Rabu, 22 Jul 2026 20:23 WIB

DPRD Jatim Ragu APBD Jatim 2025 Bisa Diketok Sesuai Target

Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur, Musyafak Rouf
Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur, Musyafak Rouf

selalu.id - Terkait target pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 yang direncanakan pada 10 November mendatang, Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur, Musyafak Rouf ragu jika APBD Jatim 2025 bisa diketok sesuai target.

Menurut Ketua DPRD Jatim yang baru saja disahkan pada Senin (30/9/2024) ini, ada banyak faktor yang masih menjadi kendala. Diantaranya mulai dari belum rampungnya pembahasan, sampai belum lengkapnya pimpinan definitif yang ada dijajaran kursi kepemimpinam DPRD Jatim.

"Kalau semua sudah siap, kita akan upayakan APBD 2025 bisa disahkan sesuai target. Tapi kalau masih ada yang perlu dilengkapi, kita tidak bisa memaksakan," kata Musyafak Rouf kepada selalu.id saat dikonfirmasi, Selasa (1/10/2024).

Kendati demikian, pria yang akrab dipanggil dengan sebutan Rouf ini juga menjelaskan bahwa pembahasan APBD membutuhkan waktu dan ketelitian. Terlebih jika ada isu-isu krusial yang masih harus diteliti lebih dalam.

"Kita harus lihat dulu apakah masih ada yang butuh pendalaman. Jadi, tidak menjamin APBD bisa disahkan tepat 10 November," paparnya.

Meski begitu, keraguan ini tak lepas dari belum lengkapnya pimpinan DPRD yang definitif. Saat ini, lanjut ia menerangkan, dua posisi pimpinan masih kosong, dan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) juga belum terbentuk. Kondisi ini dipandang Musyafak sebagai hambatan dalam proses pembahasan APBD 2025.

"Pimpinan belum lengkap, belum definitif, tentu ini menghambat kerja dewan. Semua harus berjalan lancar dulu supaya prosesnya bisa optimal," tegasnya.

Politisi PKB ini juga berharap APBD 2025 dapat disahkan sebelum akhir tahun, tepatnya pada 31 Desember 2024, sesuai dengan batas waktu yang ditetapkan. Sementara, ia menilai bahwa target 10 November mendatang dirasa terlalu mepet mengingat banyak hal yang masih perlu diselesaikan di internal DPRD sendiri.

Sebelumnya, Anik Maslachah, saat menjabat sebaai Ktua Sementara DPRD Jatim juga sempat menyatakan keyakinannya bahwa APBD 2025 dapat diketok pada 10 November 2024. Anik pun juga menegaskan bahwa ini bukanlah soal momentum sejarah, tetapi semakin cepat disahkan, akan semakin baik.

APBD ini menjadi pedoman bagi penganggaran di tingkat kabupaten dan kota. Dengan situasi yang ada, publik pun perlu bersabar menunggu hingga DPRD Jatim dapat bekerja secara penuh dan efektif. Semua pihak berharap agar APBD 2025 bisa disahkan tepat waktu untuk mendukung kelancaran pembangunan di Jawa Timur pada tahun depan.

Baca Juga: Penebangan Hutan Ilegal Picu Risiko Karhutla, Anggota DPRD Jatim Minta Pengawasan Diperketat

Editor : Ading
Berita Terbaru

Dugaan Penganiayaan di Super House Surabaya: 3 Orang Diamankan, Polisi Dalami Kelalaian Pengelola

Insiden tersebut menyebabkan korban menderita luka fisik dan trauma berat hingga kini masih menjalani perawatan medis.

Kaji Ipuk Buka-bukaan Nilai Banpol PDIP Surabaya: Tembus Rp6 Miliar, Wajib Ditanggungjawabkan

Dana tersebut dipastikan digunakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, dengan fokus utama pada kegiatan pendidikan politik dan kaderisasi.

DPRD Surabaya Desak Dishub Garap Iklan di 69 Halte untuk Dongkrak PAD

Desakan itu muncul setelah delapan halte yang telah dipasangi iklan mampu menyumbang PAD sebesar Rp583 juta.

Tabrak Truk Parkir, Pasutri di Mojokerto Tewas 

Petugas Unit Gakkum saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan yang merenggut nyawa pasangan suami istri tersebut.

Ketika Wabup Sidoarjo Mimik Pakai Dana Pribadi Bangun Jembatan Kedungbanteng–Balongdowo

Setelah bertahun-tahun menunggu realisasi pembangunan, akses yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat tersebut kini memasuki tahap pemasangan box culvert.

Seorang Kakek di Mojokerto jadi Korban Gendam, Motor Supra Kesayangan Raib

Peristiwa itu terjadi di area Perumahan Flower Garden, Dusun Glonggongan, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal. Korban saat itu tengah mencari rumput.