Rabu, 21 Okt 2026 22:25 WIB

Mantap! Realisasi Pendapatan APBD Jawa Timur 2021 Tertinggi se-Indonesia

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 05 Jan 2022 10:31 WIB
Grafis pendapata daerah
Grafis pendapata daerah

selalu.id - Meski masih berada di situasi pandemi Covid-19, realisasi pendapatan APBD Jawa Timur 2021 menempati peringkat pertama nasional yakni mencapai 103,97 persen. Dari target pendapatan sebesar Rp32,9 trilyun, sampai dengan 31 Desember 2021 telah terealisasi sebesar Rp34,2 trilyun.

Peringkat kedua ditempati Provinsi Gorontalo sebesar 102,28 persen. Sedangkan peringkat ketiga ditempati Provinsi Jawa Barat yakni sebesar 102,07 persen.

"Hal ini patut kita syukuri, karena ditengah pandemi Covid-19 yang belum juga berakhir kesadaran masyarakat untuk membayar pajak sangat baik," ungkap Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Rabu (5/1/2022).

Baca Juga: Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

Khofifah selanjutnya merinci realisasi pendapatan daerah Provinsi Jawa Timur yaitu :

(1) Pendapatan Asli Daerah (PAD), ditargetkan sebesar Rp17,1 trilyun terealisasi sebesar Rp18,9 trilyun atau 110,50%, terdiri dari :

A. Pajak Daerah ditargetkan sebesar Rp14,2 trilyun terealisasi sebesar Rp15.4 trilyun, atau 108,25�ngan rincian :

a. Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) ditargetkan sebesar Rp6,4 trilyun terealisasi sebesar Rp6,8  trilyun  atau 107,41%;

b. Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) ditargetkan sebesar Rp3,1 trilyun terealisasi sebesar Rp3,8 trilyun  atau 120,86%;

c. Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) ditargetkan sebesar Rp2 trilyun terealisasi sebesar Rp2,2 trilyun atau 108,99%;

d. Pajak Air Permukaan (PAP) ditargetkan sebesar Rp30 milyar terealisasi sebesar Rp38,4 milyar atau 128,03%;

Baca Juga: DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

e. Pajak Rokok (PR) ditargetkan sebesar Rp2,5 trilyun terealisasi sebesar Rp2,4 trilyun atau 94,20%.
 
B. Retribusi Daerah ditargetkan sebesar Rp110,3 milyar terealisasi sebesar Rp110,6 milyar  atau 100,33%;

C. Hasil Kekayaan Daerah Yang Dipisahkan ditargetkan sebesar Rp404,5 milyar terealisasi sebesar Rp408,6 milyar  atau 101,03%;

D. Lain-lain PAD Yang Sah ditargetkan sebesar Rp2,3 trilyun terealisasi sebesar Rp3 trilyun atau 126,45%

(2) Pendapatan Transfer ditargetkan sebesar Rp15,6 trilyun terealisasi sebesar Rp15,1 trilyun atau 97,12%

(3) Lain-lain Pendapatan Daerah Yang Sah ditargetkan sebesar Rp200,2 milyar terealisasi sebesar Rp151 milyar atau 75,45%.

Baca Juga: Polda Jatim dan Stakeholder Targetkan Jawa Timur Bebas ODOL pada 2027

Dari ketiga sumber pendapatan daerah tersebut, lanjut Khofifah, PAD Jawa Timur mampu memberikan kontribusi terbesar terhadap pendapatan daerah Pemerintah Provinsi Jawa Timur pada tahun anggaran 2021, yaitu sebesar 55,23%.

Sementara belanja daerah, kata dia, dalam Perubahan APBD tahun anggaran 2021 direncanakan sebesar Rp36,6 trilyun, terealisasi sebesar Rp33,7 trilyun atau 92,14% yang terdiri dari belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga serta belanja transfer.

"Saya berharap realisasi pendapatan daerah yang cukup strategis ini dapat dibarengi peningkatan belanja daerah yang bersifat produktif, sehingga diharapkan dapat meningkatkan daya beli masyarakat dan menggerakkan pertumbuhan ekonomi daerah diberbagai sektor" imbuhnya.

Khofifah optimistis dengan semakin melandainya kasus Covid-19 di Jawa Timur, ditambah tingkat vaksinasi yang terus meningkat maka pemulihan ekonomi di Jawa Timur dapat berjalan lebih cepat dan progresif. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Antisipasi Kekeringan, Pemkab Mojokerto Salurkan 84 Tangki Air Bersih ke Trawas dan Ngoro

Langkah Pemkab Mojokerto ini diharapkan dapat meringankan beban warga selama musim kemarau dan memastikan kebutuhan air bersih terpenuhi hingga musim hujan.

DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

Langkah ini didorong pengalaman pembahasan Peraturan Daerah (Perda) tentang Hunian Layak yang menuai protes setelah aturan tersebut disahkan.

Sindikat Pengoplos LPG Subsidi Digulung Polres Pasuruan, 8 Orang Diamankan

Nilai penjualan ditaksir mencapai Rp300 juta dengan proyeksi keuntungan pihak B-P hingga Rp1 miliar, yang kini masih terus didalami penyidik.

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

Banyak Kabel Semrawut di Surabaya, DPRD Minta Pemkot Tertibkan dan Tegas Pada Provider

Bukan hanya mengganggu pemandangan, kabel yang sudah tidak digunakan juga dinilai tak semestinya dibiarkan menggantung begitu saja, harus ditertibkan.

Aksi Motoran Santri Sidoarjo Kampanyekan Tertib Lalu Lintas Sambut HSN 2026

Tak sekadar konvoi, Motoran Santri membawa pesan “Motor Santun”, yakni ajakan berkendara secara aman, tertib, dan bertanggung jawab.