Rabu, 07 Okt 2026 18:59 WIB

Semarak HUT RI ke-81, 120 Regu Ramaikan Gerak Jalan Merah Putih di Kota Mojokerto

Wali Kota Ika Puspitasari berangkatkan peserta gerak jalan. (dok.ist)
Wali Kota Ika Puspitasari berangkatkan peserta gerak jalan. (dok.ist)

selalu.id - Sebanyak 120 regu pelajar dari berbagai jenjang pendidikan mengikuti Lomba Gerak Jalan Merah Putih Kota Mojokerto, Sabtu (22/8/2026).

Mengambil titik pemberangkatan di Jalan Surodinawan, para peserta tampil dalam balutan beragam kostum kreatif bernuansa Merah Putih dan Majapahit, membawa semangat kemerdekaan sekaligus memperkuat karakter cinta tanah air.

Baca Juga: Wamenkes Nilai Kota Mojokerto Mampu jadi Percontohan Nasional Eliminasi TB

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari memberangkatkan langsung para peserta. Kegiatan yang menjadi rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut diikuti 67 regu SD/MI, 31 regu SMP/MTs, dan 22 regu SMA/SMK/MA.

Mengusung tema kemerdekaan dan Majapahit, para peserta menampilkan kreatifitasnya dengan mengenakan beragam kostum. Nuansa nasionalisme berpadu dengan identitas sejarah Majapahit, menjadikan sepanjang rute gerak jalan semarak oleh penampilan dan kreativitas para pelajar.

Gerak jalan dibuka dengan penampilan Lomba Keterampilan Baris-Berbaris (LKBB) dari SMAN 2 Kota Mojokerto yang mengusung tema “Sang Keeper Satwa”. Penampilan tersebut kemudian dilanjutkan dengan pemberangkatan peserta kehormatan dari SLB Pertiwi Kota Mojokerto.


Ning Ita, sapaan akrab wali kota menyampaikan apresiasi kepada seluruh kepala sekolah, guru pembina dan pendamping, peserta didik, serta orang tua atau wali murid yang memberikan dukungan terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan, Lomba Gerak Jalan Merah Putih tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga bagian dari upaya menanamkan semangat kemerdekaan kepada generasi muda.

“Kegiatan ini kita laksanakan dalam rangka terus memberikan semangat kemerdekaan di hati kita, di jiwa kita yang tentu saja harus kita tanamkan kepada anak-anak kita,” kata Ning Ita.

Ia menyampaikan, para peserta merupakan calon generasi penerus bangsa yang diharapkan memiliki karakter kuat, mampu bekerja sama, serta memiliki kecintaan terhadap tanah air.

Baca Juga: Pertahankan Gelar, Kota Mojokerto Borong 8 Penghargaan dan Juara Umum Fesyar Regional Jawa

“Maka semangat Lomba Gerak Jalan kali ini kita khususkan untuk menguatkan nilai-nilai serta karakter cinta bangsa atau tanah air,” tegasnya.

Ning Ita juga mengapresiasi pengorbanan yang diberikan peserta selama menjalani latihan, baik waktu maupun tenaga. Dukungan para orang tua dan wali murid, termasuk secara material, turut menjadi bagian penting dalam terselenggaranya kegiatan tersebut.

Kepada seluruh peserta, Ning Ita berpesan agar mengikuti perlombaan dengan disiplin dan memberikan kemampuan terbaik. Kekompakan dan soliditas dalam satu tim juga harus dijaga sepanjang perlombaan.

“Berdisiplinlah dan berikan yang terbaik yang kalian miliki. Kekompakan harus dijaga, soliditas dalam satu tim juga harus dijaga,” pesannya.

Baca Juga: Pemkot Mojokerto dan IDI Perkuat Kolaborasi dalam Maksimalkan Layanan Kesehatan

Ning Ita juga mengingatkan peserta agar tidak berkecil hati apabila belum berhasil menjadi juara. Sebab, lebih dari sekadar mencari pemenang, Lomba Gerak Jalan Merah Putih menjadi momentum untuk membentuk karakter generasi muda.

“Ini tidak hanya lomba semata, tapi sejatinya ini adalah untuk menguatkan karakter kedisiplinan dan cinta tanah air kalian kepada Indonesia,” pungkasnya.

Dari titik pemberangkatan di Jalan Surodinawan, peserta kemudian menyusuri Jalan Tribuana Tungga Dewi, Jalan Brawijaya, dan melanjutkan perjalanan hingga finish di Alun-Alun Wiraraja.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Bupati Cup Atletik Jember Digelar, Ribuan Bakat Muda Dibidik Masuk Radar Prestasi

Ajang ini ditargetkan jadi langkah awal menemukan talenta baru sekaligus membangun ekosistem atletik Jember untuk menghadapi kompetisi yang lebih tinggi.

Cabuli Anak di Bawah Umur, Eks Pengurus Perbankin Surabaya Cuma Divonis Dua Tahun

Keluarga korban berharap upaya hukum selanjutnya dapat memberikan putusan yang setimpal dengan dampak yang dialami anaknya.

Cegah Mabuk Berkendara, Hiperhu Minta RHU di Surabaya Lengkapi Alat Tes Alkohol

Seharusnya Pemkot menerapkan seleksi ketat terkait lokasi dan pengawasan, bukan langsung melarang. 

Kandang Ternak di Krajan Probolinggo Terbakar, Dua Sapi Mati Terpanggang ‎

Akibat kebakaran tersebut, diperkirakan kerugian mencapai puluhan juta rupiah. Petugas saat ini masih melakukan penyelidikan penyebab kebakaran.

DPRD Surabaya Dorong Urban Farming di Kedurus Jadi Model Ketahanan Pangan Kampung

Pengelolaan sampah organik harus dipadukan dengan urban farming agar tercipta ekosistem yang berkelanjutan.

Diskotek Surabaya Mentok di Angka 13, Tapi Pajak RHU Ditarget Tembus Rp12,77 Miliar

Angka itu berasal dari 195 objek pajak yang aktif beroperasi di Surabaya.