Selasa, 11 Agu 2026 20:52 WIB

Kunjungi Lahan Terdampak Kekeringan di Gresik, Mentan Amran Tawarkan Solusi Gak Pake Ribet

  • Penulis : Tim Selalu
  • | Selasa, 11 Agu 2026 19:49 WIB
Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman saat meninjau lahan kering di Desa Munggugianti, Kecamatan Benjeng, Gresik. (dok.ist)
Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman saat meninjau lahan kering di Desa Munggugianti, Kecamatan Benjeng, Gresik. (dok.ist)

selalu.id - Kekeringan yang melanda kabupaten gresik jawa timur, membuat Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman, meninjau areal persawahan di Desa Munggugianti, Kecamatan Benjeng, Selasa (11/8/2026) siang. Saat mengecek langsung area persawahan yang mengalami kekeringan, Mentan Amran didamping Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif, beserta jajaran Kementan RI.

Data Kementerian Pertanian mencatat, 229,9 hektar lahan pertanian di Jawa Timur terdampak kekeringan. Dari angka itu, ada 19,2 hektar yang berada di Gresik. Merespon ini, Mentan Amran mengaku akan mengupayakan pengadaan pompa secara langsung tanpa birokrasi yang panjang.

Baca Juga: Mantan Cak dan Ning Surabaya Diduga Terseret Kasus Aborsi, Begini Jawaban Pemkot

"Hari ini kita langsung mengecek lapangan karena kedengaran ada kekeringan 200 hektar lebih. Nah, 200 hektar ini kita tidak boleh anggap remeh. Sekecil apapun kita bisa memberikan solusi di lapangan," ujar Amran.

Untuk lahan yang masih memiliki sumber air, pemerintah menyiapkan pompa untuk mengalirkan air dari sungai atau waduk ke sawah. Sedangkan di wilayah tanpa sumber air, pemerintah menyiapkan sumur dangkal. titik sumur akan ditentukan melalui survei geolistrik.

Dalam kunjungan ini, Menteri Amran menyebut bahwa stok beras jawa timur menjadi salah satu yang tertinggi di Indonesia dengan Mencapai 1,3 juta ton. Meski demikian, mitigasi kekeringan tetap dilakukan untuk menjaga produksi.

Baca Juga: Dituding Menyuruh Perempuan Aborsi, Mantan Cak Ning Surabaya Sekaligus Runner-up Raka Raki jadi Sorotan

"Alhamdulillah, saat ini untuk Jawa Timur itu berasnya 1,3 juta dan ini tertinggi sepanjang sejarah. Jadi kita tenang tetapi kita tidak boleh lengah. Kita harus tetap berusaha keras untuk memitigasi risiko kekeringan yang terjadi tahun ini. Insya Allah aman," sambungnya.

Mentan juga menyerahkan dua unit traktor kepada kelompok ibu-ibu buruh tani. Bantuan tersebut diharapkan menjadi sumber pendapatan tambahan bagi buruh tani, melalui pemanfaatan dan penyewaan alat secara berkelompok.

Baca Juga: 19 Daerah di Jatim Darurat Kekeringan, Fraksi PDIP Desak Pemprov Hentikan Solusi Tambal Sulam

Sementara itu, petani di Desa Munggugianti mengaku kelimpungan mencari air. Kondisi kekeringan ini sudah terjadi hampir satu bulan terakhir. Penggarap ladang terpaksa harus berjuang ekstra untuk mencari air untuk menyiram lahan mereka dimasa pemupukan.

"Kering ini lahannya, kalau pemupukan ya dicarikan air ke mana-mana. Kalau tidak dicarikan air, tidak bisa tumbuh," ujar Lasih yang sudah genap berusia 73 tahun.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Konsisten Bangun Citra Positif, SIER Raih Penghargaan Indonesia PR Award 2026

Ahmad Fahrudin mengatakan, penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas upaya SIER dalam membangun komunikasi dan reputasi perusahaan secara konsisten.

Jember Pecahkan Dua Rekor MURI dalam Peringatan HAN 2026

Capaian tersebut sekaligus mempertegas komitmen Jember dalam membangun ruang kegiatan yang inklusif, dengan memberikan kesempatan yang sama kepada anak-anak.

Ini Ciri-ciri Pria Misterius yang Ditemukan Tewas di Bawah Jembatan Suramadu

Polisi mengimbau kepada masyarakat apabila mengenali korban, bisa segera melapor ke pihak kepolisian.

Mayat Pria Misterius Ditemukan Mengapung di Bawah Jembatan Suramadu

Saat ini,jenazah pria misterius itu tengah dilakukan visum maupun otopsi di RSUD dr Soetomo Surabaya, untuk mengungkap identitasnya maupun penyebab kematiannya.

SMPN 7 Jember Direvitalisasi, Fasilitas Belajar Diperkuat hingga GOR untuk Pembinaan Atlet

Pembaruan sarana itu diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman sekaligus menunjang proses pembelajaran siswa.

Bukan Sekedar Kompetisi, Midtown Indonesia Satukan Perhotelan Surabaya Lewat Bulu Tangkis

Turnamen ini mempertemukan karyawan dari berbagai cabang Midtown Hotels Indonesia, juga dalam rangka menyambut HUT RI ke-81.