Jumat, 05 Jun 2026 08:21 WIB

SIER Jadi Inspirasi PDAM Surabaya Terapkan Teknologi IoT pada Meter Air

Peluncuran penggunaan teknologi IoT oleh SIER
Peluncuran penggunaan teknologi IoT oleh SIER

selalu.id - Sebagai pengelola kawasan industri hijau dan keberlanjutan, PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) berkomitmen untuk meningkatkan pelayanannya. Diantaranya dengan meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan air bersih dengan penggantian meter air menggunakan teknologi Internet of Things (IoT).

Peluncuran penggunaan teknologi IoT ini dilakukan bersamaan dengan peresmian Electric Vehicle (EV) Charger SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) Fast Charging 120 KVA yang ada di depan Wisma SIER, pada Jumat (30/8/2024).

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Saat peresmian itu, hadir Wakil Wali Kota Surabaya Armuji, didampingi Direktur Utama (Dirut) PT SIER Didik Prasetiyono, Direktur Pelayanan PDAM Surya Sembada, Agung Pribadi, Direktur Bisnis Komersial PT Iot Kreasi Indonesia, Alvin Julian Adrian, Direktur Operasional dan Teknologi PT Iot Kreasi Indonesia, Kurniawan Firdaus, Managing Director PT Utomo Chargeplus, Anthony Utomo, dan Komisaris PT SIER, Arif Budi Santoso dan Indra Nur Fauzi.

Direktur Utama (Dirut) PT SIER, Didik Prasetiyono menuturkan, peresmian ini adalah langkah besar dalam perjalanan SIER untuk menjadi kawasan industri yang inovatif dan berkelanjutan. Untuk itu, SIER berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan bekerja sama dalam mewujudkan inisiatif ini.

Dengan keberlanjutan sebagai landasan utama, kata Didik, SIER dapat terus berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Apalagi penggunaan teknologi IoT ini merupakan komitmen SIER dalam memberikan pelayanan yang transparan dan memanfaatkan digitalisasi, khususnya dalam layanan pengelolaan air bersih.

"Dengan teknologi IoT ini, kami dapat memastikan transparansi yang lebih tinggi dalam pemantauan penggunaan air, baik bagi tenant maupun bagi PT SIER sebagai pengelola kawasan. Kerja sama kami dengan PDAM Surya Sembada Kota Surabaya dan IoT Kreasi Indonesia ini, merupakan langkah nyata untuk meningkatkan layanan dan manajemen air yang lebih efisien," jelasnya.

Didik mengatakan, dengan penggunaan IoT akan bisa mengetahui kebocoran, meningkatkan pemantauan penggunaan, dan memberikan layanan yang lebih baik kepada tenant. Hal ini tentu menjadi komitmen SIER dalam memberikan pelayanan berkualitas tinggi, serta mendukung pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan.

"Dengan menggunakan IoT, pelanggan kini bisa mengecek meter air secara real time dari ponsel, komputer, laptop dan sejenisnya. Dengan alat ini akan ketahuan bagian mana yang boros air. Dengan begitu, kita bisa berhemat dalam penggunaan air, sebab air sangat berharga bagi kehidupan," ungkapnya.

Baca Juga: SIER dan Holding BUMN Danareksa Salurkan 3.000 Paket Daging Kurban

Dalam pengelolaan air, jelas Didik, SIER memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) berkapasitas 10.000 meter kubik per hari. Hasil airnya lantas diolah lagi menjadi air bersih yang bisa digunakan untuk produksi dengan kapasitas 4.000 meter kubik per hari.

"Komitmen kita terhadap sustainable atau keberlanjutan sangat besar. Karena tagline Green, Modern dan Integrated benar-benar dijalankan SIER dengan baik. Mari kita terus berkolaborasi untuk menciptakan masa depan yang lebih hijau, lebih bersih, dan lebih cemerlang bagi generasi mendatang," tegas Wakil Ketua Himpunan Kawasan Industri (HKI) ini.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Pelayanan PDAM Surya Sembada Surabaya, Agung Pribadi, mengucapkan terima kasih kepada SIER, karena telah diajak dalam digitalisasi peningkatan pelayanan air bersih. Hal ini sejalan dengan perintah wali kota dan wakil wali kota Surabaya, yang mewajibkan PDAM untuk memberikan dukungan digitalisasi yang masif di Surabaya.

"PDAM akan ikut serta untuk melakukan digitalisasi meter air, karena dengan smart meter kami yakin bisa memberikan kemudahan dan peningkatan pelayanan kepada pelanggan. Apa yang dilakukan SIER ini menjadi momentum dan membuka wawasan kita semua. Ke depan kita juga akan melakukan digitalisasi di meter air," ungkapnya.

Baca Juga: PDAM Surabaya Salurkan 13 Sapi Kurban ke Masjid hingga Ponpes

Sementara itu, Direktur Bisnis Komersial PT Iot Kreasi Indonesia, Alvin Julian Adrian, juga mengucapkan terima kasih kepada SIER, karena telah diajak ikut andil dalam perkembangan teknologi di kawasan industri milik pemerintah ini.

Menurut Alvin, apa yang dilakukan SIER ini sudah sangat tepat, karena pada dasarnya melakukan perubahan kegiatan manual menjadi digitalisasi, adalah sebuah keharusan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas. Utamanya tentang transparansi kepada pelanggan.

"Kami sangat berterima kasih atas kesempatan yang telah diberikan PT SIER. Kami berharap implementasi digitalisasi ini bisa dilakukan diseluruh Surabaya, untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan," tandasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.