Rabu, 04 Feb 2026 22:11 WIB

Pelindo IDEA 2024, Dorong Inovasi Efisiensi Operasional

selalu.id - PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) kembali menggelar ajang Pelindo IDEA 2024 SPTP, kompetisi bergengsi yang memasuki tahun ke-3 ini menjadi wadah bagi para pegawai SPTP dalam menciptakan solusi kreatif dan inovatif serta dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan operasional di pelabuhan.

Dalam kegiatan Pelindo IDEA 2024 ini, para inovator akan mempresentasikan ide mereka. Nantinya, juara dari kegiatan ini akan mewakili SPTP untuk mempresentasikan inovasi mereka pada level selanjutnya di Pelindo Head Office.

Ketua Komite Inovasi SPTP, Umi Syarifah Ambarwati, menjelaskan bahwa tahun ini terdapat 66 tim dari seluruh cabang terminal dan anak perusahaan yang ikut dalam kompetisi tahunan ini. Tujuh tim terbaik yang telah diseleksi melalui beberapa tahapan hari ini akan melakukan presentasi di hadapan direksi SPTP selaku dewan juri. Pada tahun 2023 kemarin, SPTP berhasil menjadi juara 2 dan harapan 1 pada kompetisi Pelindo IDEA di Jakarta.

"Kami berharap agar seluruh pegawai tetap antusias untuk menciptakan inovasi. Karena ini merupakan peluang bagi peserta untuk berkolaborasi serta menunjukkan kepeduliannya terhadap kemajuan perusahaan agar dapat berjalan beriringan dengan kemajuan zaman," harapnya.

Sementara, Direktur Utama SPTP, M. Adji juga menyampaikan bahwa perusahaan yang adaptif ditandai dengan adanya inovasi dari dalam perusahaan. Kompetisi ini menjadi momentum penting bagi SPTP karena melalui ide-ide yang dihasilkan diharapkan akan memberikan dampak besar serta mampu menekan efisiensi.

"Kami melihat ide-ide yang dipresentasikan hari ini memiliki tema yang cukup sederhana namun dampaknya besar. Kami harap inovasi ini dapat dengan mudah diaplikasikan di lapangan dan jika ini terwujud, kami dari jajaran direksi akan mendorongnya bersama-sama," imbuhnya.

Sementara itu, Pierre Rochel Tumbol (Terminal Teluk Lamong) bersama dua rekan timnya, Rustan Abd. Rahman (TPK Bitung) dan Alvin Timothius (ILCS), berhasil menciptakan inovasi bernama Infinity. Aplikasi tersebut memiliki platform terintegrasi yang mampu melayani pertukaran data secara terpusat dan dapat berinteraksi langsung dengan pengguna jasa (Shipping Line).

"Fitur integrated platform meningkatkan efektivitas proses flow of document yang telah berjalan saat ini melalui simplifikasi dan digitalisasi proses bisnis. Pertukaran data secara digital menghasilkan data yang lebih akurat sehingga proses komunikasi dan pertukaran informasi dapat dilakukan melalui single platform secara digital," tandas Pierre.

Dengan begitu, Infinity berhasil mengamankan gelar juara pertama, disusul oleh M-Force di posisi kedua, dan SIP-K3 di posisi ketiga. Selain itu, Infinity juga meraih predikat juara favorit melalui sistem voting di aplikasi Portaverse. Ketiga juara ini nantinya akan berkompetisi dalam ajang inovasi di Pelindo Head Office, Jakarta.

Baca Juga: Arus Peti Kemas Tembus 13,34 Juta TEUs, Tumbuh 6,87 Persen

Editor : Ading
Berita Terbaru

Bantahan Tim Hukum Terlapor dalam Dugaan Penyalahgunaan Dana Gereja GBI TOC Surabaya

Kasus ini sendiri telah masuk ke ranah kepolisian, setelah Ir Peter Putero, melaporkan Pendeta Samuel ke Polda Jatim.

Daftar Makanan yang Wajib Dihindari saat Musim Hujan, Berikut Risikonya

Masyarakat disarankan untuk tidak sembarangan dalam hal memilih makanan yang akan dikonsumsi saat musim hujan.

Kejati Jatim Tahan Direktur PT BJS dalam Kasus Korupsi Dana Pendidikan

Perbuatan tersangka bersama-sama dengan tersangka lain mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp157 miliar.

OTT KPK Hari Ini: Satu di Banjarmasin, Satunya Bea Cukai Jakarta

Dari kedua kasus tersebut, KPK belum merincikan siapa saja pihak yang diamankan dan detail konstruksi perkara. 

Kantor Bea Cukai Pusat Digeledah KPK, Rangkaian OTT?

Budi menegaskan Bea Cukai berkomitmen untuk bersikap kooperatif dan menghormati proses yang berlangsung.

626 Petugas Haji Surabaya Siap Layani 42 Ribu Jemaah di Jatim

Diklat yang digelar selama 10 hari penuh ini merupakan perubahan signifikan dari pembekalan sebelumnya yang hanya berupa bimbingan teknis (bimtek).