Jumat, 05 Jun 2026 02:44 WIB

18 Penghargaan, PGN Capai Lebih Dari 500 Juta Jam Kerja Aman

Direktur Komersial Ratih Esti Prihatini PGN menerima penyerahaan tropy Penghargaan Patra Karya Raksa Tama yang diserahkan langsung oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadilia.
Direktur Komersial Ratih Esti Prihatini PGN menerima penyerahaan tropy Penghargaan Patra Karya Raksa Tama yang diserahkan langsung oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadilia.

selalu.id – Dalam rangka Penganugerahan Penghargaan Keselamatan Migas Tahun 2024, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sebagai Subholding Gas Pertamina berhasil meraih 18 Penghargaan Keselamatan Migas 2024. Hal ini menunjukkan bahwa PGN berupaya merealisasikan komitmennya dalam mengutamakan keselamatan kerja serta menjaga jam kerja aman  secara maksimal dari tahun ke tahun yang dibuktikan dengan tercapainya lebih dari 500 juta Jam Kerja Aman (JKA) per April 2024.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) memberikan penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi pada Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dan Badan Usaha (BU) Minyak dan Gas Bumi atas kesuksesan dan pencapaiannya dalam menerapkan JKA serta terus berkomitmen dalam merealisasikan sistem manajemen keselamatan kerja.

Penghargaan tersebut diserahkan secara langsung oleh Menteri ESDM Republik Indonesia, Bahlil Lahadalia kepada para pemenang, didampingi oleh Plt. Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM Dadan Kusdiana dan pejabat Eselon I dan II di lingkungan Kementerian ESDM lainnya.

Acara Penganugerahan Penghargaan Keselamatan Migas 2024 dilaksanakan secara luring bertempatan di Hotel JS Luwansa Jakarta pada Senin (7/10/24) yang turut dihadiri oleh berbagai pihak baik dari Kementerian ESDM, Pertamina Group, dan perusahaan lain yang beroperasi di bidang Migas. Dalam penganugerahan ini terdapat tiga penghargaan meliputi, Patra Nirbhaya Karya bagi perusahaan dengan jam kerja aman, Patra Karya Raksa untuk perusahaan yang dapat melakukan pembinaan keselamatan kerja secara optimal, serta Patra Prakarsa bagi perseorangan atau kelompok orang yang sukses mengupayakan peningkatan keselamatan kerja secara baik.

“Kami tentu bersyukur dan berterima kasih atas 18 penghargaan yang berhasil dicapai atas dedikasi dan kerjasama dari PGN Group. Ini menjadi bukti atas komitmen, kolaborasi, dan sinergitas PGN Group selaku Subholding Gas Pertamina untuk terus menjaga keamanan tanpa kehilangan jam kerja akibat kecelakaan, selalu memprioritaskan keselamatan dalam bekerja, serta mengoptimalkan upaya pembinaan keselamatan kerja secara komprehensif. Apresiasi yang luar biasa bagi PGN karena telah sukses mencapai lebih dari 500 juta JKA per April 2024 ini” ungkap Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN, Harry Budi Sidharta.

Sejumlah penghargaan yang diraih oleh PGN group mencakup:

Pada penghargaan kategori Patra Karya Raksa, Patra Karya Raksa Tama diraih oleh PT Perusahaan Gas Negara Tbk Sales and Operation (SOR) II yang akan diwakili oleh Direktur Komersial, Ratih Esti Prihatini, PT Pertamina Gas Technical Management, PT Transportasi Gas Indonesia, dan PT Kalimantan Jawa Gas.

Selanjutnya untuk penghargaan kategori Patra Nirbhaya Karya, Patra Nirbhaya Karya Utama Adinugraha I diraih oleh Operation and Maintanance Management (OMM) PGN karena keberhasilannya mencapai lebih dari 21 juta Jam Kerja Aman (JKA) pada periode 1 Juni 2008 s/d 31 Agustus 2024. SOR II PGN berhasil mendapatkan dua penghargaan yakni, Penghargaan Patra Nirbhaya Karya Utama Adinugraha III serta Penghargaan Patra Karya Raksa karena keberhasilannya dalam mencapai lebih dari 48 juta JKA pada periode 8 Maret 2009 s/d 31 Agustus 2024 serta melakukan pembinaan keselamatan kerja secara maksimal.
Penghargaan Patra Nirbhaya Karya Utama pun diraih oleh SOR III PGN karena berhasil mencapai lebih dari 27 juta JKA pada periode 21 Januari 2005 s/d 31 Agustus 2024.

Tidak hanya itu, ⁠PT Pertamina Gas Techincal Management, PT Kalimantan Jawa Gas, serta PT Transportasi Gas Indonesia juga berhasil merenggut penghargaan Patra Nirbhaya Karya Utama Adinugraha. Patra Nirbhaya Karya Utama pun turut diraih oleh Saka Indonesia Pangkah Ltd., PT Perta Arun Gasdan ⁠PT Perta Daya Gas. Penghargaan Patra Nirbhaya Karya Pratama makbul dicapai oleh PT Perta Samtan Gas dan PT LNG Indonesia. Selain itu, Saka Energi Muriah Ltd. Dan PT Nusantara Regas juga sukses membawa pulang Penghargaan Patra Nirbhaya Karya Madya.

Direktur Komersial PGN, Ratih Esti Prihatini menyampaikan bahwa area operasi PGN juga berkontribusi dalam menunjukkan komitmennya dalam menerapkan jam kerja aman serta terus mengutamakan keselamatan bekerja secara masif hingga meraih beberapa penghargaan.

“Penghargaan ini tidak lepas dari masing-masing peran operasional di lapangan baik dari SOR I, SOR II, SOR III, dan OMM yang berhasil mencapai lebih dari 101 juta JKA dan nihil jumlah kecelakaan kerja. Ini menjadi dasar dan motivasi tidak hanya bagi PGN Pusat melainkan juga area operasi PGN untuk terus bekerja sama, meningkatkan inisiasi, dan mendorong sinergitas dalam mengupayakan terciptanya jam kerja aman serta terus mendemonstrasikan keselamatan kerja secara maksimal. Harapannya setiap tahun JKA area operasi akan terus meningkat serta jumlah kecelakaan kerja dapat terus dioptimalkan hingga mencapai nihil” papar Ratih.

Terakhir, Penghargaan Patra Karya Raksa dengan kategori Patra Karya Raksa Tama juga diperoleh oleh PT Pertamina Gas Techincal Management dan PT Transportasi Gas Indonesia. PT Kalimantan Jawa Gas pun sukses meraih Penganugerahan Patra Karya Raksa Madya. Apresiasi perseorangan atas dedikasinya dalam upaya peningkatan keselamatan kerja turut diberikan oleh Kementerian ESDM salah satunya Indra P. Sembiring selaku Direktur Teknik& Operasi PT Pertamina Gas melalui penghargaan Patra Prakarsa.

Baca Juga: PGN Pastikan Keamanan Jaringan Gas Bumi dengan Layanan Tanggap Darurat 24 Jam

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.