Kamis, 04 Jun 2026 23:06 WIB

Risma Bangga, Perajin Eceng Gondok Surabaya Tembus Pasar Internasional

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 27 Sep 2024 17:14 WIB
Tri Rismaharini
Tri Rismaharini

selalu.id - Calon Gubernur (Cagub) Jawa Timur nomor urut tiga Tri Rismaharini, bangga terhadap seorang perajin eceng gondok di Kebraon, Surabaya, yang berhasil meraih kesuksesan hingga ke kancah internasional.

Wiwiet Manfaati adalah salah satu perajin unggulan yang pernah mendapat dukungan penuh dari Risma saat menjabat sebagai Wali Kota Surabaya.

Dalam kunjungan tersebut, Risma tampak bangga dengan pencapaian Wiwiet, yang dulu hanya perajin kecil dengan keterbatasan, namun kini produknya telah menembus pasar dunia.

"Bu Wiwiet adalah bukti nyata bahwa jika kita memiliki kemauan kuat dan didukung dengan pelatihan yang tepat, usaha kecil bisa berkembang menjadi besar," ujar Risma, Kamis (26/9/2024).

Perjalanan sukses Wiwiet tak lepas dari kritik dan masukan konstruktif Risma di awal merintis usaha. “Sering itu saya bilang produknya kurang bagus. Harus diperbaiki. Bu Wiwiet ndak marah. Dan sekarang terlihat hasilnya," kenang Risma sambil tersenyum.

Wiwiet memulai usahanya dengan mengolah eceng gondok, yang kala itu lebih dikenal sebagai gulma sungai, menjadi barang-barang bernilai jual seperti tas dan pernak-pernik rumah tangga.

Namun, saat itu, Wiwiet menghadapi tantangan besar, mulai dari keterbatasan modal hingga pemasaran.

Keberuntungan berpihak ketika Risma melihat potensi besar dari kerajinan Wiwiet dan memberikan dukungan penuh melalui program pemberdayaan UMKM Kota Surabaya.

"Dulu saya hanya perajin kecil tanpa pengetahuan pemasaran. Bu Risma memberi saya kesempatan untuk ikut pameran, memperkenalkan produk saya, dan memotivasi saya untuk terus berkembang," ungkap Wiwiet yang memberi label produknya Witrove itu.

Dengan bantuan pelatihan desain, akses permodalan, serta promosi yang difasilitasi oleh Risma, Wiwiet mampu mengembangkan usahanya. Kini, produk-produk eceng gondok Wiwiet telah berhasil diekspor ke berbagai negara di Eropa dan Asia.

Selain dikenal ramah lingkungan, produk Wiwiet juga mendapat apresiasi di pameran-pameran internasional.

Tak hanya itu, Wiwiet juga berhasil membuka lapangan pekerjaan bagi warga sekitar, terutama perempuan dan kelompok masyarakat yang sebelumnya tidak memiliki penghasilan tetap.

"Tanpa bantuan Bu Risma dan program pemberdayaan dari pemerintah kota, saya mungkin tidak akan bisa sejauh ini. Beliau selalu memberi semangat dan motivasi untuk terus berinovasi,” tutur Wiwiet dengan penuh rasa syukur.

Kisah sukses Wiwiet menjadi contoh inspiratif bagaimana ketekunan, kerja keras, serta dukungan yang tepat mampu mengubah kehidupan individu dan komunitas sekitarnya.

Risma berharap bahwa kesuksesan Wiwiet dapat memotivasi para pelaku usaha kecil lainnya di Surabaya dan Indonesia untuk berani berinovasi, berkembang, dan bersaing di pasar global.

Baca Juga: Hadiri Pelatihan TMP PDIP Surabaya, Risma Tekankan Perjuangan Kaum Muda 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.