Ngobrol Pintar di Cafe Historisma Bahas Peran CSR BUMN dalam Pemulihan Ekonomi
- Penulis : Ade Resty
- | Minggu, 09 Jan 2022 23:06 WIB
selalu.id - Komunitas Nggobrol pintar menggelar diskusi publik di Cafe Historisma Surabaya, Minggu (9/1/2022). Mengusung tema 'Peran CSR BUMN dalam Agenda Pemulihan Ekonomi Nasional' diskusi tersebut menghadirkan Komisaris Utama PTPN XI, Osmar Tanjung, Komisaris PT Angkasa Pura Property Ermawan Wibisono, mantan anggota DPR RI, Henky Kurniadi serta Ketua Karang Taruna Surabaya, Fuad Benardi.
"Kegiatan Ngobrol Pintar kali ini diselengarakan di cafe historisma di Jl Bratang Binangun no 17 Surabaya, diikuti 15 lembaga pendamping masyarakat dan juga ada 4 eks elemen pendukung Jokowi di Jawa Timur," kata Aven Januar, Koordinator Panitia kepada selalu.id.
Baca Juga: PGN Pasok Gas Bumi ke RS Kariadi Semarang, Efisiensi Operasional Naik 60%*
Dalam kesempatanya, Komisaris Utama PTPN XI menjelaskan terkait tujuan dan sasaran penyaluran CSR kepada masyarakat.
"Memahami konteks CSR BUMN harus dipahami bahwa secara umum BUMN lebih memprioritaskan agenda CSR pada program pemerintah daerah," jelasnya.

Kelompok Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), lanjut Osmar, diprioritaskan dengan evaluasi kegiatan ekonomi masyarakat secara menyeluruh yang dilakukan oleh PTPN XI.
"Temuan khas dari kondisi krisis ekonomi saat pandemi. UKM dan UMKM memiliki daya tahan yang kuat dalam menghadapi situasi krisis, maka dari itu PTPN XI akan mensupport kegiatan tersebut," jelas mantan Komisaris PTPN IV ini.
Pada kesempatan kedua, Ermawan Wibisono memaparkan secara jelas bahwa konsepsi dasar CSR dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BUMN adalah peningkatan kualitas hidup masyarakat secara umum.
Baca Juga: SIER Soroti Potensi Kawasan Industri Hijau dalam Forum Investasi Belanda–Indonesia
"BUMN sebagai persero akan fokus pada pola hubungan yang serasi, seimbang dan sesuai dengan lingkungan, nilai dan budaya masyarakat setempat," jelas Ermawan yang juga arek suroboyo lulusan ITS ini.
Pada kesempatan ketiga, Fuad Benardi mengatakan, gerakan pemuda yang sinergis dalam gerakan Karang Taruna sudah memiliki kemajuan yang jauh dalam pengembangan ekonomi masyarakat.
"Karang Taruna di Kota Surabaya sudah pada tahapan melakukan inisiasi pengembangan diri dan kualitas kepemudaan dalam menjawab tantangan dan inovasi jaman, ada beberapa inovasi kartar surabaya diantaranya adalah pengelolaan limbah minyak jelantah untuk menjadi sumber pendapatan ekonomi bagi pemuda surabaya" jelas putra sulung Mensos Risma ini.

Baca Juga: Surabaya Terbitkan SE Soal Popok dan Pembalut Ramah Lingkungan
Fuad menambahkan, keterkaitannya dengan CSR BUMN, bahwa kedepan kegiatan perekonomian pemuda karang taruna akan bersinergis dengan beberapa BUMN. Saat ini, Kartar Surabaya pada tahap peningkatan kualitas produk-produk UMKM yang dikelolanya.
Pada kesempatan terakhir, Henky Kurniadi mantan anggota DPR RI 2014 -2019 banyak menyoroti persoalan ekonomi pascapandemi. Khususnya mengenai fasilitasi pemerintah pusat. Menurutnya, BUMN dan pemerintah daerah untuk segera memberikan dukungan materiil pada sektor ekonomi masyarakat.
"Para pemilik usaha baik skala besar, maupun menengah masih menunggu keseriusan pemerintah dalam mensupport segala kegiatan ekonomi masyarakat. Jika ekonomi masyarakat bawah bergerak maka ekonomi diatasnya pun juga akan bergerak," pungkas Henky Kurniadi. (FBD/SL1)
Editor : Redaksi
