Jumat, 04 Sep 2026 21:17 WIB

Enam Ribu Lebih Kepala Desa Berkumpul, Serukan Kebebasan Berpolitik

Selalu.id - Sebanyak enam ribu lebih kepala desa se-Jawa Timur memadati ruang gedung Convention Hall Lantai III, Rabu (4/9) pagi. Ribuan kepala desa yang tergabung dalam Paguyuban Kepala Desa (PKD) Jawa Timur ini membuat forum untuk menjalin silaturahmi antar kepala desa. 

Forum yang dihadiri ribuan kepala desa dari berbagai kota dan kabupaten di Jatim ini mengambil tema "Satu Komando Bersama Sampai Akhir". Ketua Pembina M Yusuf atau biasa disapa Gus Yusuf mengungkapkan, pertemuan ini tidak ada kepentingan politik. 

Baca Juga: Hadir di Surabaya Printing Expo 2026, BFI Finance Beri Kemudahan Investasi dan Ekspansi Industri Percetakan

"Ini murni untuk menjalin silaturahmi antar kepala desa. Kami harap kepala desa bersatu dan tidak ada perpecahan," terangnya kepada awak media usai acara forum silaturahmi kepala daerah se-Jatim yang bertempat di Grandcity Surabaya, Rabu (4/9/2024). 

Gus Yusuf pun menambahkan, selama ini kepala desa seperti terbagi menjadi beberapa organisasi atau aliansi. Dengan adanya forum ini, pihaknya menyatukan seluruh kepala desa lewat PKD Jatim. Ia berharap kepala desa tetap kompak satu komando sampai akhir. 

Baca Juga: Sarat Nilai Kebersamaan, Subandi Apresiasi Tradisi Ruwat Desa Pagerngumbuk Sidoarjo

"Satu komando ini dimaksudkan untuk tetap bersama dan bersaudara sampai akhir meski beda pilihan (red; parpol/paslon cagub dan cawagub)," tegasnya. 

Menyoal aliran dana digelarnya acara teraebut, Ketua PKD Jatim Sujiono menegaskan, bahwa acara ini terselenggara dari iuran dan donatur teman-teman kepala desa (kades). Ia juga menegaskan tidak ada founding dari partai politik (parpol) atau pasangan calon (paslon) tertentu. 

Baca Juga: Warga Sedati Sidoarjo Geger, Kepala Desa Buncitan Tewas di Kantor Desa

"Kami mengadakan acara ini untuk forum silaturahmi dan bersama mendoakan bangsa. Kita sebagai anak bangsa boleh dong mendoakan bangsanya," tegasnya. 

Sujiono juga mengungkapkan, pihaknya tidak membatasi hak politik anggota. Hak politik seseorang tidak boleh dirampas. "Kami menghormati hak politik masing-masing anggota. Tidak ada paksaan. Forum ini murni kami buat untuk silaturahmi antar kepala desa se Jatim," tutupnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Tokoh masyarakat Surabaya, Saleh Mukadar, menilai penerapan aturan jam operasional secara seragam tanpa melihat jenis komoditas adalah langkah yang keliru.

1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Mensos Gus Ipul Mulai Sisir Data dan Siapkan Sanksi ASN

Langkah ini diambil memastikan transaksi tersebut benar-benar dilakukan oleh penerima manfaat atau akibat penyalahgunaan identitas dan rekening oleh pihak lain.

SMARTFREN Unlimited 5G, Pengalaman Digital dan Entertainment yang Semakin Dekat dengan Masyarakat

selalu.id - PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) terus memperluas jaringan 5G nasional XLSMART dengan meningkatkan kualitas dan kapasitas jaringan di

Pemkot Surabaya Matangkan RDTR 2026, Bebaskan Lahan Warga yang 'Terjebak' Proyek Mangkrak

Saat ini, Pemkot mematangkan tahap penjaringan masukan akhir dari para pemangku kepentingan.

Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

Tak cuma soal izin, limbah darah hingga kotoran yang dibuang sembarangan ke saluran air dinilai membahayakan kesehatan warga.

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.