosi, sifatnya melayani," tegas Subandi.

Tak hanya soal etos kerja dan pola komunikasi SDM, Subandi juga meminta jajaran Dinkes turun ke lapangan guna memeriksa kondisi sarana dan prasarana.

Baca Juga: BGN Suspend SPPG Penyedia MBG yang Diduga Picu Keracunan Ratusan Santri Sidoarjo

Sebanyak 31 Puskesmas yang tersebar di wilayah Sidoarjo wajib dicek satu per satu untuk menginventarisasi fasilitas maupun peralatan yang perlu direnovasi atau diganti.

Subandi menegaskan, Pemkab Sidoarjo siap mengucurkan dukungan anggaran apabila ditemukan sarana pendukung yang memprihatinkan demi menjamin mutu pelayanan.

"Saya minta tolong Pak Plh Sekda, Bu Kadinkes, coba cek ulang. Dari 31 Puskesmas yang ada ini kurang apa saja, apa peralatannya atau yang lainnya silakan diselesaikan. Saya kepingin pelayanan Puskesmas di Sidoarjo nyaman bagi seluruh masyarakat," jelasnya.

Di samping pembenahan fasilitas dan etika layanan, Subandi memacu semangat seluruh jajaran Dinkes Sidoarjo untuk memperkuat kerja sama tim (teamwork).

Baca Juga: Ini Nama Dapur SPPG yang Diduga Bikin Ratusan Santri di Sidoarjo Keracunan MBG

Menurutnya, sektor kesehatan memiliki cakupan tugas yang sangat luas sehingga keberhasilannya tidak bisa dibebankan kepada figur tertentu saja.

"Kunci kesuksesan ini tidak hanya di tangan Kadinkes, bukan di tangan sekretaris, bukan di tangan Kabid-Kabid, Kasubag. Kuncinya ada pada kebersamaan," tandas Subandi.

Turut mendampingi Bupati dalam kunjungan tersebut di antaranya Plt. Sekda Sidoarjo Mohammad Ainur Rahman, Inspektur Kabupaten Sidoarjo Andjar Soerjadianto, Asisten Pembangunan dan Kesra Ainun Amalia, Kepala BKD Ahmad Misbachul Munir, serta Kepala DPMPTSP Sidoarjo Benny Airlangga.

Rombongan disambut langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo Lakhsmie Herawati Yuwantina beserta jajaran Kepala Puskesmas se-Kabupaten Sidoarjo.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Dua Atlet Balap Sepeda SEA Games jadi Korban Pelecehan Seksual di Pacet Mojokerto

Keduanya menjadi korban aksi tidak senonoh atau pelecehan seksual di kawasan Jurang Gongso, Desa Kesimantengah, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.