Minggu, 19 Jul 2026 07:53 WIB

Sarat Nilai Kebersamaan, Subandi Apresiasi Tradisi Ruwat Desa Pagerngumbuk Sidoarjo

  • Penulis : Ariyanto
  • | Minggu, 17 Mei 2026 19:06 WIB
Bupati Sidoarjo hadir dalam acara Ruwat Desa Pagerngumbuk (dok.diskominfo sidoarjo) 
Bupati Sidoarjo hadir dalam acara Ruwat Desa Pagerngumbuk (dok.diskominfo sidoarjo) 

selalu.id - Tradisi ruwat desa di Desa Pagerngumbuk, Kecamatan Wonoayu berlangsung semarak dengan nuansa budaya dan kebersamaan warga yang masih terjaga kuat. Tidak sekadar menjadi agenda tahunan, kegiatan tersebut juga menjadi simbol rasa syukur masyarakat atas hasil pertanian yang melimpah sekaligus doa bersama demi keselamatan desa, Minggu (17/5/2026). 

Sejak pagi, warga tampak memadati Balai Desa Pagerngumbuk. Mereka datang membawa beragam hasil bumi yang disusun di atas amben bambu atau dipan tradisional. Penampilan arak-arakan itu mencuri perhatian karena bentuk penyajiannya menyerupai keranda jenazah yang ditutup kain batik serta ditata memanjang.

Baca Juga: Diperas, Kehilangan Kerja dan Foto Syurnya Tersebar: Ibu di Sidoarjo Awalnya Hanya Pinjam Rp200 Ribu

Puluhan amben berisi makanan dan hasil panen kemudian diarak menuju balai desa untuk mengikuti prosesi tasyakuran bersama masyarakat. Selain nasi kuning, tampak pula belasan tumpeng berukuran besar yang dipenuhi hasil pertanian warga.

Tradisi tersebut semakin meriah dengan hadirnya pertunjukan budaya dan rangkaian kegiatan religi seperti pengajian, ziarah makam leluhur desa, hingga pagelaran wayang kulit semalam suntuk.

Di tengah suasana itu, Bupati Sidoarjo Subandi turut hadir menyaksikan langsung prosesi ruwat desa. Kedatangannya disambut secara unik oleh warga dengan iringan tokoh Hanoman dan petani menuju pendopo balai desa.

Baca Juga: Foto Syur Tersebar di Grup WA, Ibu Muda di Sidoarjo Cari Keadilan ke Polda Jatim

Menurut Subandi, tradisi ruwat desa merupakan bagian dari kearifan lokal yang memiliki makna mendalam bagi masyarakat pedesaan. Selain menjadi ungkapan syukur kepada Tuhan atas hasil bumi, tradisi tersebut juga menjadi doa bersama agar desa tetap aman, tenteram, dan masyarakatnya diberi keberkahan.

“Tujuane nopo kok desa dislameti, desa diruwati?, biar desane pak lurah dalam penyelenggaraan pemerintahan diparingi gampang dan gangsar, mugi-mugi diparingi slamet sedoyo,” ucapnya.

Baca Juga: 520 Peserta Ikut MTQ Sidoarjo 2026, Ajang Cetak Generasi Qurani Berprestasi

Ia juga menilai tradisi seperti itu mampu memperkuat hubungan sosial antarwarga. Semangat gotong royong terlihat ketika masyarakat dengan sukarela membawa hasil pertanian masing-masing untuk dinikmati bersama dalam tasyakuran desa.

Menurutnya, kebersamaan yang dibangun lewat tradisi lokal dapat menjadi kekuatan sosial masyarakat sekaligus menghadirkan keberkahan bagi para petani dan keluarganya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Demi Target 250 Emas Porprov Jatim 2027, KONI Kota Surabaya Gelar Tes Narkoba

Langkah itu juga menjadi bentuk pencegahan terhadap penyalahgunaan narkotika di kalangan atlet yang tengah dipersiapkan menghadapi Porprov Jatim 2027.

Krisis Air Bersih, Warga Kunjorowesi Mojokerto Bergantung Sisa Air Hujan

Akibat krisis air bersih ini, warga Dusun Kandangan harus bergantung pada sisa air hujan yang disimpan di kolam penampungan air atau tandon.

Gara-gara ini, Rumah Makan AG Ny Suharti Harus Berurusan dengan Bapenda Surabaya

Bapenda meminta perusahaan menyerahkan sejumlah dokumen administrasi, keuangan, dan perpajakan.

Perkuat Konsolidasi di Jawa Timur, Ali Mufthi Pastikan Golkar Hadir Melayani Rakyat

Ali menjelaskan seluruh aspirasi yang diterima dari masyarakat nantinya akan diperjuangkan melalui kader-kader Golkar.

Pemkab Sidoarjo Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026, Siapkan 4 Paket Umrah untuk Warga

Kegiatan yang akan dipusatkan di kawasan Alun-Alun Sidoarjo tersebut menjadi ruang berkumpul bagi para pencinta sepak bola di Kota Delta.

Penebangan Hutan Ilegal Picu Risiko Karhutla, Anggota DPRD Jatim Minta Pengawasan Diperketat

Politisi PKB ini juga menjelaskan bahwa kerusakan tegakan hutan akibat illegal logging membuat lahan gundul dan sangat rentan terbakar saat kemarau.