Sabtu, 13 Jun 2026 15:59 WIB

Gubernur Khofifah Sidak Pasar Pastikan Stok Bahan Pokok Aman Jelang Nataru

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 24 Des 2021 15:37 WIB
Gubernur Khofifah berbincang dengan salah satu pedagang kios
Gubernur Khofifah berbincang dengan salah satu pedagang kios

selalu.id - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan inspeksi mendadak ke Pasar Tambakrejo Surabaya guna memastikan kebutuhan stok bahan pangan jelang perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru), Jumat (24/12/2021).

Sesampainya di pasar, Gubernur Khofifah langsung menjumpai dan menyapa beberapa pedagang mulai penjual sembako, daging, daging ayam, bawang merah dan bawang putih, cabe rawit, cabe merah serta telor. Di  pasar tersebut pihaknya menanyakan harga-harga bahan pokok apakah ada kenaikan atau tidak.

Baca Juga: Sederet Komitmen Pemprov Jatim dalam Dukung Perkembangan Industri Konstruksi

Kios pertama yang dikunjungi yaitu Toko Warinten yang menjual berbagai kebutuhan pokok seperti kopi, bawang merah, bawang putih, cabai merah besar, cabai rawit, kentang, wortel dan sebagainya.

Selanjutnya, Khofifah mengunjungi kios buah milik Ucok. Menurut keterangan penjual, beberapa buah mengalami kenaikan harga, ada pula yang stabil tidak naik harganya. Adapun buah yang naik harganya seperti Buah Semangka dari biasanya Rp. 8.000 per kg menjadi Rp. 11.000 per kg. Untuk Buah Apel Fuji hanya Rp. 35.000 per kg.

"Pak Ucok, apa ada kenaikan harga untuk buah-buah ini? Mudah-mudahan laris nggih Pak," sapa Khofifah.

Menanggapi hal tersebut, Ucok menyampaikan terima kasih sudah mengunjungi los miliknya. Dikarenakan cuaca hujan yang terus menerus beberapa buah mengalami kenaikan harga.

"Buah Semangka ini bu biasanya Rp. 8.000 per kg sekarang Rp. 11.000. Trus untuk Melon sekarang tidak ada stok sama sekali," jelas Ucok.

Selanjutnya Khofifah meninjau kios penjual daging ayam dan daging sapi. Harga daging ayam dan daging sapi relatif tidak ada kenaikan. Namun untuk daging sapi kualitas premium mengalami kenaikan harga sekitar Rp. 2.000 per kg.

Seusai melakukan peninjauan, Khofifah memastikan bahwa stok bahan pokok pangan aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam masa Nataru kali ini.

"Ada 25 pasar yang menjadi titik pantau oleh BPS. Salah satunya yaitu Pasar Tambakrejo ini. Maka saya melakukan peninjauan cek harga, cek supply, cek pemenuhan kebutuhan dasar atau sembako masyarakat," kata gubernur perempuan pertama di Jatim itu.

Baca Juga: Pesan Khusus hingga Apresiasi DPRD usai Pemprov Jatim Raih Opini WTP 11 Kali

"Kita melihat stoknya aman pada masa Nataru ini. Apakah beras, daging, ataukah telur, minyak goreng, gula Insya Allah stoknya sangat aman," imbuhnya.

Lebih lanjut disampaikan Khofifah, per hari ini, Jumat (24/12/2021), ada kenaikan harga pada telur. Harga per kg telur mencapai Rp. 30.000 dari Rp. 27.000 per kg. Harga daging ayam dan sapi relatif tidak ada kenaikan , kecuali harga daging sapi kualitas premium ada kenaikan harga Rp. 2.000 per kg.

Berdasarkan data Disperindag Jatim, harga daging sapi berbagai varian harganya juga dalam posisi stabil. Daging sapi grade atas Rp.125.000, Daging sapi grade sedang Rp.120.000, Daging sapi grade bawah Rp. 90.000.

Sementara untuk harga Daging Ayam Broiler. Rp.34.000, Daging ayam kampung (Tanpa jeroan)/ekor Rp.50.000.

"Daging sapi di bawah kualitas premium harganya stabil. Stoknya aman. Beras dan gula stoknya aman dan harganya stabil," jelasnya.

Baca Juga: Awas! Ada Razia Kendaraan Besar-besaran di Surabaya hingga Akhir Tahun 2026

Masih terkait kenaikan harga, Khofifah menjumpai harga cabai rawit dijual dengan harga Rp. 85.000 per kg. Kenaikan ini disebabkan oleh musim penghujan. Sementara sejak dua bulan ini harga minyak goreng mengalami kenaikan harga. Diantaranya Bimoli spesial (1ltr) Rp.19.000, Bimoli spesial (2ltr) Rp.38.000, tanpa merk/curah (1kg) Rp.19.000.

"Harga CPO dunia ini memang mengalami peningkatan. Harga minyak goreng menjadi sangat tergantung pada harga CPO dunia," tandasnya.

Pada kesempatan yang sama, Khofifah juga mengimbau agar masyarakat tidak melakukan aksi borong bahan pokok. Meskipun masa Nataru ini masyarakat akan meningkatkan kebutuhan di rumah.

"Kembali saya sampaikan bahwa stok bahan pangan pada masa Nataru ini sangat aman, jadi masyarakat saya minta untuk tidak melakukan aksi borong," pintanya.

Turut mendampingi, Kadisperindag Jatim Drajat Irawan, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Prov. Jatim Hadi Sulistyo, Kepala Divre Bulog, Satgas Pangan Polda Jatim, Kepala Disperindag Kota Surabaya, dan Kepala Pasar Tambahrejo. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Peringati Harganas ke-33, KB Permanen di Jember Sasar 234 Perempuan dan 25 Laki-laki

Target akseptor MOW di Jember berkisar 250 peserta dan kini hampir seluruhnya telah terpenuhi.

Demi Tingkatkan Layanan ke Masyarakat, Polres Probolinggo Resmikan Gedung SPKT Baru

Kapolres Probolinggo juga mengingatkan seluruh personel yang bertugas di SPKT agar mengedepankan sikap ramah, responsif, dan berorientasi pada solusi.

Diduga Ada yang Nyontek di Seleksi Direksi PDAM Delta Tirta, Begini Pengakuan Seorang Peserta

"Saya duduk bersebelahan dengan yang diduga pelaku. Selain saya, ada yang duduk di depan dan di belakang yang juga mengetahui kejadian tersebut," ungkap Sigit.

Lagi Asyik Latihan Musik, Motor Pemuda di Mojokerto Dicuri Maling

Sebelum beraksi, pelaku datang dua kali, pertama memantau keadaan dan dua kali motor langsung dibawa kabur.

Surabaya Jadi Percontohan Nasional Program Indonesia-UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

Surabaya dipilih sebagai kota pertama pelaksanaan program karena dinilai memiliki komitmen kuat dalam pengelolaan sampah dan pengendalian pencemaran lingkungan.

Antar Penumpang ke Bandara Juanda, Driver Ojol Tewas Tertabrak Mobil

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan saat berkendara di kawasan bandara yang memiliki lalu lintas kendaraan cukup padat.