Rabu, 21 Okt 2026 23:15 WIB

Antisipasi Kekeringan, Pemkab Mojokerto Salurkan 84 Tangki Air Bersih ke Trawas dan Ngoro

Pemkab Mojokerto saat menyalurkan air bersih kepada warga. (Dok. Humas Pemkab Mojokerto).
Pemkab Mojokerto saat menyalurkan air bersih kepada warga. (Dok. Humas Pemkab Mojokerto).

selalu.id - Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra turun langsung menyalurkan bantuan air bersih di tengah musim kemarau. Bantuan secara simbolis diserahkan di Kantor Pemerintahan Desa Duyung, Kecamatan Trawas, Rabu (21/10/2026).

Bupati yang akrab disapa Gus Barra itu menyebut bantuan ini inisiatif Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD Kabupaten Mojokerto untuk membantu warga yang terdampak kekeringan.

Baca Juga: 21 Anggota Geng Motor Pengeroyok Pengunjung Angkringan di Mojokerto Diringkus

"Bantuan yang diberikan adalah 84 tangki air (bersih) untuk masyarakat Desa Duyung, semoga ini bermanfaat," ujarnya.

Tak hanya Desa Duyung, Gus Barra memastikan bantuan serupa juga akan didistribusikan ke dua desa lain yang rawan krisis air.

Baca Juga: Doa Kebangsaan di Mojokerto, Ning Ita dan Kapolres Kompak Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran

"Bantuan air bersih di musim kemarau ini untuk tiga desa, antara lain desa Duyung ini, desa Kunjorowesi, dan desa Manduro (Manduro Manggunggajah)," bebernya.

Dua desa tersebut berada di Kecamatan Ngoro. Selain air bersih, Bupati juga menyerahkan bantuan permakanan kepada warga Desa Duyung.

Baca Juga: Guru SMK Hamil 8 Bulan Tewas Usai Tabrak Minibus di Mojokerto, Ini Namanya

Penyaluran simbolis ini dihadiri jajaran dan perwakilan Forkopimca Trawas, para relawan sosial Kabupaten Mojokerto, serta Kepala Desa dan perangkat Pemerintahan Desa Duyung.

Langkah sigap Pemkab Mojokerto ini diharapkan dapat meringankan beban warga selama musim kemarau dan memastikan kebutuhan air bersih terpenuhi hingga musim hujan tiba.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

Irjen Dekananto memastikan Polisi Jogo Sekolah tidak akan berhenti sebagai kegiatan seremonial belaka, melainkan memberi manfaat nyata bagi pendidikan di Jatim.

DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

Langkah ini didorong pengalaman pembahasan Peraturan Daerah (Perda) tentang Hunian Layak yang menuai protes setelah aturan tersebut disahkan.

Sindikat Pengoplos LPG Subsidi Digulung Polres Pasuruan, 8 Orang Diamankan

Nilai penjualan ditaksir mencapai Rp300 juta dengan proyeksi keuntungan pihak B-P hingga Rp1 miliar, yang kini masih terus didalami penyidik.

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Praktik tersebut dinilai sangat merugikan dan menghambat masa depan siswa untuk melanjutkan studi maupun melangkah ke dunia kerja.

Polda Jatim dan Stakeholder Targetkan Jawa Timur Bebas ODOL pada 2027

Polda Jatim juga menyoroti bahwa simpul utama praktik ODOL berakar pada komitmen bisnis antara pemilik barang (shipper) dan pengusaha angkutan (transporter).