Kamis, 27 Agu 2026 21:42 WIB

Demo di Jakarta Memanas: Gerbang Tol Dalam Kota Ditutup Total, Berikut Daftarnya

Demo di Jakarta yang masuk ke tol. (Dok. Tomy for selalu.id).
Demo di Jakarta yang masuk ke tol. (Dok. Tomy for selalu.id).

selalu.id - Gelombang aksi unjuk rasa di sekitar Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, mulai berdampak serius pada kelancaran arus lalu lintas jaringan jalan bebas hambatan.

Ruas Tol Cawang-Tomang-Pluit atau Tol Dalam Kota lumpuh dan mengalami penyesuaian operasional drastis pada Kamis (27/8/2026) malam.

Baca Juga: Jeritan Hati Tukang Becak di Mojokerto, Berjuang Rebut Kembali Tanah yang Dirampok Mafia

Kondisi memanas setelah massa aksi terpantau melimpah hingga masuk ke ruas tol melalui akses di sekitar kawasan Senayan.

Menanggapi situasi yang kian mengkhawatirkan tersebut, Jasa Marga langsung berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengambil langkah darurat rekayasa lalu lintas demi menjamin keselamatan para pengguna jalan.

Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT), Widiyatmiko Nursejati mengungkapkan bahwa rekayasa lalu lintas diterapkan secara dinamis sesuai instruksi aparat di lapangan.

"Atas diskresi kepolisian, lalu lintas dari GT Cililitan dan GT Halim yang hendak menuju Ruas Tol Dalam Kota sementara dialihkan menuju arah Tanjung Priok," tegas Widiyatmiko melalui keterangan resminya.

Tidak hanya pengalihan arus, pengelola tol bersama Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) juga resmi menghentikan sementara operasional transaksi di belasan gerbang tol strategis.

Sementara itu, bagi pengguna jalan dari arah Slipi yang bermaksud menuju ke arah Cawang diimbau keras untuk menghindari ruas Tol Dalam Kota dan mencari jalur alternatif lain.

Marketing and Communication Department Head Jasamarga Metropolitan Tollroad, Panji Satriya mengingatkan para pengendara agar ekstra waspada dan selalu menuruti arahan petugas di lokasi.

"Bagi pengguna jalan yang tetap melakukan perjalanan, diimbau mengikuti arahan petugas, menjaga jarak aman, serta mengutamakan keselamatan," ujarnya.

Pihak Jasa Marga juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan skala besar yang terjadi. Petugas gabungan dipastikan terus memantau situasi terkini di lapangan secara real-time.

Masyarakat yang hendak melintas diimbau untuk memantau update situasi arus lalu lintas secara berkala melalui layanan One Call Center Jasa Marga di nomor 133, kanal media sosial @official.jmmetropolitan, maupun aplikasi Travoy.

Baca Juga: Aksi Damai Wartawan-Jurnalis di Nganjuk Sikapi Istilah Londo Ireng

Berikut daftar 10 Gerbang Tol (GT) yang ditutup sementara:

1. GT Cawang

2. GT Tebet 1

3. GT Kuningan 1

4. GT Senayan

5. GT Pejompongan

Baca Juga: Respon DPRD dan Pemkab Sidoarjo saat Didemo Soal Program MBG

6. GT Slipi 1

7. GT Slipi 2

8. GT Jelambar 2

9. GT Tanjung Duren

10. GT Angke 2.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Cerita Manis Riezda Indo Dairy, Berdayakan Warga Lokal Lewat Peternakan Sapi Perah

Peternakan ini tidak hanya meningkatkan produksi susu segar, tetapi juga membangun manfaat ekonomi bersama bagi warga dan pelaku usaha kecil di sekitarnya.

Gus Kikin, Cicit KH Hasyim Asyari Dinilai Tepat Pimpin PBNU

Gus Kikin dinilai mewakili harapan baru kepemimpinan NU lahir dari rahim pesantren, membawa darah pendiri, berdiri bersih dari kontroversi.

Jurus Wali Kota Surabaya Eri dalam Menambal Potensi Defisit APBD

Eri turut mengimbau masyarakat untuk mengambil peran dalam gerakan penghematan ini, termasuk bijak dalam penggunaan air bersih rumah tangga.

Bromo Kembali Terbakar, Api Merembet ke Arah Jembatan Kaca hingga Villa

Saat ini, petugas gabungan tengah berusaha menyisir lokasi untuk memadamkan api. Namun, ada kendala karena api berada di lereng.

Jaga Keterbukaan Informasi, Polda Jatim Ajak Awak Media Bangun Kemitraan Profesional

Abast menegaskan keterbukaannya terhadap kritik yang disampaikan media sepanjang berdasarkan fakta dan dilakukan secara konstruktif. 

Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Ponpes Tambakberas Sebelum Pembukaan Muktamar ke-35 NU

Muktamar ke-35 NU ini digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, pada 27–31 Agustus 2026.