Senin, 02 Feb 2026 06:35 WIB

Garuda Maintenance Facility Catatkan Perbaikan Kinerja Pada Akhir Kuartal Tiga

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 24 Des 2021 21:18 WIB
Pemeliharaan pesawat oleh PT GMF
Pemeliharaan pesawat oleh PT GMF

selalu.id - PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (“GMF”, “kode emiten: GMFI”) berhasil mencatatkan perbaikan signifikan pada aspek profitabilitas pada kuartal ketiga tahun 2021 di tengah dinamika industri aviasi yang masih menantang dikarenakan adanya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di sejumlah daerah.

Perbaikan signifikan ini tampak pada rugi usaha YTD September yang dapat ditekan hingga 75,7% secara year on year (YoY). Meski masih negatif, perolehan earning before interest, tax, depreciation and amortization (EBITDA) juga menunjukkan perbaikan sebesar 94,9% pada akhir kuartal ketiga tahun 2021 dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.

Baca Juga: Angin Kencang dan Pohon Tumbang di Bandara Juanda, Tiga Penerbangan Dialihkan

Hal ini dikontribusikan oleh berkurangnya beban usaha, manajemen arus kas, inisiatif-inisiatif efisiensi, dan restrukturisasi fasilitas pendanaan yang dilakukan Perseroan. Adapun, pendapatan usaha GMFI sepanjang Januari hingga September 2021 tercatat sebesar MUSD 165,4.

Pada kuartal ketiga 2021, kinerja bisnis inti GMFI secara keseluruhan masih tertekan. Meski demikian, segmen airframe maintenance mengalami peningkatan permintaan pekerjaan, khususnya pada segmen proyek-proyek terkait end-of-lease.

Pada segmen perawatan pesawat kargo, GMFI juga mencatatkan penambahan tiga pelanggan baru yang merupakan maskapai kargo, baik di dalam maupun di luar negeri.

Direktur Utama GMF, Andi Fahrurrozi mengatakan bahwa selain berfokus pada pemulihan finansial secara berkelanjutan, pihaknya juga tengah mengoptimalkan peluang dari segmen-segmen potensial yang cenderung stabil atau tumbuh di tengah pandemi.

Baca Juga: Genjot Promo, Garuda Indonesia Umrah Travel Fair 2025 Targetkan 34 Ribu Penumpang

"Penjajakan potensi kerjasama dengan partner dan pengembangan kapabilitas juga kami lakukan sebagai upaya diversifikasi bisnis dan antisipasi dalam menghadapi momentum bangkitnya industri aviasi," tutur Andi. Upaya tersebut tampak dari ditandatanganinya sejumlah nota kesepahaman pada periode Juli hingga September 2021, diantaranya oleh PT Bali Widya Dirgantara (BIFA) di bidang perawatan pesawat, PT Sulzer Indonesia (Sulzer) di bidang pemeliharaan turbin industrial dan aeroderivatif, serta PT Angkasa Pura I (Persero) (AP I) di bidang pengelolaan lahan.

Lebih lanjut lagi, GMF juga berhasil mengembangkan kapabilitas perawatan line maintenance untuk perawatan pesawat Boeing 787 milik maskapai asal Jepang, dari semula bersifat assist menjadi full release. Industri pertahanan merupakan segmen yang saat ini tengah dikembangkan oleh GMF sebagai upaya diversifikasi bisnis Perseroan.

Baca Juga: Pesawat Rusak Mesin, Jemaah Haji Kloter 41 Telat Berangkat

"Pengembangan kapabilitas di segmen military sejalan dengan rencana strategis GMF untuk mengembangkan pusat pemeliharaan dan perawatan pesawat udara milik industri pertahanan, serta berperan serta dalam menjaga kelayakan alutsista Republik Indonesia. Terlebih, GMF juga telah mengantongi sertifikat dari Indonesia Defence Airworthiness Authority sejak awal tahun 2021 ini," terang Andi.

Saat ini, GMF tengah memastikan kesiapan manpower, tools dan equipment untuk project modernisasi dan penggantian center wing box untuk pesawat C130H milik TNI AU pada akhir tahun 2021 ini. Ke depannya,GMFI juga berencana untuk mengkaji pengembangan kapabilitas pemeliharaan mesin pesawat tipe T56, serta perawatan pesawat C-212 dan helikopter guna menangkap potensi di segmen militer. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.