Jumat, 24 Jul 2026 13:47 WIB

HUT ke-64 ITS, Eri Cahyadi Kirim Bibit Tanaman yang Penuh Makna

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 11 Nov 2024 18:23 WIB
Bibit tanaman pemberian Eri Cahyadi untuk ITS
Bibit tanaman pemberian Eri Cahyadi untuk ITS

selalu.id - Eri Cahyadi mengirim karangan bunga spesial untuk Dies Natalis Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) ke-64, Senin (11/11/2024).

Karangan bunga berupa bibit tanaman yang diletakkan di sisi kanan sebelum pintu masuk utama Graha ITS menyampaikan pesan mendalam terkait kepedulian lingkungan serta rencananya untuk menciptakan ruang hijau baru di tengah kota.

"Bibit tanaman ini adalah untuk menciptakan penghijauan di Kota Surabaya. Karena saya lagi mencari, ada tidak tanahnya Pemkot Surabaya di tengah kota, yang ditempatnya macet, itu saya ingin buat hutan kota," kata Eri.

Calon tunggal Wali Kota Surabaya nomor urut satu menekankan bahwa hutan kota yang ingin ia bangun bukanlah sekadar taman. Tetapi benar-benar ruang hijau yang mampu menyerap karbondioksida dan menurunkan emisi di area perkotaan yang padat.

"Karena hutan kota itu bisa menurunkan emisi, menyerap karbondioksida. Nah, ini yang kita butuhkan hari ini," tutur dia.

Wali Kota Surabaya yang juga tengah cuti tersebut menjelaskan, ide hutan kota ini muncul dari kebutuhan Kota Pahlawan akan ruang hijau yang luas di tengah kota. Terutama di wilayah-wilayah yang padat dan rawan kemacetan.

“Hutan kota itu harus minimal 10 hektar, dan harus berada di tengah kota. Karena kalau di daerah pinggiran atau di kawasan mangrove itu sudah biasa,” imbuhnya.

Eri menyoroti pentingnya keberadaan hutan kota untuk menghadapi tantangan emisi dan polusi udara yang semakin tinggi seiring perkembangan kota besar seperti Surabaya.

"Karena kota besar seperti Surabaya, mau tidak mau banyak yang datang ke Kota Surabaya. Apakah dari kota-kota penunjang seperti Gresik, Sidoarjo, Lamongan, Mojokerto, akan semakin banyak masuk ke Kota Surabaya," sebutnya.

Maka dari itu, Eri menyebut, dengan jumlah penduduk dan mobilitas warga dari daerah penyangga yang terus meningkat, Surabaya harus siap menjadi kota yang ramah lingkungan dengan sistem penyerapan emisi yang memadai.

"Maka dengan bibit-bibit inilah yang menjadi dasar ayo kita menanam pohon untuk Kota Surabaya, kita cintai lingkungan kita. Karena tadi seperti yang disampaikan, pengaruh iklim itu sangat berbahaya untuk Kota Surabaya," tutup Eri.

Baca Juga: Dalih Wali Kota Surabaya Eri soal Konten Sidaknya Disamakan dengan Armuji

Editor : Ading
Berita Terbaru

FKPPH Jatim Tebar Semangat Kepedulian Lingkungan Lewat Aksi Tanam Mangrove

Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian peringatan Anniversary FKPPH Ke-39 yang mengusung tema "39 Tahun Mengabdi, Berkarya Sepenuh Hati".

Atasi Kendala Transportasi Warga Miskin, Pemkab Jember Luncurkan Layanan Kesehatan Home Care

Selain pelayanan medis, Pemkab Jember juga akan memberikan bantuan sembako secara berkala kepada keluarga kurang mampu sebagai bentuk dukungan.

Kejari Jember Tetapkan Tiga Tersangka dalam Dugaan Korupsi Bank Jatim Rp2,9 Miliar

Penetapan tersangka dilakukan setelah tim penyidik mengumpulkan alat bukti yang cukup melalui serangkaian proses penyelidikan dan penyidikan.

Tas Kresek Berisi Rp200 Juta dan Nama "Pak Wali" dalam Sidang Korupsi Proyek di Madiun

Saat ini, majelis hakim masih mendalami keterkaitan isi percakapan itu dengan dugaan aliran dana yang menjadi pokok perkara.

Miris, Ayah di Surabaya Pilih Berjudi untuk Beli Susu Anak

Kasus ini menggambarkan persoalan ekonomi yang dihadapi terdakwa. Namun, alasan tersebut tidak menghapus fakta bahwa perbuatannya tetap melanggar hukum.

Momen Haru Warga Mojokerto Sambut Bantuan Air Bersih dari Pemerintah

Kalaksa BPBD Mojokerto Rinaldi Rizal Sabirin mengatakan dropping air bersih untuk desa terdampak kekeringan diperkirakan berlangsung hingga 5 September 2026.