Sabtu, 22 Agu 2026 15:02 WIB

Bejo Sugiantoro Tutup Usia, Pemain Muda Persebaya Berduka

Toni Firmansyah, salah satu pemain muda Persebaya
Toni Firmansyah, salah satu pemain muda Persebaya

selalu.id – Dunia sepak bola Indonesia berduka. Bejo Sugiantoro, legenda hidup Persebaya Surabaya, meninggal dunia pada Selasa, 25 Februari 2025, di RS Royal Surabaya.  Kabar duka ini mengejutkan banyak pihak, terutama para pemain muda Persebaya yang mengidolakan sosok Bejo.

 

Baca Juga: Truk, Mobil, dan Motor Tabrakan di Mojokerto, Satpam Koperasi jadi Korban Meninggal Dunia

Bejo, yang dikenal sebagai salah satu pemain terbaik Persebaya sepanjang masa, mengembuskan napas terakhirnya setelah kolaps di lapangan saat bermain sepak bola bersama rekan-rekannya, sesama mantan pemain Persebaya.  Menurut informasi yang dihimpun, Bejo tiba-tiba ambruk di lapangan dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. 

 

Namun sayang, nyawanya tak sempat tertolong. Kabar meninggalnya Bejo Sugiantoro langsung disambut dengan kesedihan mendalam oleh seluruh pemain muda Persebaya.  Mereka merasa kehilangan sosok panutan dan inspirasi di dunia sepak bola.  Toni Firmansyah, salah satu pemain muda Persebaya, mengungkapkan rasa dukacitanya yang mendalam.

 

"Yang pasti saya mengucapkan turut berduka cita. Beliau legenda Persebaya, semua pemain Persebaya saat ini merasa berduka," ungkap Toni saat ditemui di Stadion Gelora 10 November Surabaya, Selasa (25/2/2025) malam.  

 

Baca Juga: Ketika Persebaya Mengunci Drama, Menemukan Mahkota di Gianyar Bali

"Yang paling saya ingat dari beliau adalah kedisiplinannya di luar lapangan. Beliau sangat disiplin dan tepat waktu. Pesan beliau untuk kami di Persebaya yang selalu kami ingat adalah kita harus bekerja keras," tambahnya.

 

Toni dan rekan-rekannya mengenang Bejo bukan hanya sebagai pemain hebat yang pernah membawa Persebaya ke puncak kejayaan Liga 1 Indonesia, tetapi juga sebagai sosok yang menginspirasi di luar lapangan.  Kedisiplinan dan kerja keras Bejo menjadi teladan bagi para pemain muda Persebaya dalam menjalani karier sepak bola mereka.

 

Baca Juga: Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Seperti diketahui, jenazah Bejo Sugiantoro telah dibawa ke rumah duka di Sidoarjo untuk disemayamkan.  Rencana pemakaman akan diumumkan kemudian oleh pihak keluarga.  Kepergian Bejo bakal meninggalkan kekosongan besar di dunia sepak bola Surabaya dan Tanah Air.  

 

Sosok Bejo, lanjut Toni, akan selalu dikenang sebagai legenda Persebaya yang berdedikasi tinggi dan menginspirasi banyak orang.  "Semoga almarhum (Bejo Sugiantoro) diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan.  Selamat jalan, legenda," tandasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Semarak HUT RI ke-81, 120 Regu Ramaikan Gerak Jalan Merah Putih di Kota Mojokerto

Mengusung tema kemerdekaan dan Majapahit, para peserta menampilkan kreatifitasnya dengan mengenakan beragam kostum.

Perkuat Minat Baca, PT Pelindo Daya Sejahtera Serahkan Bantuan Perpustakaan ke SD Al Istiqomah Surabaya

Bantuan buku mulai dari ilmu pengetahuan umum, ensiklopedia, pendidikan karakter, kumpulan cerita anak, hingga buku‑buku edukatif lainnya.

Wali Kota Eri: Pemilik Kos Surabaya Jangan Cuma Cari Untung, Jaga Keamanan Lingkungan!

Eri mengatakan, penguatan pengawasan lingkungan menjadi bagian dari upaya mencegah terjadinya tindak kekerasan maupun perbuatan asusila terhadap anak.

Ternyata, Masih Banyak Pelajar di Sidoarjo yang Bolos Sekolah 

Bupati Subandi meminta pihak sekolah lebih aktif mengawasi kehadiran siswa selama jam pelajaran berlangsung, begitupun orang tua harus intens komunikasi.

Kisah Pilu Gadis di Surabaya, Disetubuhi Ayah Tiri Sejak SD hingga Dicekoki Ekstasi

Atas perbuatannya itu, terdakwa divonis 18 tahun penjara dan denda Rp2,5 miliar. Bila tak dibayar, akan diganti hukuman 310 hari.

Wali Kota Eri Perintahkan Tutup Panti Asuhan Tak Berizin di Surabaya Buntut Kasus Kekerasan Seksual

Eri menegaskan, panti yang tidak memiliki izin tidak akan diberi toleransi. Jika ditemukan dalam pemeriksaan, operasionalnya akan langsung dihentikan.