Minggu, 06 Sep 2026 06:22 WIB

Harga Gabah dan Beras Turun, BPS Catat NTP Jatim Sebesar 0,4 Persen

Selalu.id - Transaksi penjualan gabah di 26 provinsi selama Agustus 2024, berdasarkan dari data Badan Pusat Statistik (BPS) tercatat transaksi gabah kering panen (GKP) 59,63 persen, gabah kering giling (GKG) 29,58 persen, dan gabah luar kualitas 10,79 persen. 

Sedangkan untuk Nilai Tukar Petani (NTP) di Provinsi Jawa Timur pada bulan Agustus 2024 sendiri sebesar 111,98 atau turun mencapai 0,40 persen. Kepala BPS Provinsi Jawa Timur Zulkipli menyebut, jika rata-rata Harga Produsen Gabah di Tingkat Petani Provinsi Jawa Timur turun mencapai 2,99 persen. 

Baca Juga: Kunjungi Lahan Terdampak Kekeringan di Gresik, Mentan Amran Tawarkan Solusi Gak Pake Ribet

"Rata-rata Harga Beras di Penggilingan Provinsi Jawa Timur turun 0,76 persen," ujar Zulkipli, Senin (2/9/2024). 

NTP Jawa Timur bulan Agustus 2024 turun 0,40 persen dari 112,43 menjadi 111,98. Penurunan NTP ini disebabkan karena indeks harga yang diterima petani (It) turun sebesar 0,43 persen lebih dalam dari penurunan indeks harga yang dibayar petani (Ib) sebesar 0,03 persen. 

"Pada bulan Agustus 2024, dua subsektor pertanian mengalami penurunan NTP dan tiga subsektor lainnya mengalami kenaikan NTP," terangnya. 

Subsektor yang mengalami penurunan NTP terdalam yaitu subsektor Hortikultura sebesar 4,98 persen dari 131,95 menjadi 125,38, diikuti subsektor Peternakan sebesar 1,81 persen dari 106,07 menjadi 104,15. 

Sedangkan subsektor yang mengalami kenaikan NTP tertinggi yaitu subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat sebesar 1,35 persen dari 111,20 menjadi 112,70, diikuti subsektor Perikanan sebesar 1,13 persen dari 94,04 menjadi 95,10, dan subsektor Tanaman Pangan sebesar 0,93 persen dari 112,21 menjadi 113,25. 

Baca Juga: Kunjungi Gudang Bulog Sidoarjo, Menteri Amran Sebut Stok Beras Akan Capai 5 Juta Ton

"Dari lima provinsi di Pulau Jawa yang melakukan penghitungan NTP pada bulan Agustus 2024, hanya Provinsi Jawa Timur yang mengalami penurunan NTP sebesar 0,40 persen," tandasnya. 

Sedangkan provinsi lainnya mengalami kenaikan NTP, dimana kenaikan tertinggi terjadi di Provinsi Banten mencapai 1,93 persen, diikuti Jawa Barat sebesar 0,96 persen, Daerah Istimewa Yogyakarta sebesar 0,42 persen, dan Jawa Tengah sebesar 0,31 persen. 

Selama Agustus 2024, rata-rata harga GKP di tingkat petani Rp6.422,00 per kg atau turun 1,15 persen dan di tingkat penggilingan Rp6.566,00 per kg atau turun 0,97 persen dibandingkan harga gabah kualitas yang sama pada bulan sebelumnya. 

Rata-rata harga GKG di tingkat petani Rp7.177,00 per kg atau naik 0,14 persen dan di tingkat penggilingan Rp7.291,00 per kg atau turun 0,001 persen. Harga gabah luar kualitas di tingkat petani Rp6.181,00 per kg atau naik 2,63 persen dan di tingkat penggilingan Rp6.300,00 per kg atau naik 2,16 persen. 

Baca Juga: Wali Kota Minta Warga Aktif Melapor Jika Temukan Beras Oplosan

Dibandingkan Agustus 2023, rata-rata harga gabah pada Agustus 2024 di tingkat petani untuk kualitas GKP, GKG, dan luar kualitas masing-masing naik sebesar 10,10 persen, 6,17 persen, dan 8,22 persen. Di tingkat penggilingan, rata-rata harga gabah pada Agustus 2024 dibandingkan Agustus 2023 untuk kualitas GKP, GKG, dan luar kualitas masing-masing naik sebesar 9,82 persen, 6,17 persen, dan 8,09 persen. 

Pada Agustus 2024, rata-rata harga beras kualitas premium di penggilingan sebesar Rp13.084,00 per kg, turun sebesar 1,19 persen dibandingkan bulan sebelumnya, sedangkan beras kualitas medium di penggilingan sebesar Rp12.627,00 per kg atau naik sebesar 0,87 persen, beras kualitas submedium sebesar Rp12.435,00 atau turun sebesar 1,01 persen, dan rata-rata harga beras pecah di penggilingan sebesar Rp11.944,00 per kg atau turun sebesar 3,26 persen. 

Meski begitu, jika dibandingkan dengan Agustus 2023, rata-rata harga beras di penggilingan pada Agustus 2024 untuk kualitas premium, medium, submedium, dan pecah masing-masing naik sebesar 11,31 persen, 10,04 persen, 18,21 persen, dan 13,19 persen.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.