Proyek Drainase Kelurahan Ancam Pasokan Air Bersih di Surabaya
- Penulis : Ade Resty
- | Minggu, 20 Sep 2026 16:32 WIB
selalu.id - Pengerjaan proyek drainase skala lingkungan di Kota Surabaya dinilai memiliki risiko yang lebih luas dari lokasi pembangunan.
Kerusakan satu jaringan pipa PDAM Surya Sembada akibat alat berat bisa mengganggu pasokan air hingga sejumlah RT, RW, bahkan lintas kelurahan.
Baca Juga: Lahan KAI Belakang Pasar Turi jadi Tempat Sampah Ilegal, Pemkot Surabaya Siapkan Sanksi Tegas
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Bahtiyar Rifai menilai proyek fisik yang menggunakan anggaran Dana Kelurahan (Dakel) perlu mendapat perhatian khusus. Sebab, pekerjaan yang hanya berada di satu titik tidak selalu berdampak pada wilayah tersebut saja.
“Instalasi yang rusak ini cakupannya luas. Skala kerusakannya bisa memengaruhi pasokan air untuk beberapa RT, RW, bahkan lintas kelurahan,” tegasnya, Minggu (20/9/2026).
Sejumlah wilayah disebut sempat mengalami gangguan pasokan air setelah jaringan pipa terkena alat berat.
Di antaranya Kelurahan Simomulyo, Kecamatan Sukomanunggal, kawasan Kecamatan Asemrowo, hingga beberapa lokasi di Kecamatan Kenjeran.
Menurut Bahtiyar, persoalan tersebut menunjukkan bahwa pengerjaan proyek lingkungan tidak bisa hanya melihat batas lokasi pekerjaan.
Keberadaan jaringan utilitas bawah tanah harus menjadi bagian dari perencanaan sebelum penggalian dilakukan.
Baca Juga: Surabaya Panaskan Mesin Atlet Menuju Porprov Jatim 2027 Lewat SRC
Ia membandingkan proyek yang dikerjakan melalui dinas dengan pekerjaan di tingkat kelurahan. Proyek yang dikomandoi dinas umumnya memiliki perencanaan dan koordinasi teknis yang lebih matang, termasuk dengan PDAM sebelum alat berat diturunkan.
“Sebaliknya, proyek di tingkat kelurahan kerap berjalan tanpa adanya pemetaan utilitas bawah tanah yang akurat,” jelas Bahtiyar.
Karena itu, iya meminta Pemkot Surabaya memperkuat koordinasi antara kontraktor, kecamatan, kelurahan, dan PDAM Surya Sembada.
Peta digital jaringan utilitas bawah tanah, kata dia, harus menjadi acuan pekerja sebelum melakukan penggalian. Dengan begitu, lokasi jaringan pipa dapat diketahui lebih awal dan risiko kerusakan bisa ditekan.
Baca Juga: Dinkopumdag Surabaya Tegaskan Lapak SWK Gratis, Ada Praktik Sewa Ilegal Laporkan
“Tujuan jangka panjang proyek penanganan banjir ini sangat baik dan kami dukung penuh. Namun, jangan sampai proses pembangunannya justru menghantam jaringan pipa PDAM. Dampak krisis air itu langsung dirasakan masyarakat saat itu juga,” paparnya.
Bahtiyar menilai mitigasi tersebut semakin penting karena Pemkot Surabaya tengah mempercepat berbagai proyek penanganan banjir menjelang musim penghujan.
Menurutnya, percepatan pembangunan tidak cukup hanya mengejar penyelesaian fisik. Dampak terhadap utilitas yang sudah berada di bawah tanah juga harus diperhitungkan sejak tahap perencanaan.
“Harapan kami, program penanganan banjir ini berjalan beriringan dengan perencanaan yang matang. Selain meminimalkan kemacetan lalu lintas akibat penumpukan material galian, jangan sampai ada lagi gangguan pada pasokan air bersih yang merupakan kebutuhan primer warga Surabaya,” pungkas dia.
Editor : Zein MuhammadURL : https://selalu.id/news-15580-proyek-drainase-kelurahan-ancam-pasokan-air-bersih-di-surabaya
