Senin, 21 Sep 2026 03:41 WIB

Krisdayanti Mundur dari Pencalonan Wali Kota Batu, Begini Tanggapan Pengamat!

Krisdayanti saat dapat Rekom PDIP untuk Pilkada 2024
Krisdayanti saat dapat Rekom PDIP untuk Pilkada 2024

selalu.id - Terkait dengan keputusan Krisdayanti yang mundur dari kontestasi Pilkada 2024 sebagai calon Wali Kota Batu, Pakar sekaligus pengamat politik Surokim Abdussalam merespon keputusan tersebut secara tanggap.

Menurutnya, mundur setelah mendapatkan rekomendasi partai besar seperti PDI Perjuangan adalah hal yang sangat tidak lazim dan bisa menimbulkan kekecewaan mendalam, baik di kalangan partai maupun masyarakat pendukung.

"Saya heran, sudah dapat rekomendasi, punya peluang besar menang, kok malah mundur dari gelanggang? Aneh bin ajaib. Ini di luar kebiasaan, tidak lazim, dan perlu dicari tahu alasan sebenarnya. Partai pasti kecewa, karena sudah memberikan kepercayaan besar yang akhirnya disia-siakan," ungkapnya kepada selalu.id saat dikonfirmasi via selular, Jumat (23/8/2024).

Surokim menilai, pengambilan keputusan dari Krisdayanti ini seolah hanya menikmati zona nyaman sebagai politisi tanpa keinginan untuk mengambil risiko. Surokim juga menyebut Krisdayanti hanya bermain aman.

"Sepertinya tidak bermental politisi tulen. Krisdayanti terlihat hanya ingin main aman. Ya, memang itu hak pribadi, tapi seharusnya sejak awal ia bisa memberi sinyal tidak ingin maju, daripada mundur setelah rekomendasi resmi diumumkan," terang peneliti senior Surabaya Survey Center (SSC) ini.

Sekadar diketahui, keputusan Krisdayanti tersebut, sontak menjadi sorotan publik, terlebih karena ia telah mendapatkan rekomendasi untuk maju sebagai kepala daerah, yang notabenenya bukanlah hal yang mudah bagi lainnya.

Meski begitu, PDI Perjuangan sendiri, selain Krisdayanti, juga mempertimbangkan beberapa nama lain seperti Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto dan politisi muda Dicky Sulaiman. Kini, dengan mundurnya Krisdayanti, PDI Perjuangan kembali harus memikirkan strategi baru di Pilkada Batu 2024.

"Kejadian ini bisa menjadi pelajaran penting bagi partai agar lebih berhati-hati dalam memberikan rekomendasi dan memastikan komitmen calon sejak awal," jelas Surokim.

Padahal, baru saja diumumkan sebagai bakal calon Wali Kota Batu oleh PDI Perjuangan, Krisdayanti mendadak memutuskan mundur dari pencalonan, hanya beberapa jam setelah namanya dipastikan akan berpasangan dengan Kresna Dewanata Phrosakh dari Partai NasDem.

Keputusan ini ia umumkan melalui unggahan Insta Story di Instagram pribadinya @krisdayantilemos, Kamis malam (22/8/2024).

"Dengan kerendahan hati, saya memohon maaf untuk tidak mencalonkan diri sebagai Wali Kota Batu. Saya sampaikan permohonan maaf sedalam-dalamnya kepada partai PDI Perjuangan, Ibu Ketua Umum, dan masyarakat Kota Batu," tulis Krisdayanti dalam unggahan tersebut.

Baca Juga: Misteri Keangkeran Jembatan Cangar: Dari Sosok Hantu Penunjuk Jalan, Juga Jadi Tempat Bertapa

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kawah Mirip Telur Ceplok Muncul di Gunung Anak Krakatau, Pertanda Apa? Ini Kata Ahli

Kepala Pos Pantau Gunung Anak Krakatau Lampung Selatan, Suwarno mengatakan, fenomena semacam ini tidak dialami oleh semua gunung api di Indonesia.

Promo Beras September 2026: Banyak Diskon Gila-gilaan Bunda, Segera Beli

Penawaran ini mencakup berbagai varian, mulai dari beras putih, beras merah, beras organik, hingga beras porang.

Detik-detik Tim Penyelam Basarnas Masuk Bangkai Kapal Virgo Transport 8 dan Temukan Satu Korban

Setelah ditemukan, korban kemudian dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan menuju KN SAR Kamajaya untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Ketika Limbah Bawa PLN Nusantara Power Sabet 71 Penghargaan di ENSIA 2026

PLN Nusantara Power menegaskan bahwa energi tak sekadar soal listrik, melainkan tentang tumbuh bersama lingkungan dan masyarakat.

5 Kios di Jemur Andayani Surabaya Ludes Terbakar, Ini Dugaan Penyebabya

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini. Kasus kebakaran tersebut kini telah ditangani oleh pihak berwenang setempat.

Potret CFD di Desa Durung Bedug Sidoarjo yang Kini jadi Wadah Roda Ekonomi Warga

Membentang sepanjang 900 meter hingga satu kilometer, kawasan ini dirancang menjadi ruang publik terpadu untuk olahraga dan perputaran ekonomi warga.