Selasa, 21 Jul 2026 19:00 WIB

Dua Pemuda di Surabaya Tertangkap Aksi Vandalisme, Begini Hukumannya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 24 Nov 2024 14:59 WIB
Pemuda yang menjalani saknsi karena melakukan vandalisme
Pemuda yang menjalani saknsi karena melakukan vandalisme

selalu.id - Dua pemuda tertangkap basah melakukan vandalisme di sekitar viaduk Monumen Kapal Selam (Monkasel) pada Sabtu dini hari (23/11/2024).

Dua pemuda itu, langsung diamankan oleh Tim Pasopati Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya. Sebagai hukuman, mereka diwajibkan mengecat ulang tembok yang mereka coret.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Mudita Dhira, Komandan Batalyon Satpol PP Surabaya menjelaskan bahwa sanksi sosial ini diberikan untuk memberikan efek jera dan mengedukasi masyarakat.

"Kami memberikan kuas dan cat putih untuk mereka melakukan pengecatan ulang. Petugas kami juga mendampingi proses tersebut," ujar Mudita.

Lokasi pengecatan ulang dipilih di sekitar Jalan Kasuari, kawasan Kota Lama dekat Penjara Kalisosok, yang sering menjadi sasaran vandalisme.

Baca Juga: Tenyata Ini Penyebab Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel

Selain itu, para pelaku juga diwajibkan mengenakan papan dada bertuliskan “Saya Arek Surabaya Siap Menjaga Kerapian Kota Surabaya”.

Menurut Mudita, patroli untuk mengawasi aksi vandalisme menjadi salah satu tugas rutin Satpol PP dalam menjaga ketertiban Kota Surabaya. Hal ini sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Kota Surabaya Nomor 2 Tahun 2014, yang melarang aksi mencoret, menulis, atau menempel iklan di fasilitas umum.

"Harapan kami, pemberian sanksi ini bisa menimbulkan efek jera dan menjadi pengingat bagi masyarakat lain untuk turut menjaga keindahan dan kebersihan kota," kata Mudita.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

Ia juga mengajak warga Surabaya untuk bersama-sama menjaga kebersihan kota, dengan tidak merusak fasilitas umum.

Surabaya, sebagai rumah bersama, membutuhkan kontribusi dari seluruh warganya untuk menjaga keindahan dan kenyamanan.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Gus Fawait juga umumkan pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren sebagai wadah resmi mempererat koordinasi antara Pemkab Jember dengan seluruh ponpes.

Gebrakan Menko AHY di Benoa: Relokasi Kapal Perikanan demi Terwujudnya Marina District

Nantinya, Marina District akan mampu menampung hingga 180 unit yacht dengan ukuran maksimal panjang 90 meter. 

Nenek di Mojokerto jadi Korban Perampasan, Kalung Emas 7 Gram Raib

Saat beraksi, pelaku berpura-pura memberi makanan kepada korban, kemudian langsung merampas kalung emas yang dipakai korban. 

Puluhan Motor dan Truk Terjaring Razia di Mojokerto, Banyak yang Belum Bayar Pajak

Razia ini digelar karena jumlah warga yang membayar pajak kendaraan bermotor dan memperpanjang uji berkala kendaraan atau KIR mengalami penurunan.

Pemkab Sidoarjo Dorong Perbaikan Sekolah Terpencil dan Usulan Tunjangan Khusus Guru Pesisir

Pemkab Sidoarjo menilai seluruh anak berhak memperoleh fasilitas pendidikan yang aman dan nyaman tanpa membedakan lokasi tempat tinggal mereka.

MTQ ke-32 Kabupaten Sidoarjo Resmi Ditutup, Berikut Daftar Juaranya

Fenny mengatakan lomba ini sejalan dengan upaya mencetak generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang baik.