Senin, 02 Feb 2026 04:25 WIB

Target Realisasi Investasi Pemprov Jatim, Rp77,1 Triliun Harus Dicapai di 2024

Rapat kerja Pemprov Jatim
Rapat kerja Pemprov Jatim

selalu.id - Untuk mencapai target realisasi investasi Provinsi Jawa Timur tahun 2024 sebesar 148,84 trilyun yang telah dicanangkan, DPMPTSP PRovinsi Jawa Timur mengadakan Rapat Strategi Pencapaian Target Realisasi Investasi dengan mengundang 37 DPMPTSP Kabupaten/Kota di Jawa Ti

Kepala DPMPTSP Provinsi Jawa Timur, Dyah Wahyu Ermawati mengungkapkan, rasa terimakasihnya atas kerja sama dan dukungan dari Kementerian Investasi/BKPM dan seluruh DPMPTSP Kabupaten/Kota di Jawa Timur yang telah bersinergi dalam upaya pencapaian realisasi investasi yang telah ditargetkan.

Diharapakan dengan adanya dukungan dari berbagai elemen tersebut, target capaian realisasi investasi semakin solid dan meningkat dikarenakan masih ada sisa Rp 77,1 triliun yang harus dicapai di akhir tahun 2024.

Senada, Yos Harmen selaku narasumber dan Direktur Wilayah IV Kementerian Investasi / BKPM juga menyampaikan, bahwa Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) merencanakan target invetasi pada pemerintahan baru di 2025 senilai Rp 1.900 triliun. 

Target investasi swasta tersebut berasal dari Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN). Yos Hermen menjelaskan untuk mencapai target ini, peran penciptaan iklim investasi menjadi sangat penting terutama sinkronisasi dan harmonisasi kebijakan pusat daerah dan antar K/L, penyelesaian hambatan pada aspek hukum peraturan prosedural perizinan, serta peningkatan efektivitas pemberian insentif. 

"Perlu kerja sangat keras dan sinergi antara pusat dan daerah untuk manecapai target realisasi investasi yang dirtargetkan tersebut ditengah kondisi pertumbuhan ekonomi dunia yang trennya  saat ini menurun," tambahnya.

Keseluruhan peserta yang hadir berupaya untuk menyampaikan permasalahan yang dihadapi di lapangan kepada pihak Kementerian Investasi/BKPM denga harapan permasalahan yang dihadapi dapat selesai. Berbagai kendala seperti permasalahan sistem OSS, masa pelaporan LKPM yang terbatas dan keterbatasn lain di lapangan berupaya disampaikan oleh peserta kepada pihak Kementerian Investastasi/BKPM.

Salah seorang peserta, Zakaria, menyampaikan bahwa dirinya merasa sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini. "Kami ingin mencapai target investasi di daerah dan melalui kegiatan rapat ini akan menjadi upaya konsolidasi. Kegiatan semacam ini harus sering dilaksanakan agar kami di daerah tidak merasa sendirian dan selalu ada dukungan dari Pemerintah Provinsi dan Pusat," pungkasnya.

Baca Juga: Pemprov Jatim Kirim 103 Ton Bantuan ke Sumatra Melalui Kapal Kemanusiaan

Editor : Ading
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.