Rabu, 21 Okt 2026 18:29 WIB

Wali Kota Minta Warga Aktif Melapor Jika Temukan Beras Oplosan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 27 Jul 2025 15:14 WIB

Selalu.id – Pemerintah Kota Surabaya meningkatkan pengawasan terhadap peredaran beras oplosan yang dinilai merugikan masyarakat.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan bahwa pihaknya rutin melakukan inspeksi pasar untuk mencegah praktik curang berupa pencampuran beras premium dengan beras medium.

Baca Juga: Hilangkan Stigma Kampung Narkoba, Pemkot Surabaya Siapkan Langkah Bagi Warga Jalan Kunti 

“Pemkot bersama Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan (Dinkopungdag) serta Satgas Pangan dari Polrestabes Surabaya terus melakukan sidak ke pasar-pasar. Pemeriksaan ini dilakukan rutin demi melindungi masyarakat,” kata Wali Kota Eri Cahyadi, Minggu (27/7/2025).

Meskipun belum ditemukan temuan beras oplosan dalam sidak terakhir, Eri menekankan bahwa upaya pencegahan tetap harus diperkuat, termasuk melalui peran aktif masyarakat dalam melapor.

“Masyarakat jangan ragu melapor jika menemukan indikasi beras oplosan, baik ke Satgas Pangan maupun langsung ke Pemkot. Kami tidak bisa menjangkau semuanya tanpa bantuan masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga: Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan

Selain aspek pengawasan teknis, Eri juga mengingatkan pentingnya kesadaran moral dan nilai kejujuran para pelaku usaha. Ia mengajak pedagang untuk kembali pada ajaran agama dan nilai-nilai Pancasila.

“Kalau hatinya kuat dengan agama, InsyaAllah tidak akan berbuat curang. Ini soal integritas, soal kemanusiaan,” ujarnya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Perketat Penjualan Minol, Pembeli Wajib Tunjukkan Identitas

Eri pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling mengingatkan agar tidak melakukan praktik yang merugikan sesama.

“Saling mengingatkan itu penting. Dalam ajaran agama mana pun, tidak boleh merugikan orang lain,” pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

45 Ribu Reklame di Surabaya, Ratusan Masih Bandel dan Nunggak Pajak

Kepala Bidang Pajak Daerah Bapenda Surabaya Ekkie Noorisma menyebut, dua biang keroknya klasik tidak berizin dan belum bayar pajak.

21 Anggota Geng Motor Pengeroyok Pengunjung Angkringan di Mojokerto Diringkus

Tiga orang dilaporkan menjadi korban dan mengalami luka-luka, salah satunya luka robek diduga akibat senjata tajam.

Doa Kebangsaan di Mojokerto, Ning Ita dan Kapolres Kompak Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran

Doa bersama menjadi ikhtiar menyatukan tekad sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat, dan tokoh masyarakat dalam membangun bangsa.

Ayah Bacok Dua Anak Kandung di Surabaya Gegara Sengketa Harta

Pelaku datang ke lokasi yang juga berfungsi sebagai hunian keluarga, dan menuntut secara kasar kepada Renata agar menyerahkan surat atau sertifikat bangunan.

SIER Perkuat Kerja Sama dengan Investor Jepang, Konjen Dukung Rencana Pengembangan Kawasan Industri

Selain membahas kerja sama yang telah berjalan, Takonai menyambut baik rencana SIER untuk terus mengembangkan kawasan industri di daerah lain.

Polda Jatim Terjunkan Pasukan Atasi Penanganan Karhutla

Berdasarkan perkembangan situasi dan hasil pemantauan, karhutla masih terpantau di sembilan wilayah di Jawa Timur.