Kamis, 03 Sep 2026 16:43 WIB

Bupati Mojokerto Sebut Investasi Triwulan Pertama Capai Rp1,06 Triliun

Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra.
Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra.

selalu.id - Bupati Mojokerto Muhammad Albarra, menyatakan kesiapan Kabupaten Mojokerto untuk menjadi daerah yang aman dan nyaman sebagai tempat usaha dan investasi. Pernyataan tersebut didukung dengan beberapa capaian positif yang telah berhasil didapat oleh Pemerintah Kabupaten Mojokerto di masa kepemimpinannya.

Salah satu yang terbaru adalah realisasi investasi Kabupaten Mojokerto, yang telah mencapai nominal sebesar 1,06 triliun rupiah pada triwulan pertama tahun 2026 kini. Menurut Gus Bupati, sapaan Bupati Albarra, capaian ini menjadi salah satu indikator bahwa pertumbuhan investasi di Kabupaten Mojokerto terus bergerak ke arah positif dan berkelanjutan. 
 
"Di tahun 2026, berarti mulai Januari sampai bulan ini (Mei), investasi yang masuk di Kabupaten Mojokerto ada 1,06 triliun rupiah," ujarnya.
 
Selain realisasi investasi, capaian lain yang juga dijelaskan oleh Bupati Albarra adalah pertumbuhan ekonomi Kabupaten Mojokerto yang pada tahun 2025 mencapai persentase sebesar 5,56%. 

Baca Juga: Pemkab Mojokerto Kucurkan Rp3,2 Miliar untuk Kelompok Tani, Ajak Milenial Tak Gengsi jadi Petani

Tak berhenti di sana, capaian atau raihan yang lain juga turut disebut, seperti penerbitan 8.300 Nomor Induk Berusaha dan 1.094 izin lintas sektor pada taun yang sama, serta Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Mojokerto yang tercatat sebesar 77,46% kini.

Gus Barra mengaku bahwa capaian prestasi yang telah diraih tak akan berdampak signifikan pada ranah bisnis dan investasi jika tidak disertai dengan fasilitas pelayanan publik yang mumpuni. 

Baca Juga: Selebgram Ratu Felisha Diperiksa Polda Jatim Terkait Promosi Arisan Bodong Joiss

Oleh karena itu dengan menggandeng para jajaran OPD Kabupaten Mojokerto, Gus Bupati memgaku akan berkomitmen dalam hal admistratif yang berkesan ringkas namun tetap sesuai dengan peraturan yang berlaku. 

"Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus berupaya menghadirkan pelayanan publik yang adaptif, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan dunia usaha sebagai upaya perbaikan pelayanan perizinan dan kemudahan berusaha," jelas Gus Bupati melalui sambutannya pada acara Bupati Mojokerto Golf Tournament 2026, Finna Golf Prigen.

Baca Juga: Menikmati Jajanan Jadul di Kampung Kuliner, Wawali Mojokerto: Kita Bakal Perkuat Karakter

Masih pada giat Sabtu (23/5) malam itu, Bupati Albarraa menegaskan bahwa kedepannya, Kabupaten Mojokerto akan lebih dari sekadar mampu untuk menjadi salah satu destinasi bisnis dan investasi.

"Kabupaten Mojokerto bukan hanya memiliki sejarah budaya besar sebagai pusat peradaban Majapahit, tetapi juga memiliki masa depan ekonomi dan investasi yang menjanjikan," pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Resmi Dikelola Pemkab Pasuruan, Rest Area dan Tengger Cultural Center Tosari Siap Dihidupkan

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menegaskan komitmennya untuk segera mengaktifkan fasilitas penunjang wisata tersebut.

Gandeng PMI Surabaya, PT PAL Indonesia Kirim Donasi Kemanusiaan Rp83,1 Juta ke Korban Gempa NTT

Berdasarkan komunikasi dan assessment sementara tim lapangan di NTT, bantuan akan difokuskan untuk pemenuhan fasilitas dasar masyarakat terdampak.

Bahlil Mini Soccer Zona Madiun Raya Resmi Bergulir, Dibuka Laga Golkar Vs PKB

Ketua Pelaksana Bahlil Mini Soccer 2026 Arif Fathoni mengatakan, antusiasme sekolah dan pelajar untuk mengikuti kompetisi tersebut cukup tinggi.

Ketika Korban Penganiayaan di Surabaya Diintimidasi dan Ditawari Uang Damai Rp150 Juta

Majelis hakim dijadwalkan bakal memeriksa rekaman kamera pengawas atau CCTV pada persidangan pekan depan guna mencocokkan fakta lapangan.

Dua Atlet Balap Sepeda SEA Games jadi Korban Pelecehan Seksual di Pacet Mojokerto

Keduanya menjadi korban aksi tidak senonoh atau pelecehan seksual di kawasan Jurang Gongso, Desa Kesimantengah, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Bupati Subandi Wanti-wanti Petugas Puskesmas Sidoarjo: Birokrat Sifatnya Melayani, Gak Boleh Emosi!

Bukan sekadar urusan medis, sikap para petugas hingga kelayakan fasilitas di Puskesmas dinilai sangat menentukan kualitas pengalaman berobat warga.