Selasa, 20 Okt 2026 05:24 WIB

Bupati Subandi Wanti-wanti Petugas Puskesmas Sidoarjo: Birokrat Sifatnya Melayani, Gak Boleh Emosi!

  • Penulis : Ariyanto
  • | Kamis, 03 Sep 2026 15:06 WIB
Bupati Sidoarjo Subandi saat meninjau pukesmas untuk pastikan pelayanan pada masyarakat. (Dok. Pemkab Sidoarjo).
Bupati Sidoarjo Subandi saat meninjau pukesmas untuk pastikan pelayanan pada masyarakat. (Dok. Pemkab Sidoarjo).

selalu.id - Kenyamanan masyarakat saat mengakses layanan kesehatan menjadi perhatian serius Bupati Sidoarjo Subandi.

Bukan sekadar urusan medis, sikap para petugas hingga kelayakan fasilitas di Puskesmas dinilai sangat menentukan kualitas pengalaman berobat warga.

Baca Juga: Kapolresta Sidoarjo Berganti, Ini Pesan Khusus Bupati Subandi

Hal tersebut ditegaskan Subandi saat melakukan kunjungan kerja ke kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sidoarjo pada Rabu (2/9/2026).

Ia menginstruksikan evaluasi menyeluruh serta pembenahan pelayanan di seluruh Puskesmas agar masyarakat mendapatkan layanan yang nyaman dan setara.

Menurut Subandi, Puskesmas merupakan garda terdepan pelayanan publik Pemkab Sidoarjo yang bersentuhan langsung dengan warga. Oleh karena itu, cara petugas berinteraksi dan mengayomi pasien menjadi cermin dari wajah pemerintah daerah.

Ia mengingatkan, setiap aduan atau keluhan yang datang dari masyarakat harus dijadikan bahan introspeksi diri, bukan justru ditanggapi secara emosional.

"Kalau ada komplain, sikap kita melayani, bukan diajak bertengkar. Berikan jawaban yang santun karena kita sebagai birokrat. Birokrat itu tidak boleh emosi, sifatnya melayani," tegas Subandi.

Tak hanya soal etos kerja dan pola komunikasi SDM, Subandi juga meminta jajaran Dinkes turun ke lapangan guna memeriksa kondisi sarana dan prasarana.

Baca Juga: Senangnya Petani Tambakrejo Sambut KDKMP Sidoarjo, Tebus Pupuk Kini Makin Mudah

Sebanyak 31 Puskesmas yang tersebar di wilayah Sidoarjo wajib dicek satu per satu untuk menginventarisasi fasilitas maupun peralatan yang perlu direnovasi atau diganti.

Subandi menegaskan, Pemkab Sidoarjo siap mengucurkan dukungan anggaran apabila ditemukan sarana pendukung yang memprihatinkan demi menjamin mutu pelayanan.

"Saya minta tolong Pak Plh Sekda, Bu Kadinkes, coba cek ulang. Dari 31 Puskesmas yang ada ini kurang apa saja, apa peralatannya atau yang lainnya silakan diselesaikan. Saya kepingin pelayanan Puskesmas di Sidoarjo nyaman bagi seluruh masyarakat," jelasnya.

Di samping pembenahan fasilitas dan etika layanan, Subandi memacu semangat seluruh jajaran Dinkes Sidoarjo untuk memperkuat kerja sama tim (teamwork).

Baca Juga: 600 Penari Ramaikan Festival Munali Patah 2026 di Sidoarjo

Menurutnya, sektor kesehatan memiliki cakupan tugas yang sangat luas sehingga keberhasilannya tidak bisa dibebankan kepada figur tertentu saja.

"Kunci kesuksesan ini tidak hanya di tangan Kadinkes, bukan di tangan sekretaris, bukan di tangan Kabid-Kabid, Kasubag. Kuncinya ada pada kebersamaan," tandas Subandi.

Turut mendampingi Bupati dalam kunjungan tersebut di antaranya Plt. Sekda Sidoarjo Mohammad Ainur Rahman, Inspektur Kabupaten Sidoarjo Andjar Soerjadianto, Asisten Pembangunan dan Kesra Ainun Amalia, Kepala BKD Ahmad Misbachul Munir, serta Kepala DPMPTSP Sidoarjo Benny Airlangga.

Rombongan disambut langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo Lakhsmie Herawati Yuwantina beserta jajaran Kepala Puskesmas se-Kabupaten Sidoarjo.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Ruang aman untuk mendengar cerita, arahan, dan perhatian emosional dinilai jauh lebih krusial agar anak merasa terlindungi di rumah sendiri.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).