Kamis, 01 Okt 2026 20:56 WIB

Soerabaia Fashion Trend

Usung Nuansa 60-an dan Motif Nature, Kini Kita Kenalkan Baju Anak Nyaman-Stylish

Kini Kita saat kenalkan koleksi baju anak nyaman dan stylish di Soerabaia Fashion Trend di Ciputra World. (Foto: Zain/selalu.id).
Kini Kita saat kenalkan koleksi baju anak nyaman dan stylish di Soerabaia Fashion Trend di Ciputra World. (Foto: Zain/selalu.id).

selalu.id - Jenama atau merek pakaian anak Kini Kita meluncurkan koleksi terbarunya yang merupakan debut ketiga mereka dalam Soerabaia Fashion Trend yang digelar di Ciputra World, Minggu (16/8/2026).

Kali ini, Kini Kita mengusung tema klasik era 1960-an yang dipadukan dengan sentuhan modern serta sentuhan motif alam (nature).

Baca Juga: Uji Mental Peserta, Prelimenary Raka Raki 2026 Digelar di Atrium Gressmall

Uniknya, koleksi ini menghadirkan motif daun clover yang dipercaya sebagai simbol keberuntungan, dipadu dengan pilihan warna-warna alami seperti hijau natural.

Desainer sekaligus owner Kini Kita, Migi Rihasalay mengungkapkan alasannya memilih warna natural ketimbang warna yang mengkotak-kotakkan gender anak. Menurutnya, warna hijau memberikan kesan segar dan netral.

"Warna itu sangat mempengaruhi. Kenapa kita pilih warna hijau, karena natural. Kalau pink biasanya cuma untuk cewek, biru untuk cowok. Sekarang kita pilih yang nature di tengah-tengah. Jadi mom and dad juga bisa pakai (seragaman)," katanya di sela-sela acara.

Migi menjelaskan, meskipun memadukan nuansa klasik 1960-an dengan era modern saat ini, koleksi Kini Kita tetap terlihat menarik, fresh, serta penuh keceriaan untuk anak-anak.

Kini Kita saat kenalkan koleksi baju anak nyaman dan stylish di Soerabaia Fashion Trend di Ciputra World. (Foto: Zain/selalu.id).Kini Kita saat kenalkan koleksi baju anak nyaman dan stylish di Soerabaia Fashion Trend di Ciputra World. (Foto: Zain/selalu.id).

Baca Juga: Labschool Unesa 3 Surabaya Pamerkan Karya Siswa di Mal Ciputra World

"Message-nya (pesannya) untuk anak-anak agar terlihat lebih ceria dan happy. Tapi yang paling penting tetap kualitas dan kenyamanannya di momen apapun," ujarnya.

Koleksi terbaru ini meluncurkan sekitar 10 look variatif. Pilihan busananya sangat fleksibel, mulai dari pakaian sehari-hari (day-to-day) seperti piyama, hingga busana untuk acara khusus seperti pesta ulang tahun (birthday party) yang dilengkapi aksesori hiasan kepala.

Soal kenyamanan bahan, Kini Kita tidak main-main. Mengingat karakter anak-anak yang aktif bergerak, seluruh pakaian dibuat menggunakan bahan katun pilihan yang tidak panas, tidak gatal, serta memiliki sirkulasi udara yang baik (breathe well) untuk menyerap keringat.

Baca Juga: Gandeng Model Difabel, Namira Ecoprint Pamerkan Karya Batik Ramah Lingkungannya

Migi mengaku, ide awal bisnis dan rancangan kidswear ini berangkat dari pengalamannya pribadi sebagai seorang ibu.

Dari pengalaman tersebut, ia menyadari betul apa yang paling dibutuhkan oleh para orang tua saat memilih pakaian untuk buah hatinya.

"Setelah punya baby, baru aku tahu apa yang dibutuhkan para mom untuk anak-anaknya. Yang utama itu kenyamanan," katanya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Miris, Banyak Toilet Sekolah di Surabaya Rusak hingga Ruang Kelas Tanpa Pintu

Temuan ini sangat miris, karena pembangunan manusia di Kota Surabaya yang ditandai dengan kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Lima Pelaku Ganjal ATM Dibekuk, Beraksi di Banyuwangi hingga Merak

Lima orang tersangka diamankan dalam operasi yang digelar di lima wilayah berbeda.

Suyudi Ario Seto Resmi Jadi Kapolri

Dalam momen itu, Presiden Prabowo juga melantik Komjen Wahyu Hadiningrat sebagai Wakapolri menggantikan Komjen Dedi Prasetyo.

Daftar Lengkap Reshuffle Menteri dan Pejabat yang Dilantik Presiden Prabowo

Langkah perombakan ini tercatat menjadi reshuffle ke-7 di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Pemkab Sidoarjo Teguhkan Komitmen dalam Perkuat Persatuan Bangsa di Hari Kesaktian Pancasila

Momentum 1 Oktober ini kembali mengingatkan pentingnya menjaga ideologi Pancasila sekaligus memperkuat persatuan bangsa di tengah berbagai tantangan.

Digeruduk Gempar Jatim, Citraland Surabaya Bantah Privatisasi Air

Perwakilan manajemen Marketing Officer Citraland, Rina, mengaku tak memiliki kewenangan untuk menjelaskan persentase pengelolaan air di kawasan tersebut.