Minggu, 06 Sep 2026 02:00 WIB

Garuda Maintenance Facility Catatkan Perbaikan Kinerja Pada Akhir Kuartal Tiga

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 24 Des 2021 21:18 WIB
Pemeliharaan pesawat oleh PT GMF
Pemeliharaan pesawat oleh PT GMF

selalu.id - PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (“GMF”, “kode emiten: GMFI”) berhasil mencatatkan perbaikan signifikan pada aspek profitabilitas pada kuartal ketiga tahun 2021 di tengah dinamika industri aviasi yang masih menantang dikarenakan adanya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di sejumlah daerah.

Perbaikan signifikan ini tampak pada rugi usaha YTD September yang dapat ditekan hingga 75,7% secara year on year (YoY). Meski masih negatif, perolehan earning before interest, tax, depreciation and amortization (EBITDA) juga menunjukkan perbaikan sebesar 94,9% pada akhir kuartal ketiga tahun 2021 dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.

Baca Juga: Angin Kencang dan Pohon Tumbang di Bandara Juanda, Tiga Penerbangan Dialihkan

Hal ini dikontribusikan oleh berkurangnya beban usaha, manajemen arus kas, inisiatif-inisiatif efisiensi, dan restrukturisasi fasilitas pendanaan yang dilakukan Perseroan. Adapun, pendapatan usaha GMFI sepanjang Januari hingga September 2021 tercatat sebesar MUSD 165,4.

Pada kuartal ketiga 2021, kinerja bisnis inti GMFI secara keseluruhan masih tertekan. Meski demikian, segmen airframe maintenance mengalami peningkatan permintaan pekerjaan, khususnya pada segmen proyek-proyek terkait end-of-lease.

Pada segmen perawatan pesawat kargo, GMFI juga mencatatkan penambahan tiga pelanggan baru yang merupakan maskapai kargo, baik di dalam maupun di luar negeri.

Direktur Utama GMF, Andi Fahrurrozi mengatakan bahwa selain berfokus pada pemulihan finansial secara berkelanjutan, pihaknya juga tengah mengoptimalkan peluang dari segmen-segmen potensial yang cenderung stabil atau tumbuh di tengah pandemi.

Baca Juga: Genjot Promo, Garuda Indonesia Umrah Travel Fair 2025 Targetkan 34 Ribu Penumpang

"Penjajakan potensi kerjasama dengan partner dan pengembangan kapabilitas juga kami lakukan sebagai upaya diversifikasi bisnis dan antisipasi dalam menghadapi momentum bangkitnya industri aviasi," tutur Andi. Upaya tersebut tampak dari ditandatanganinya sejumlah nota kesepahaman pada periode Juli hingga September 2021, diantaranya oleh PT Bali Widya Dirgantara (BIFA) di bidang perawatan pesawat, PT Sulzer Indonesia (Sulzer) di bidang pemeliharaan turbin industrial dan aeroderivatif, serta PT Angkasa Pura I (Persero) (AP I) di bidang pengelolaan lahan.

Lebih lanjut lagi, GMF juga berhasil mengembangkan kapabilitas perawatan line maintenance untuk perawatan pesawat Boeing 787 milik maskapai asal Jepang, dari semula bersifat assist menjadi full release. Industri pertahanan merupakan segmen yang saat ini tengah dikembangkan oleh GMF sebagai upaya diversifikasi bisnis Perseroan.

Baca Juga: Pesawat Rusak Mesin, Jemaah Haji Kloter 41 Telat Berangkat

"Pengembangan kapabilitas di segmen military sejalan dengan rencana strategis GMF untuk mengembangkan pusat pemeliharaan dan perawatan pesawat udara milik industri pertahanan, serta berperan serta dalam menjaga kelayakan alutsista Republik Indonesia. Terlebih, GMF juga telah mengantongi sertifikat dari Indonesia Defence Airworthiness Authority sejak awal tahun 2021 ini," terang Andi.

Saat ini, GMF tengah memastikan kesiapan manpower, tools dan equipment untuk project modernisasi dan penggantian center wing box untuk pesawat C130H milik TNI AU pada akhir tahun 2021 ini. Ke depannya,GMFI juga berencana untuk mengkaji pengembangan kapabilitas pemeliharaan mesin pesawat tipe T56, serta perawatan pesawat C-212 dan helikopter guna menangkap potensi di segmen militer. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.