Selasa, 21 Jul 2026 06:48 WIB

Harga Gabah dan Beras Turun, BPS Catat NTP Jatim Sebesar 0,4 Persen

Selalu.id - Transaksi penjualan gabah di 26 provinsi selama Agustus 2024, berdasarkan dari data Badan Pusat Statistik (BPS) tercatat transaksi gabah kering panen (GKP) 59,63 persen, gabah kering giling (GKG) 29,58 persen, dan gabah luar kualitas 10,79 persen. 

Sedangkan untuk Nilai Tukar Petani (NTP) di Provinsi Jawa Timur pada bulan Agustus 2024 sendiri sebesar 111,98 atau turun mencapai 0,40 persen. Kepala BPS Provinsi Jawa Timur Zulkipli menyebut, jika rata-rata Harga Produsen Gabah di Tingkat Petani Provinsi Jawa Timur turun mencapai 2,99 persen. 

Baca Juga: Kunjungi Gudang Bulog Sidoarjo, Menteri Amran Sebut Stok Beras Akan Capai 5 Juta Ton

"Rata-rata Harga Beras di Penggilingan Provinsi Jawa Timur turun 0,76 persen," ujar Zulkipli, Senin (2/9/2024). 

NTP Jawa Timur bulan Agustus 2024 turun 0,40 persen dari 112,43 menjadi 111,98. Penurunan NTP ini disebabkan karena indeks harga yang diterima petani (It) turun sebesar 0,43 persen lebih dalam dari penurunan indeks harga yang dibayar petani (Ib) sebesar 0,03 persen. 

"Pada bulan Agustus 2024, dua subsektor pertanian mengalami penurunan NTP dan tiga subsektor lainnya mengalami kenaikan NTP," terangnya. 

Subsektor yang mengalami penurunan NTP terdalam yaitu subsektor Hortikultura sebesar 4,98 persen dari 131,95 menjadi 125,38, diikuti subsektor Peternakan sebesar 1,81 persen dari 106,07 menjadi 104,15. 

Sedangkan subsektor yang mengalami kenaikan NTP tertinggi yaitu subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat sebesar 1,35 persen dari 111,20 menjadi 112,70, diikuti subsektor Perikanan sebesar 1,13 persen dari 94,04 menjadi 95,10, dan subsektor Tanaman Pangan sebesar 0,93 persen dari 112,21 menjadi 113,25. 

Baca Juga: Wali Kota Minta Warga Aktif Melapor Jika Temukan Beras Oplosan

"Dari lima provinsi di Pulau Jawa yang melakukan penghitungan NTP pada bulan Agustus 2024, hanya Provinsi Jawa Timur yang mengalami penurunan NTP sebesar 0,40 persen," tandasnya. 

Sedangkan provinsi lainnya mengalami kenaikan NTP, dimana kenaikan tertinggi terjadi di Provinsi Banten mencapai 1,93 persen, diikuti Jawa Barat sebesar 0,96 persen, Daerah Istimewa Yogyakarta sebesar 0,42 persen, dan Jawa Tengah sebesar 0,31 persen. 

Selama Agustus 2024, rata-rata harga GKP di tingkat petani Rp6.422,00 per kg atau turun 1,15 persen dan di tingkat penggilingan Rp6.566,00 per kg atau turun 0,97 persen dibandingkan harga gabah kualitas yang sama pada bulan sebelumnya. 

Rata-rata harga GKG di tingkat petani Rp7.177,00 per kg atau naik 0,14 persen dan di tingkat penggilingan Rp7.291,00 per kg atau turun 0,001 persen. Harga gabah luar kualitas di tingkat petani Rp6.181,00 per kg atau naik 2,63 persen dan di tingkat penggilingan Rp6.300,00 per kg atau naik 2,16 persen. 

Baca Juga: Stok Bahan Pokok Aman Jelang Ramadan, Gubernur Khofifah Imbau Masyarakat Bijak Belanja

Dibandingkan Agustus 2023, rata-rata harga gabah pada Agustus 2024 di tingkat petani untuk kualitas GKP, GKG, dan luar kualitas masing-masing naik sebesar 10,10 persen, 6,17 persen, dan 8,22 persen. Di tingkat penggilingan, rata-rata harga gabah pada Agustus 2024 dibandingkan Agustus 2023 untuk kualitas GKP, GKG, dan luar kualitas masing-masing naik sebesar 9,82 persen, 6,17 persen, dan 8,09 persen. 

Pada Agustus 2024, rata-rata harga beras kualitas premium di penggilingan sebesar Rp13.084,00 per kg, turun sebesar 1,19 persen dibandingkan bulan sebelumnya, sedangkan beras kualitas medium di penggilingan sebesar Rp12.627,00 per kg atau naik sebesar 0,87 persen, beras kualitas submedium sebesar Rp12.435,00 atau turun sebesar 1,01 persen, dan rata-rata harga beras pecah di penggilingan sebesar Rp11.944,00 per kg atau turun sebesar 3,26 persen. 

Meski begitu, jika dibandingkan dengan Agustus 2023, rata-rata harga beras di penggilingan pada Agustus 2024 untuk kualitas premium, medium, submedium, dan pecah masing-masing naik sebesar 11,31 persen, 10,04 persen, 18,21 persen, dan 13,19 persen.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.