Sabtu, 10 Okt 2026 03:42 WIB

Bobroknya Penanganan Judi Online di Indonesia

Pakar Hukum Pidana Khusus yang juga Dosen Fakultas Hukum Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya, Muhammad Taufik. (Dok. Ali for selalu.id).
Pakar Hukum Pidana Khusus yang juga Dosen Fakultas Hukum Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya, Muhammad Taufik. (Dok. Ali for selalu.id).

selalu.id - Fenomena maraknya penanganan judi online (judol) di tanah air kembali menuai sorotan tajam.

Langkah aparat penegak hukum yang dinilai hanya gencar 'memukul' para pemain kecil di tingkat hilir dianggap belum menjadi solusi tuntas.

Baca Juga: Dittipidsiber Bareskrim Polri Tangkap DPO Kasus Judi Online 1 Triliun di Thailand

Negara dituntut hadir tidak sekadar sebagai pemidana, melainkan juga pemberi perlindungan, pencegahan, hingga rehabilitasi sosial bagi masyarakat yang terlanjur terjerat kecanduan.

Pandangan tersebut ditegaskan oleh Pakar Hukum Pidana Khusus yang juga Dosen Fakultas Hukum Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya, Muhammad Taufik.

Ia menilai, dalam lingkaran ekosistem judi digital (online), pemain yang telah mengalami kecanduan kerap berada dalam posisi sebagai korban.

"Pemain judi online yang sudah mengalami kecanduan harus kita lihat juga sebagai korban. Negara tidak boleh hanya menghukum atau menyalahkan pemain, tetapi harus melakukan langkah-langkah perlindungan, pencegahan, dan pemulihan," tegas Taufik, Selasa (25/8/2026).

Ia mengatakan penanganan dampak judol mesti melibatkan peran lintas kementerian secara masif, khususnya Kementerian Sosial (Kemsos), guna memperkuat edukasi, pendampingan, serta rehabilitasi bagi korban dan keluarganya.

Baca Juga: Ribuan Penerima Bansos di Mojokerto Dicoret Gegara Judol: Jika Mau Protes, Ini Syaratnya

Realita ini tercermin dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya baru-baru ini. Yudi Surya, seorang warga Surabaya, dijatuhi vonis 1 tahun penjara usai terbukti bermain judi slot Mahjong Ways 3 di aplikasi Higgs Games Island (HGI).

Dalam fakta persidangan, Yudi yang ditangkap saat memegang ponsel di sebuah warung kopi kawasan Simo Pomahan Baru, Surabaya mengaku nekat memainkan slot sejak 2021 untuk mencari tambahan penghasilan demi membiayai kebutuhan keluarga.

Koin dari hasil kemenangan top up tersebut dijual kembali kepada rekannya seharga Rp50.000 hingga Rp60.000.

Meski majelis hakim memutus bersalah karena tak mendukung program pemerintah memberantas perjudian, kasus Yudi menjadi contoh nyata bahwa penindakan di tingkat bawah belum menyentuh akar masalah.

Baca Juga: 1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Mensos Gus Ipul Mulai Sisir Data dan Siapkan Sanksi ASN

Taufik pun mendesak Bareskrim Polri dan aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas dari hulu ke hilir.

Penindakan tebang pilih terhadap pemain tidak akan menghentikan sirkulasi perjudian jika pengembang sistem, pengendali platform, hingga penikmat aliran keuntungan tak tersentuh.

"Jangan sampai perjudian online bertransformasi menggunakan kemasan game, top up koin, atau mata uang virtual sehingga terlihat seperti permainan biasa. Ini harus ditelusuri secara serius," jelasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Hasil Super League Persebaya vs Isenmulang Kalteng FC, Bajol Ijo Menang Tipis

Tambahan 3 poin ini mendongkrak posisi Persebaya Surabaya ke peringkat keempat klasemen sementara dengan koleksi delapan poin, terpaut satu poin dari Persija.

Investasi Surabaya jadi Motor Penggerak Ekonomi dan Lapangan Kerja, Tembus Rp23,6 T

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, realisasi investasi hingga semester I 2026 telah melampaui separuh dari target yang ditetapkan. 

Ingin Nikmati Sunset Sambil BBQ-an, Vasa Hotel Surabaya Bisa jadi Pilihan

Para tamu diajak menikmati suasana malam Surabaya sembari menyantap aneka hidangan panggang yang disajikan secara segar dengan aroma smoky yang khas.

Gandeng Dinkes Surabaya, Midtown Hotels Bekali 44 Warga Binaan Keterampilan Bisnis Kopi

Donny Manuarva mengatakan bahwa pelatihan racik kopi ini diproyeksikan menjadi batu loncatan awal menuju kemandirian finansial peserta.

Dishub Kota Mojokerto Sabet 2 Penghargaan dalam Pelayanan Publik

Dishub Mojokerto sebagai Kolaborator Terbaik Kegiatan Normalisasi Kendaraan Bermotor serta untuk kategori Angkutan Pelajar Gratis yang Inovatif dan Inklusif.

Kapolda Jatim Irjen Dekananto: Polri Harus Dekat dengan Masyarakat!

Ke depannya, Deka menegaskan seluruh jajaran Polda Jatim harus lebih dekat dan bergandengan tangan dengan masyarakat.