Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG
- Penulis : Ariyanto
- | Jumat, 04 Sep 2026 13:40 WIB
selalu.id - Penanganan pascainsiden dugaan keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pondok Pesantren Mambaul Hikam, Sidoarjo, tidak berhenti pada pemulihan fisik semata.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sidoarjo kini resmi menerjunkan tim untuk menyasar kesehatan mental para santri.
Baca Juga: Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD
Sebanyak 59 santri menjalani rapid asesmen kesehatan jiwa pada Kamis (3/9/2026). Langkah cepat ini melibatkan Tim Kesehatan Jiwa (Keswa) Puskesmas Tanggulangin dan Tim Puskesmas Jabon.
Pemeriksaan psikologis tersebut dilakukan pascainsiden dugaan keracunan usai menyantap hidangan MBG yang disuplai oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalitengah, Kecamatan Tanggulangin.
Kepala Dinkes Kabupaten Sidoarjo, Lakhsmie Herawati Yuwantina, menyampaikan bahwa langkah ini krusial untuk memetakan kondisi trauma serta menentukan bentuk pendampingan yang dibutuhkan para santri.
"Kami ingin memastikan kesehatan jiwa para santri juga mendapatkan perhatian. Melalui rapid asesmen ini, kami mendeteksi awal untuk mendampingi mereka apabila ada santri yang membutuhkan dukungan lebih lanjut," tegasnya.
Baca Juga: Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin
Lakhsmie menilai, pengalaman mengalami kedaruratan medis hingga harus mendapat perawatan rumah sakit berpotensi meninggalkan dampak psikologis traumatik. Pemulihan fisik dianggap belum cukup tanpa dibarengi rasa aman secara mental.
Pendampingan pun digelar secara humanis. Para santri diberikan ruang aman untuk mengekspresikan trauma maupun kecemasan yang dirasakan usai insiden tersebut.
"Anak-anak perlu mendapat rasa aman dan dukungan setelah mengalami situasi seperti ini. Jika dari hasil asesmen ditemukan santri yang membutuhkan perhatian lebih lanjut, tentu akan dilakukan penanganan sesuai kebutuhannya," jelasnya.
Baca Juga: BGN Suspend SPPG Penyedia MBG yang Diduga Picu Keracunan Ratusan Santri Sidoarjo
Asesmen digelar paralel di dua lokasi penampungan santri, yakni Pondok Pesantren Mambaul Hikam di Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, serta di kawasan Balongdowo, Kecamatan Candi.
Pembagian wilayah ini menyesuaikan domisili tempat tinggal santri yang menempuh pendidikan di Ponpes Mambaul Hikam Putat.
Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban benar-benar pulih.
Editor : Zein Muhammad