Rabu, 04 Feb 2026 04:26 WIB

DPRD Jatim Ragu APBD Jatim 2025 Bisa Diketok Sesuai Target

Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur, Musyafak Rouf
Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur, Musyafak Rouf

selalu.id - Terkait target pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 yang direncanakan pada 10 November mendatang, Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur, Musyafak Rouf ragu jika APBD Jatim 2025 bisa diketok sesuai target.

Menurut Ketua DPRD Jatim yang baru saja disahkan pada Senin (30/9/2024) ini, ada banyak faktor yang masih menjadi kendala. Diantaranya mulai dari belum rampungnya pembahasan, sampai belum lengkapnya pimpinan definitif yang ada dijajaran kursi kepemimpinam DPRD Jatim.

"Kalau semua sudah siap, kita akan upayakan APBD 2025 bisa disahkan sesuai target. Tapi kalau masih ada yang perlu dilengkapi, kita tidak bisa memaksakan," kata Musyafak Rouf kepada selalu.id saat dikonfirmasi, Selasa (1/10/2024).

Kendati demikian, pria yang akrab dipanggil dengan sebutan Rouf ini juga menjelaskan bahwa pembahasan APBD membutuhkan waktu dan ketelitian. Terlebih jika ada isu-isu krusial yang masih harus diteliti lebih dalam.

"Kita harus lihat dulu apakah masih ada yang butuh pendalaman. Jadi, tidak menjamin APBD bisa disahkan tepat 10 November," paparnya.

Meski begitu, keraguan ini tak lepas dari belum lengkapnya pimpinan DPRD yang definitif. Saat ini, lanjut ia menerangkan, dua posisi pimpinan masih kosong, dan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) juga belum terbentuk. Kondisi ini dipandang Musyafak sebagai hambatan dalam proses pembahasan APBD 2025.

"Pimpinan belum lengkap, belum definitif, tentu ini menghambat kerja dewan. Semua harus berjalan lancar dulu supaya prosesnya bisa optimal," tegasnya.

Politisi PKB ini juga berharap APBD 2025 dapat disahkan sebelum akhir tahun, tepatnya pada 31 Desember 2024, sesuai dengan batas waktu yang ditetapkan. Sementara, ia menilai bahwa target 10 November mendatang dirasa terlalu mepet mengingat banyak hal yang masih perlu diselesaikan di internal DPRD sendiri.

Sebelumnya, Anik Maslachah, saat menjabat sebaai Ktua Sementara DPRD Jatim juga sempat menyatakan keyakinannya bahwa APBD 2025 dapat diketok pada 10 November 2024. Anik pun juga menegaskan bahwa ini bukanlah soal momentum sejarah, tetapi semakin cepat disahkan, akan semakin baik.

APBD ini menjadi pedoman bagi penganggaran di tingkat kabupaten dan kota. Dengan situasi yang ada, publik pun perlu bersabar menunggu hingga DPRD Jatim dapat bekerja secara penuh dan efektif. Semua pihak berharap agar APBD 2025 bisa disahkan tepat waktu untuk mendukung kelancaran pembangunan di Jawa Timur pada tahun depan.

Baca Juga: Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Editor : Ading
Berita Terbaru

Balita 2 Tahun di Probolinggo Hilang Misterius

Balita itu bernama Muhammad Arsyad Arrazi, berusia 2 tahun, anak dari pasangan Abdul Manan dan Zuharo, warga Dusun Polai, Desa Sumendi.

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya.