Rabu, 22 Jul 2026 04:51 WIB

Sempat Ricuh Aksi Kawal Putusan MK di Surabaya, Water Canon Siaga

Aksi massa kawal Putusan MK
Aksi massa kawal Putusan MK

selalu.id - Ribuan massa yang tergabung dari beberapa mahasiswa dan masyarakat Jawa Timur menggelar aksi unjuk rasa kawal putusan Mahkamah Konstitusi di depan gedung DPRD Jawa Timur di jalan Indrapura.

Aksi unjuk rasa mendapat pengawalan ekstra ketat dari aparat kepolisian Polrestabes Surabaya dengan memasang pagar kawat berduri serta menyiagakan mobil penghalau massa atau water canon.

Meski didapati kericuhan pada aksi kali ini lantaran kondisi memanas yang tak terbendung antar demonstran. Namun situasi berhasil kondusif.

Baca Juga: Demo di Grahadi Surabaya Makin Panas, Massa Mulai Serang Petugas hingga Geber-geber Motor


Seperti diketahui, dengan berjalan kaki ribuan mahasiswa, buruh dan masyarakat ini melakukan aksi unjuk rasa untuk mengawal putusan MK di depan kantor DPRD Jawa timur di jalan Indrapura Surabaya. Dengan membawa berbagai atribut serta spanduk yang berisi berbagai tuntutan ini massa aksi berjalan kaki dari monumen Tugu Pahlawan Surabaya menuju gedung DPRD jatim.

Sementara itu, Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Wimboko mengatakan, untuk Poin tuntutan aksi dari masyarakat Jawa timur ini yakni mendesak DPR dan pemerintah membatalkan revisi UU Pilkada dan mematuhi keputusan Mahkamah konstitusi.

"Kedua mendesak KPU untuk membuat PKPU berdasarkan putusan serta mendesak DPR dan pemerintah untuk menjaga marwah demokrasi dan konstitusi," jelasnya kepada selalu.id, Jumat (23/8/2024).

Meski DPR telah menyatakan batal mengesahkan revisi UU Pilkada mahasiswa Jawa timur akan tetap mengawal putusan MK itu hingga ada pernyataan resmi. Aksi bertajuk 'Seruan Aksi Darurat Demokrasi' ini untuk merespons sikap DPR yang sempat berusaha bermanuver mengabaikan putusan mahkamah konstitusi.

Untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan dari aksi mahasiswa kawal putusan MK ini Polrestabes Surabaya menerjunkan 1.635 personel Gabungan dari Brimob, Samapta, dan fungsi-fungsi yang lain untuk pengamanan aksi ini.

Baca Juga: Respon DPRD dan Pemkab Sidoarjo saat Didemo Soal Program MBG

Editor : Ading
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.