Selasa, 20 Okt 2026 18:41 WIB

Raker Pusat Studi UMSIDA: Buka Peluang Kolaborasi Global

  • Penulis : Tim Selalu
  • | Selasa, 20 Okt 2026 17:31 WIB
Rapat Kerja Pusat Studi Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. (dok.umsida)
Rapat Kerja Pusat Studi Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. (dok.umsida)

selalu.id - Rapat Kerja Pusat Studi Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) diselenggarakan pada Selasa (20/10/2026) di ruang rapat Rektorat Kampus 1 UMSIDA. Agenda ini bertujuan menyelaraskan program akademik tahun 2026/2027, memperkuat kerja sama lintas disiplin, serta membuka peluang kemitraan dan pendanaan internasional.

Sebanyak 12 pusat studi dan satu Lembaga Pusat Unggulan (PUI) terlibat dalam pertemuan ini untuk menyusun program yang fokus pada luaran dan dampak nyata bagi masyarakat.

Baca Juga: Pemuda Bawa Truk Tronton Tabrak Tiang PJU di Balongbendo Sidoarjo

Wakil Rektor I UMSIDA, Prof. Hana Catur Wahyuni, tekanan bahwa keberadaan pusat studi diharapkan mampu menjadi penggerak utama dalam mengintegrasikan keilmuan lintas disiplin.

“Saya berharap ke depan Pusat Studi di UMSIDA tidak hanya menjadi tempat berkumpulnya para peneliti, namun menjadi motor penggerak keunggulan universitas. Pusat Studi harus mampu mengintegrasikan keilmuan lintas disiplin, menghasilkan inovasi berbasis teknologi, menjunjung nilai-nilai Islam Berkemajuan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan, organisasi penelitian perlu diarahkan pada penciptaan solusi yang memberikan manfaat langsung.

“Dengan demikian, Pusat Studi dapat menjadi salah satu pilar strategi untuk mewujudkan UMSIDA menjadi perguruan tinggi yang adaptif, unggul, mandiri, dan berdampak,” tutupnya.

Baca Juga: Kapolresta Sidoarjo Berganti, Ini Pesan Khusus Bupati Subandi

Direktur DRPM UMSIDA, Prof. Sigit Hermawan, juga menggarisbawahi pentingnya perluasan jaringan kerja sama dengan pihak eksternal maupun lembaga internasional.

“Apalagi pusat kajian lebih banyak kegiatan di bidang pengabdian masyarakat, kiranya kolaborasi dan jejaring eksternal atau luar negeri sangat patut dipertimbangkan,” ujarnya.

Sebagai strategi penguatan jaringan internasional, pemaparan bertajuk Globalizing Networks: Optimizing Outcomes, Strengthening Recognition disampaikan oleh Hazim, dosen Psikologi UMSIDA yang sedang menempuh studi doktoral di Jerman. Pemaparan tersebut mengenalkan berbagai skema pendanaan global, seperti Erasmus+ CBHE, Driving Urban Transition (DUT), hibah Australia (Australia–Indonesia Institute dan DAP), serta Public Humanities Projects dari National Endowment for the Humanities (NEH), dengan batas pengajuan mulai Oktober hingga Desember 2026.

Baca Juga: Senangnya Petani Tambakrejo Sambut KDKMP Sidoarjo, Tebus Pupuk Kini Makin Mudah

Di sisi lain, Ketua Bidang Pusat Studi DRPM UMSIDA, Noor Fatimah Mediawati, menjelaskan bahwa program kerja tahun mendatang mencakup bidang strategi seperti UMKM, digitalisasi, pendidikan, kesehatan mental, hingga ketahanan pangan. Beberapa kegiatan konkret yang disiapkan antara lain pendampingan penggunaan mesin pengayak padi, diversifikasi hasil pangan, pendampingan NIB dan sertifikasi halal, pembentukan bank sampah mini, hingga pemeriksaan kesehatan masyarakat.

Melalui koordinasi terarah ini, pusat studi dan PUI di UMSIDA diharapkan dapat terus mengoptimalkan peluang kolaborasi dan pendanaan guna menghasilkan program berkelanjutan bagi masyarakat luas. (*)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Truk Boks Tabrak Trailer di Krembangan Surabaya, Begini Kondisi Korban

Saat ini, Unit Gakkum Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya masih melakukan penyelidikan untuk mencari penyebab kecelakaan tersebut.

Polda Jatim Gelar Donor Darah Sambut HUT ke-75 Humas Polri, 100 Kantong Terkumpul

Aksi kemanusiaan yang mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat, Menjaga Reputasi Polri” ini diikuti personel Polri, insan pers, hingga masyarakat umum.

Pemkot Surabaya Perketat Penjualan Minol, Pembeli Wajib Tunjukkan Identitas

Jam operasional distributor dan subdistributor dibatasi hingga pukul 22.00 WIB.

Finalis Cak Surabaya Ditangkap Polisi, Wali Kota Eri: Gelar Akan Kita Cabut

Menurut Eri, pemegang gelar Cak dan Ning Surabaya memiliki tanggung jawab membawa nama Kota Surabaya.

Bareskrim Telusuri Aset 500 Miliar Kasus PT Dana Syariah, Tiga Berkas P21

Penyidikan juga menyasar pertanggungjawaban pidana korporasi.

Ritual Malam Anggoro Kasih di Sendang Agung, Warga Sidoarjo Jaga Nilai Luhur Budaya Jawa

Hari dan pasaran itu diyakini memiliki makna spiritual khusus.