Jumat, 04 Sep 2026 14:11 WIB

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

  • Penulis : Ariyanto
  • | Jumat, 04 Sep 2026 13:40 WIB
Rapid asesmen jiwa yang digelar Dinkes Sidoarjo pada para santri korban keracunan MBG. (Dok. Dinkes Sidoarjo).
Rapid asesmen jiwa yang digelar Dinkes Sidoarjo pada para santri korban keracunan MBG. (Dok. Dinkes Sidoarjo).

selalu.id - Penanganan pascainsiden dugaan keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pondok Pesantren Mambaul Hikam, Sidoarjo, tidak berhenti pada pemulihan fisik semata.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sidoarjo kini resmi menerjunkan tim untuk menyasar kesehatan mental para santri.

Baca Juga: Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Sebanyak 59 santri menjalani rapid asesmen kesehatan jiwa pada Kamis (3/9/2026). Langkah cepat ini melibatkan Tim Kesehatan Jiwa (Keswa) Puskesmas Tanggulangin dan Tim Puskesmas Jabon.

Pemeriksaan psikologis tersebut dilakukan pascainsiden dugaan keracunan usai menyantap hidangan MBG yang disuplai oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalitengah, Kecamatan Tanggulangin.

Kepala Dinkes Kabupaten Sidoarjo, Lakhsmie Herawati Yuwantina, menyampaikan bahwa langkah ini krusial untuk memetakan kondisi trauma serta menentukan bentuk pendampingan yang dibutuhkan para santri.

"Kami ingin memastikan kesehatan jiwa para santri juga mendapatkan perhatian. Melalui rapid asesmen ini, kami mendeteksi awal untuk mendampingi mereka apabila ada santri yang membutuhkan dukungan lebih lanjut," tegasnya.

Baca Juga: Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Lakhsmie menilai, pengalaman mengalami kedaruratan medis hingga harus mendapat perawatan rumah sakit berpotensi meninggalkan dampak psikologis traumatik. Pemulihan fisik dianggap belum cukup tanpa dibarengi rasa aman secara mental.

Pendampingan pun digelar secara humanis. Para santri diberikan ruang aman untuk mengekspresikan trauma maupun kecemasan yang dirasakan usai insiden tersebut.

"Anak-anak perlu mendapat rasa aman dan dukungan setelah mengalami situasi seperti ini. Jika dari hasil asesmen ditemukan santri yang membutuhkan perhatian lebih lanjut, tentu akan dilakukan penanganan sesuai kebutuhannya," jelasnya.

Baca Juga: BGN Suspend SPPG Penyedia MBG yang Diduga Picu Keracunan Ratusan Santri Sidoarjo

Asesmen digelar paralel di dua lokasi penampungan santri, yakni Pondok Pesantren Mambaul Hikam di Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, serta di kawasan Balongdowo, Kecamatan Candi.

Pembagian wilayah ini menyesuaikan domisili tempat tinggal santri yang menempuh pendidikan di Ponpes Mambaul Hikam Putat.

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban benar-benar pulih.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.

Tiga OPD Pemkab Jember Sabet Penghargaan Public Service of The Year 2026

Gus Fawait menegaskan apresiasi ini bukan sekadar piala biasa, melainkan pelecut semangat agar Pemkab Jember terus melahirkan terobosan baru.

Lepas Puluhan Tukik ke Laut, PMI Surabaya Ikut Dukung Pelestarian Penyu di Banyuwangi

Ketua Harian PMI Surabaya, Taufik Rohman, turut melepas langsung puluhan tukik tersebut ke laut.

Cerita Pemuda Lamongan Sulap Kamar di Sambikerep Surabaya jadi Gudang Transit Sabu

Kini, langkah BN terhenti. Pemuda Lamongan itu harus menukar kamar kontrakannya di Sambikerep dengan dinginnya sel tahanan Polrestabes Surabaya.

Taman Dayu Rayakan Anniversary Lewat Turnamen Golf Bernuansa Bali

General Manager Taman Dayu Golf Club & Resort Brendan Sentosa mengatakan perayaan anniversary ini menjadi momentum untuk memberikan apresiasi kepada komunitas.

Mangkrak dan Tak Ada Kepastian, Tiga Pembeli Apartemen PT TPI Gugat Pengembang Rp6,49 Miliar di PN Surabaya

Langkah hukum ini ditempuh lantaran unit yang telah dilunasi sejak 2024 tak kunjung diserahterimakan.